Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dulu Bilang KDMP Tak Bebani Keuangan Negara, Sekarang Purbaya Akui Utang Kopdes Dibayar APBN
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Dulu Bilang KDMP Tak Bebani Keuangan Negara, Sekarang Purbaya Akui Utang Kopdes Dibayar APBN

R. Izra
Last updated: Agustus 6, 2026 2:55 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Program Kopereasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dicetuskan bukan berdasarkan kajian mendalam akademisi. Melainkan berangkat dari wangsit yang didapat Presiden Prabowo Subianto.

Perihal wangsit ini disampaikan Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono. Kata Ferry, dalam rapat kabinet terbatas pada Maret 2025, Presiden Prabowo sempat mengaku mendapatkan wangsit untuk mendirikan KDMP di seluruh Indonesia.

“Tidak lama kemudian Maret tahun 2025 kami dipanggil dalam satu rapat kabinet terbatas.” kata Ferry, dalam Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), yang disiarkan melalui kanal YouTube KEMENDESPDT, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Bacaaja: Omongan Purbaya Bikin Ketar-ketir
Bacaaja: Perpus Hilang Dicaplok KDMP, Siswa Kini Berburu Buku di Kelas

Lantaran program KDMP didasarkan pada wangsit, bukan kajian mendalam, tak heran mekanisme pendirian koperasi ini dapat sorotan banyak pihak. Skema pembiayaan KDMP pun terkesan amburadul. Gak jelas. Berubah-ubah. Baru dipikirkan sambil jalan.

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan banyak yang keliru memahami sumber pembiayaan KDMP. Katanya, pembiayaan KDMP tidak membebani APBN.

Menurut Misbakhun, program tersebut tidak perlu dievaluasi dari sisi anggaran seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Enggak, yang perlu dievaluasi apanya begitu lho? Koperasi Desa Merah Putih ini kan mekanismenya bukan APBN. Jadi enggak ada kaitannya dengan APBN,” ujar Misbakhun usai menghadiri peluncuran buku Estafet Ideologi Sumitro ke Prabowo di Universitas Paramadina, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, skema pembiayaan KDKMP berbeda dengan program nasional lain yang dibiayai langsung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia menyebut pendanaan program berasal dari beberapa sumber, mulai dari Agrinas, kredit perbankan Himbara, hingga dukungan Dana Desa sebagai bentuk pemberdayaan.

“Pembiayaan itu melalui Agrinas, melalui kredit di Bank Himbara, kemudian di-empowerment sebagian dengan Dana Desa,” jelasnya.

Karena tidak menggunakan dana APBN secara langsung, Misbakhun menilai tuntutan agar anggaran program dievaluasi menjadi kurang relevan.

Senada disampaikan Menteri Keuangan (Menkeu) Yudhi Sadewa pada awal Juni 2026. Ia menjamin bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Namun belakangan, Purbaya mengungkapkan, pembiayaan KDMP ditanggung APBN. Purbaya mengakui bahwa utang Koperasi Desa Merah Putih akan ditalangi atau ditutupi APBN yang nilai Rp240 triliun dalam enam tahun, atau sekitar Rp40 triliun per tahun.

Hal itu diumumkan Purbaya dalam sesi tanya jawab dengan wartawan, Rabu (5/8/2026).

“Iya kita bayar utangnya. Itu kan Rp240 triliun kreditnya, kira-kira tiap tahunnya kira-kira Rp40 triliun per tahun,” ungkap Purbaya.

Ditegaskan, pemerintah tidak hanya membayar bunga kredit, tetapi juga pokok angsuran kredit yang digunakan Koperasi Desa untuk modal awal menjalankan usahanya. Padahal, sebelumnya Bendahara Negara sempat menyebut bahwa pemerintah hanya membayar bunga kredit Koperasi Desa. (*)

You Might Also Like

Urusan Rumah Subsidi Jangan Sampai Nyangkut di Meja Izin

Gila! Rekening Karyawan Berisi Rp12 Triliun, Diduga Hasil Penjualan Tekstil Ilegal

Wali Kota: Media Itu Bukan Cuma Mitra, Tapi Teman Hidup Pemerintah

Aksi Demontrasi Pati Tuntut Bupati Sudewo Mundur Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Buruh SPAMK Semarang Minta Upah Naik 630 Ribu

TAGGED:apbnheadlinekdmpkopdes merah putihmenkeupembiayaanpembiayaan kdmppurbayautang kdmp
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TERDAKWA KORUPSI--Terdakwa korupsi, Sudewo Bupati Pati nonaktif, menemui pendukungnya usai sidang di Semarang, Rabu (5/8/2026). (bae) Sudewo Siap Buka-bukaan, Pengacara Minta Ketua DPRD Pati Dihadirkan dalam Sidang
Next Article Gaji ASN Jateng Dipastikan Aman Meski Dana Transfer Dipangkas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

3.900 Goweser Bikin Purbalingga Makin Semarak

Kemenag Batasi Gawai di Sekolah dan Rumah

Susah Lepas dari HP Jelang Tidur? Coba Cara Ini

HP Baru Harus Dicas Dulu? Ini Faktanya

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis (MBG).

Inggris Larang Gorengan di Menu Makan Sekolah, Indonesia Kapan?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Dua Ruas Jalan di Blora Diresmikan, Ekonomi Siap Tancap Gas

Maret 3, 2026
Sepak Bola

Mahesa Jenar Ungguli Joko Tingkir

Januari 24, 2026
Info

Takut Lapor? Pemprov dan LPSK Siapkan “Tameng” untuk Saksi dan Korban

Juni 20, 2026
Ekonomi

Upah Naik, Buruh dan Pengusaha Jateng Sama-sama Kecewa

Desember 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dulu Bilang KDMP Tak Bebani Keuangan Negara, Sekarang Purbaya Akui Utang Kopdes Dibayar APBN
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?