Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gaji ASN Jateng Dipastikan Aman Meski Dana Transfer Dipangkas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gaji ASN Jateng Dipastikan Aman Meski Dana Transfer Dipangkas

Pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026 sempat memunculkan kekhawatiran soal pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN). Namun, Pemprov Jateng memastikan kondisi keuangan daerah masih cukup kuat sehingga hak para pegawai tetap aman dibayarkan tepat waktu.

T. Budianto
Last updated: Agustus 6, 2026 3:03 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
SK PENGANGKATAN: Ribuan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemprov Jateng menghadiri penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan di Stadion Jatidiri, pertengahan Desember 2025. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Pemprov Jateng memastikan pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat tidak mengganggu pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menegaskan kondisi fiskal Pemprov Jateng masih mampu menopang belanja pegawai meski ada penyesuaian kebijakan transfer anggaran dari pemerintah pusat.

“Kondisi untuk Pemprov alhamdulillah masih sanggup, masih siap,” kata Taj Yasin usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian, Semarang, Rabu (5/8/2026).

Meski begitu, pemerintah daerah bersama pemerintah pusat kini tengah menyinkronkan kebutuhan belanja pegawai. Langkah itu dilakukan karena masih banyak pemerintah kabupaten/kota yang memiliki rasio belanja pegawai di atas 30 persen dari total APBD.

Baca juga: Duit Seret, Semangat Tetep Ngegas

Menurut pria yang akrab disapa Gus Yasin itu, seluruh gubernur telah menyampaikan masukan kepada pemerintah pusat agar dilakukan kajian ulang mengenai kebutuhan riil anggaran belanja pegawai di setiap daerah.

Di sisi lain, Pemprov Jateng juga terus berupaya memperkuat kemampuan fiskal dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mendorong pemerintah kabupaten/kota mencari solusi bersama menghadapi tantangan keuangan daerah.

“Kami juga berupaya meningkatkan PAD. Kita cari solusinya bareng-bareng. Harus kita upayakan, sebagai kepala daerah kita harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jateng, Dwianto Priyonugroho memastikan pembayaran gaji ASN di lingkungan Pemprov Jateng hingga kini tetap berjalan sesuai jadwal.

Ambang Batas

Ia menjelaskan, gaji PNS dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) dari APBN, sedangkan rasio belanja pegawai di lingkungan Pemprov Jateng masih berada di kisaran 26 persen dari total APBD atau masih di bawah ambang batas 30 persen yang diatur pemerintah.

“Sampai dengan saat ini kondisi yang ada masih sesuai dengan jadwal, sesuai dengan kebutuhan,” kata Dwianto. Ia menambahkan, kondisi serupa juga terjadi di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

Meski sebagian besar memiliki rasio belanja pegawai di atas 30 persen, pembayaran gaji ASN maupun PPPK masih dapat dipenuhi melalui APBD masing-masing.

Menurut Dwianto, tingginya belanja pegawai lebih banyak dipengaruhi kebutuhan pelayanan publik, terutama untuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang jumlahnya memang mendominasi ASN di daerah.

Baca juga: PPPK Terancam Dirumahkan, Pakar Usul Gaji Pejabat Ikut Dipangkas Dulu

“Mayoritas kebutuhan PNS maupun PPPK adalah tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. Jadi memang mayoritas yang ada di provinsi maupun kabupaten/kota adalah untuk dua tenaga tersebut terkait pelayanan dasar kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan, usulan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat bukan karena kekurangan anggaran gaji saat ini. Yang diharapkan adalah adanya sinkronisasi antara kebutuhan jumlah ASN, distribusi pegawai, dan dukungan anggaran agar perencanaan ke depan lebih tepat sasaran.

“Yang menjadi usulan kita kepada pemerintah pusat adalah agar betul-betul sinkron dan linier antara kebutuhan tenaga dan pembayarannya. Ini yang kita harapkan ke depannya,” ujarnya.

Hingga saat ini, kata Dwianto, pembayaran gaji ASN di Pemprov Jateng maupun 35 pemerintah kabupaten/kota tetap berjalan normal tanpa hambatan.

“Sampai dengan saat ini di 35 kabupaten/kota dan provinsi, pembayaran ini sudah sesuai dengan jadwal dan kebutuhannya cukup untuk membiayai,” pungkasnya.

Yang dipangkas memang dana transfer, bukan hak ASN. Tapi satu hal tetap jadi pekerjaan rumah bersama: jangan sampai daerah makin sibuk menghitung anggaran, sementara cara menambah pemasukan masih jalan di tempat. (tebe)

You Might Also Like

Wamentan Ajak Peternak Ubah Kotoran Sapi Jadi Energi Terbarukan

Di Antara Janji Suci dan Duka: Ijab Kabul Digelar di Depan Jasad Ibu Tercinta

Sakit Hati Berujung Pidana Konten Intim Disebar Diam Diam

bank bjb Bukukan Pertumbuhan Laba dan Penguatan Bisnis

Lampion Ngejreng Bikin Purbalingga Glow Up Saat Ramadan

TAGGED:ahmad luthfiasnheadlinepemprov jatengpnsPPPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. Dulu Bilang KDMP Tak Bebani Keuangan Negara, Sekarang Purbaya Akui Utang Kopdes Dibayar APBN
Next Article PSIS Bergabung di Grup Berat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PSIS Bergabung di Grup Berat

Gaji ASN Jateng Dipastikan Aman Meski Dana Transfer Dipangkas

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Dulu Bilang KDMP Tak Bebani Keuangan Negara, Sekarang Purbaya Akui Utang Kopdes Dibayar APBN

TERDAKWA KORUPSI--Terdakwa korupsi, Sudewo Bupati Pati nonaktif, menemui pendukungnya usai sidang di Semarang, Rabu (5/8/2026). (bae)

Sudewo Siap Buka-bukaan, Pengacara Minta Ketua DPRD Pati Dihadirkan dalam Sidang

Seni Menjaga Diri di Tengah Zaman Edan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Tiga Hari Hujan, Cilacap Kewalahan Lawan Air dan Tanah

November 12, 2025
Ekonomi

Tips Bangkit dari Galbay Pinjol, Mulai Lagi Tanpa Drama Finansial

November 11, 2025
Timnas Indonesia naik peringkat ke 117 setelah berhasil mengalahkan China dalam FIFA Matcday kualifikasi Piala Dunia 2026 babak ke-3
Sepak Bola

Peringkat Timnas Naik Gara-gara Zimbabwe Kalah dari Burkina Faso 2-0

Juni 8, 2025
Plesir

Jateng Bidik Lebih Banyak Wisatawan Datang dan Belanja

Juni 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gaji ASN Jateng Dipastikan Aman Meski Dana Transfer Dipangkas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?