Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Perihal ‘Londo Ireng’, PBHI: Tunjukkan Prabowo Antikritik
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Perihal ‘Londo Ireng’, PBHI: Tunjukkan Prabowo Antikritik

R. Izra
Last updated: Juli 27, 2026 8:14 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
PIDATO - Presiden Prabowo Subianto berpidato tentang kerangka ekonomi makro Indonesia di sidang paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Presiden Prabowo Subianto.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) menilai ucapan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut pihak-pihak pengkritik pemerintah sebagai “londo ireng” bukan sekadar bumbu pidato politik.

Menurut PBHI, pelabelan itu justru memperlihatkan sikap Presiden yang tidak terbuka terhadap kritik dan berpotensi memberi stigma kepada warga yang menyampaikan pendapat.

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut wartawan, akademisi, ekonom, organisasi masyarakat sipil, hingga pihak-pihak yang mengkritik pemerintah sebagai “londo ireng”.

Bacaaja: Pengalihan Penanganan Perkara Febrie Janggal: Bukan Sinergi, tapi Rusak Legitimasi
Bacaaja: Resmi! Istana Umumkan Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

“Pernyataan Presiden tersebut adalah pilihan retorika politik yang menegaskan bahwa Presiden Prabowo antikritik,” ujar Ketua Badan Pengurus Nasional PBHI, Kahar Muamalsyah, Minggu (26/7/2026).

Menurut PBHI, kritik terhadap pemerintah adalah hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi. Karena itu, pemerintah seharusnya melihat kritik sebagai bagian dari kontrol publik, bukan malah memberi cap atau stigma kepada orang-orang yang berbeda pendapat.

PBHI juga menilai penyebutan “londo ireng” kepada wartawan, akademisi, ekonom, organisasi masyarakat sipil, maupun warga yang menyampaikan kritik bisa mendelegitimasi peran mereka dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

Padahal, dalam sistem demokrasi, kritik merupakan bagian dari mekanisme checks and balances agar kekuasaan tetap berjalan sesuai koridor.

PBHI mengingatkan pembatasan kebebasan berpendapat tidak selalu dilakukan lewat penangkapan atau kriminalisasi. Penggunaan label, stigma, maupun retorika yang merendahkan pengkritik juga dinilai bisa mempersempit ruang kebebasan sipil. (bae)

You Might Also Like

Warga Bersih-bersih Kali Banger

Nawal Yasin Ajak Pesantren Hidupkan Lagi “DNA Literasi”

Dipulangkan Diam-Diam, WNA Malaysia Tersandung Kasus Akhirnya Dideportasi

255 Petinju Siap Unjuk Gigi di Kejuaraan Tinju Piala Bupati Banjarnegara 2025, Catat Tanggalnya!!

Dugaan Keracunan Makanan di Ponpes Banjarnegara, Ratusan Santri Jadi Korban

TAGGED:anti kritiklondo irengpbhiprabowo subianto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sobat Bersinar Siap Jadi Influencer Anti Narkoba di Semarang
Next Article Perry Warjiyo saat masih menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI). Perry saat ini resmi mengundurkan diri dari Gubernur BI. BREAKING NEWS: Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ESDM Cari Pengawal Energi, Honor Tembus Rp6,5 Juta

Link BSU Palsu Gentayangan di WhatsApp, Pekerja Wajib Waspada

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Sulap Tanah Rampasan Korupsi Jadi Penunjang Layanan BPN

Hak Angket Ijazah Gibran Mulai Loyo, Pengamat Buka Suara

PEDULI LINGKUNGAN - Lestarikan lingkungan, Srikandi PLN Icon Plus ajak masyarakat kelola sampah dan memanfaatkan barang bekas menjadi barang berharga.

Ubah Barang Bekas Jadi Bernilai, Srikandi PLN Icon Plus Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi petugas haji daerah membantu jemaah haji yang membutuhkan pertolongan.
Info

Fix! Sempat Mau Dihapus, TPHD Temanggung 2026 Dibuka! Berikut Formasinya

Januari 20, 2026
ISI BBM - Ilustrasi pelanggan mengisi BBM di SPBU.
Ekonomi

Resmi! BBM Pertamax Ikut Melambung Tinggi, Jadi Rp16.250 dari Sebelumnya Rp12.300

Juni 10, 2026
SIDANG KORUPSI--Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (kanan) berdiri usai sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jumat (21/8/2026). (bae)
Hukum

Bupati Fadia Ngaku Pernah Ditodong Rp1 M untuk Urus Kasus di Kejaksaan

Agustus 22, 2026
Hukum

Bawahan Bupati Sudewo Ubah BAP, KPK Ingatkan Risiko Pidana

Juli 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Perihal ‘Londo Ireng’, PBHI: Tunjukkan Prabowo Antikritik
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?