Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemprov Lanjutkan Skema Honorarium Guru Non-ASN
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
DaerahPendidikan

Pemprov Lanjutkan Skema Honorarium Guru Non-ASN

Upaya meningkatkan kesejahteraan guru non-ASN dan swasta kembali dipertegas Pemprov Jawa Tengah, yang memastikan honorarium bagi tenaga pendidik di SMA/SMK/SLB terus diakomodasi dalam APBD.

T. Budianto
Last updated: November 25, 2025 7:48 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
TALI ASIH: Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin menyerahkan tali asih kepada sejumlah tenaga kependidikan pada peringatan Hari Guru Nasional di halaman Kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, Selasa (25/11). (Foto: Humas Pemrov)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Peringatan Hari Guru Nasional di Jawa Tengah tahun ini bukan cuma soal pidato manis dan seragam batik kembar. Pemerintah Provinsi Jateng datang membawa kabar yang lebih membumi: honorarium miliaran rupiah buat para guru non-ASN dan guru swasta SMA/SMK/SLB. Yes, cuan itu nyata dan sudah disiapkan sepanjang 2025, plus masih lanjut di 2026.

Wakil Gubernur Taj Yasin memastikan program itu nggak berhenti di tengah jalan. “Insyaallah nanti akan dilanjutkan,” ujarnya setelah upacara Hari Guru 2025 di halaman Kantor Gubernur, Selasa (25/11).

Skemanya lewat BOP Pendidikan dari APBD 2025 yang totalnya nyaris setengah triliun, Rp472,381 miliar. Dana ini menyasar 3.043 guru tidak tetap SMA, SMK, dan SLB negeri se-Jawa Tengah, dengan besaran honor disesuaikan UMK masing-masing daerah. Sementara untuk guru-guru swasta, Pemprov juga turun tangan lewat Bosda sebesar Rp142,632 miliar.

Tantangan Pendidikan

Tapi urusan guru nggak cuma soal honor. Taj Yasin mengingatkan tantangan dunia pendidikan makin kompleks, jadi kompetensi guru harus ikut naik level. Pemprov pun ngasih pelatihan, pendampingan, dan dukungan pendidikan lanjutan bagi guru yang belum mengantongi ijazah D4 atau S1.

Di momentum Hari Guru Nasional, sejumlah guru dan pegawai sekolah juga menerima tali asih. Salah satunya Rano Priyo Hariyanto, pegawai tidak tetap SLBN Semarang yang dapat bantuan Rp20 juta untuk memperbaiki rumahnya yang rusak terkena rob. “Semoga hari guru ini jadi momentum untuk maju dari sisi kesejahteraan,” ujarnya.

Jadi kalau ada yang masih bilang “guru itu pahlawan tanpa tanda jasa”, mungkin harus diperbarui jadi “pahlawan yang akhirnya dapat jasa, tapi tetap harus multitasking menghadapi kurikulum, teknologi, dan murid yang hafal TikTok daripada rumus.” (tebe)

You Might Also Like

ASN Semarang Diminta Nggak Cuma Sibuk, Tapi Berdampak

Pemprov Luncurin Aplikasi “Ayo Kerjo”, Cari Loker Jadi Gampang 24 Jam Nonstop

Sarasehan Diaspora NU di 5 Benua, ISNU Jateng: Santri Go Global, Indonesia Maju!

MBG di Grobogan Bikin Sekolah Masuk Mode Darurat

Asrar Janji Sampaikan Aspirasi Mahasiswa, DPRD Jateng Temui Massa Aksi di Semarang

TAGGED:hari guru nasionalkesejahteraan guru jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mantan Dirut ASDP, Ira Puspadewi. Nasib Tragis Ira Puspadewi: Inovasi ASDP Berbuah Jerat Korupsi
Next Article Ilustrasi bandar udara (bandara). Bandara ‘Ilegal’ Diresmikan Jokowi, Pengamat: Negara dalam Negara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sejarah Gamis Jadi Favorit, Ternyata Berawal dari Padang Pasir

Inilah Alasan Orang Asing di Indonesia Dipanggil Bule

LATSARMIL - Calon manajer KDMP mengikuti latihan militer dasar.

Wow! Biaya Pelatihan Calon Manajer KDMP Rp45 Juta per Orang, Paling Gede untuk Latsarmil

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

224 Ribu Calon Siswa Lolos SPMB Jateng 2025

Juni 25, 2025
Plesir

Prambanan Siap Diserbu 35 Ribu Umat!

Februari 26, 2026
Daerah

KSPN Desak Kenaikan UMK 2026 Minimal 10 Persen

November 10, 2025
Info

Nawal Yasin: Anak Hebat Tak Cuma Pintar, Tapi Juga Harus Berakhlak

Juni 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemprov Lanjutkan Skema Honorarium Guru Non-ASN
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?