BACAAJA, BANJARNEGARA – Banjarnegara diguncang gempa bumi pada Sabtu (15/8/2026). Guncangannya memang tidak besar, hanya bermagnitudo 2,5, namun getarannya sempat dirasakan warga di sejumlah wilayah.
Berdasarkan analisis BMKG, gempa terjadi pukul 08.47.12 WIB. Episenternya berada di darat, sekitar 18 kilometer barat laut Banjarnegara, tepatnya pada koordinat 7,27 LS dan 109,64 BT.
“Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” jelas Kepala Stasiun Geofisika Sleman Ardhianto Septiadhi.
Bacaaja: Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka
Bacaaja: Gempa Pacitan Hentikan Perjalanan Kereta Api, Getaran Terasa sampai Jateng
Kedalaman gempanya sekitar 11 kilometer. Getarannya dirasakan di Banjarmangu, Pandanarum dan Kalibening dengan skala II-III MMI.
Dalam skala tersebut, getaran terasa seperti ada truk bermuatan yang melintas. Meski sempat dirasakan warga, hingga kini belum ada laporan kerusakan akibat gempa.
Setelah gempa M2,5 pada pagi hari, guncangan kembali terjadi siang ini dengan magnitudo 2,1. Berdasarkan informasi cepat BMKG, gempa kedua terjadi pukul 13.28.05 WIB.
Episenternya berada di koordinat 7,27 LS dan 109,61 BT, atau sekitar 19 kilometer barat laut Banjarnegara, Jawa Tengah. Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer.
Kabar gempa Banjarnegara ini nyaris muncul di tengah perhatian terhadap gempa yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, gempa Banjarnegara kali ini jauh lebih kecil dari guncangan yang terjadi di wilayah tersebut.
Warga diminta tidak panik dan tetap mengacu pada informasi resmi BMKG. Informasi mengenai gempa dan potensi kebencanaan sebaiknya diperoleh melalui kanal resmi BMKG, bukan dari informasi yang belum terverifikasi. (bae)

