Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Urusan Rumah Subsidi Jangan Sampai Nyangkut di Meja Izin
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Urusan Rumah Subsidi Jangan Sampai Nyangkut di Meja Izin

DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah sowan ke Gubernur Ahmad Luthfi. Merka curhat soal banyaknya hambatan di lapangan. Dalam curhatnya, Himperra menuturkan, para pengembang sudah siap tancap gas bangun rumah subsidi, tapi kalau urusan izin masih bertele-tele.

baniabbasy
Last updated: September 16, 2025 12:35 pm
By baniabbasy
3 Min Read
Share
DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah sowan ke Gubernur Ahmad Luthfi, Senin (15/9/2025). Merka curhat soal banyaknya hambatan di lapangan. Dalam curhatnya, Himperra menuturkan, para pengembang sudah siap tancap gas bangun rumah subsidi, tapi kalau urusan izin masih bertele-tele.Foto: dok/humas
DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah sowan ke Gubernur Ahmad Luthfi, Senin (15/9/2025). Merka curhat soal banyaknya hambatan di lapangan. Dalam curhatnya, Himperra menuturkan, para pengembang sudah siap tancap gas bangun rumah subsidi, tapi kalau urusan izin masih bertele-tele.Foto: dok/humas
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Program 3 juta rumah nasional yang digembar-gemborkan pemerintah pusat ternyata masih tersandung masalah klasik seperti ribetnya perizinan.

Cerita ini mencuat ketika DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah sowan ke Gubernur Ahmad Luthfi, Senin (15/9/2025), buat curhat soal banyaknya hambatan di lapangan.

Ketua DPD Himperra Jateng, Sugiyatno, blak-blakan. Menurutnya, para pengembang sudah siap tancap gas bangun rumah subsidi, tapi kalau urusan izin masih bertele-tele ya sama aja.

“Kami mohon dukungan Bapak Gubernur agar ada percepatan dalam perizinan. Selain itu, kepala daerah juga bisa mendorong ASN untuk mengambil rumah subsidi,” ujarnya.

Selain izin, ada juga drama soal pembebasan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) yang aturannya beda-beda di tiap daerah.

“Di Solo Raya BPHTB memang sudah bebas, tetapi hanya untuk warga ber-KTP domisili setempat. Kami berharap pembebasan ini berlaku untuk seluruh warga Indonesia, agar tidak menghambat investasi,” tambahnya.

Dari pihak pemprov, Kepala Dinas Perakim Jateng, Boedyo Darmawan, mengakui problem ini bikin mumet. Ada 22 kabupaten/kota yang sudah bebas BPHTB, tapi 13 daerah lain masih nambah syarat domisili KTP. Akibatnya, warga Semarang yang penghasilannya pas-pasan justru kesulitan ambil rumah subsidi di daerah sekitar kayak Kendal, gara-gara kehalang aturan.

Pemprov juga sudah mulai mendata ASN dan P3K yang berpotensi jadi target pasar rumah subsidi. Dari catatan awal, ada sekitar 13 ribu orang.

“Namun sosialisasi dan mekanisme pembiayaan masih perlu kita bahas lebih lanjut,” kata Boedyo.

Bank Jateng juga ikut nimbrung. Direktur Utama Irianto bilang mereka sudah salurkan dana Tapera Rp108 miliar ke hampir seribu nasabah. Tahun ini aja sudah Rp41 miliar cair buat 260 orang.

“Dari jumlah itu, baru 90 orang ASN yang terfasilitasi, sisanya adalah swasta. Kami tetap berkomitmen mendukung,” jelasnya.

Menutup pertemuan, Gubernur Luthfi ngingetin bahwa urusan backlog perumahan jangan sampai mandek di meja birokrasi.

“Nanti kita buat workshop, undang Bupati Wali Kota sekalian Dinas Perakim kabupaten/kota, Himperra, perbankan, juga pihak terkait seperti PLN dan BPN. Kita sudah mendapat penghargaan dari Menteri Perumahan, jangan sampai justru kinerjanya terhambat karena perizinan,” tegasnya.

Soal izin memang urusan kabupaten/kota, tapi Luthfi bilang provinsi tetap bisa turun tangan lewat koordinasi.

“Kalau sifatnya koordinasi kan boleh. Nanti kita buat rakor pemerintahan agar ada kepastian,” tandasnya. (bae)

You Might Also Like

Edan! Siswa SMP di Magelang Rampok Rumah Gurunya

Ombak Lagi Ganas, HNSI Jateng: Jangan Pertaruhkan Nyawa

Sawah Ngebut, Lumbung Aman: Jateng 2025 Tembus Target

MTQ Nasional Bukan Sekadar Soal Lomba

TPA Putri Cempo Masih Terbakar, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca

TAGGED:Gubernur Ahmad LutfiheadlineHimperra Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pemkot Semarang resmi luncurkan Lawang Sewu Short Film Festival (LSSFF) 2025 bareng sutradara Hanung Bramantyo. Festival ini jadi panggung bagi sineas muda Semarang untuk angkat cerita lokal dan dorong kota ini jadi pusat perfilman Indonesia yang baru. Foto: dok/humas LSSFF 2025 Resmi Meluncur! Bareng Hanung Bramantyo, Wali Kota Semarang Gas Bikin Kota Sineas
Next Article SCU dan Semarang Zoo bekerja sama dalam konservasi satwa, Selasa (16/9/2025) , membuka ruang belajar praktis bagi mahasiswa. Kolaborasi ini mendukung pelestarian lingkungan dan kesejahteraan satwa, dengan menekankan pentingnya standar perawatan serta tanggung jawab menjaga kemurnian dan keberlanjutan spesies. Foto: dok/ist SCU dan Semarang Zoo Satu Frekuensi, Konservasi Satwa Jadi Misi Bersama

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TPA Jatibarang Terbakar, Pemprov Bentuk Tim Gabungan

Plafon KUR Diusulkan Naik Jadi Rp2 Miliar, UMKM Kelas Menengah Disorot

Baca Al-Kahfi di Jumat, Ini Keutamaannya

Nabi Isa Turun, Dajjal Akhirnya Dibinasakan

Dajjal Masih Terikat, Tapi Pulau Ini Misterius

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pelanggar Lalin Kini Diawasi dari Langit

Januari 10, 2026
Foto ilustrasi kampus Unsoed. Seorang guru besar di Universitas Jendral Soedirman atau Unsoed, diduga melakukan pelecehan sekseual terhadap mahasiswinya. Foto: dok.
Pendidikan

Guru Besar Unsoed Lakukan Pelecehan Seksual ke Mahasiswinya?

Juli 29, 2025
Ilustrasi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Tambakberas, Jombang.
Info

Kubu Siapa yang Coba Menyingkirkan Poros Lirboyo dari Kandidat AHWA? Dua Nama Kiai Sepuh Disorot

Agustus 30, 2026
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, menghadiri prosesi penandatanganan nota kesepakatan (Memorandum of UnderstandingMoU) yang dilakukan antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terkait bidang perumahan pada Jumat (206) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang.
Daerah

Wali Kota Semarang Dukung Pemerintah Pusat Penuhi Kebutuhan Rumah bagi Rakyat

Juni 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Urusan Rumah Subsidi Jangan Sampai Nyangkut di Meja Izin
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?