Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tim Khusus Selidiki Kasus Keracunan MBG di Solo dan Lasem
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tim Khusus Selidiki Kasus Keracunan MBG di Solo dan Lasem

Nugroho P.
Last updated: September 3, 2026 5:28 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi Makan bergizi gratis.
SHARE

BACAAJA, SOLO – Kasus dugaan keracunan akibat program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dua sekolah Jawa Tengah kembali didalami. Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng mengirim tim untuk mengecek langsung kejadian di SMAN 6 Solo dan SMAN 1 Lasem, Rembang.

Di SMAN 6 Solo, penyelidikan dilakukan setelah 175 siswa mengalami gejala keracunan usai menyantap menu MBG pada 21 Agustus 2026. Petugas kini menelusuri perjalanan makanan sejak bahan baku disiapkan hingga didistribusikan ke sekolah.

Sementara di SMAN 1 Lasem, jumlah siswa dan guru yang dilaporkan terdampak jauh lebih banyak. Sebanyak 750 orang disebut mengalami keluhan setelah mengonsumsi menu MBG, sehingga sampel makanan ikut diperiksa untuk mencari titik masalahnya.

Kepala Dinkes Jateng Zulfachmi Wahab mengatakan investigasi dilakukan mengikuti prosedur yang selama ini diterapkan dalam menangani dugaan keracunan makanan. Pemeriksaan mencakup alur distribusi hingga kualitas bahan yang digunakan untuk memasak.

“Mulai alurnya diperiksa, kualitas bahan bakunya gimana. Ini akan kita investigasi ke sana,” kata Zul saat dihubungi, Kamis (3/9/2026).

Untuk kasus di SMAN 6 Solo, petugas masih mengumpulkan informasi di lapangan. Dinkes belum bisa memastikan apakah kejadian tersebut berkaitan dengan kesalahan prosedur atau tata kelola penyediaan MBG.

Petugas bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Solo juga masih melakukan penanganan terhadap kasus tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai penyebab munculnya keluhan pada para siswa.

Sementara itu, investigasi di SMAN 1 Lasem juga masih berjalan. Dinkes Jateng bersama Dinkes Rembang berupaya menelusuri kemungkinan adanya masalah pada bahan baku makanan yang dikonsumsi para siswa.

Salah satu bahan yang menjadi perhatian adalah semangka. Tim P2P Dinkes Rembang bersama petugas laboratorium telah mengambil sampel semangka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pengujian tersebut diharapkan bisa membantu petugas menemukan sumber masalah. Namun, sampai saat ini belum ada kesimpulan final mengenai penyebab dugaan keracunan di SMAN 1 Lasem.

Kasus di dua sekolah tersebut menambah panjang daftar kejadian dugaan keracunan yang berkaitan dengan MBG. Karena itu, proses investigasi tidak hanya penting untuk mengetahui penyebab, tetapi juga menjadi bahan evaluasi agar keamanan makanan yang dibagikan kepada siswa makin terjamin.

Dinkes Jateng masih menunggu hasil pemeriksaan lapangan dan laboratorium sebelum menentukan langkah berikutnya. Semua kemungkinan, mulai dari kualitas bahan hingga proses distribusi, masih didalami satu per satu. (*)

You Might Also Like

Ultah ke-479, Semarang Bagi-Bagi “Hadiah”: Naik BRT Gratis, Wisata Free, Parkir Cuma 479 Perak!

Tenis Meja Antarmedia: Erwin Kampiun Nomor Tunggal, Duet Alkomari/Pambudi Juara Ganda

Perubahan Iklim dan Pemanasan Global Picu Peningkatan Rob di Pesisir. Apa Yang Harus Dilakukan?

Bebas dari Lapas, Napiter Perempuan Asal Malaysia Langsung Dideportasi dari Semarang

PLN Icon Plus Ajak Siswa SLB B Yakut Purwokerto Kembangkan Kemampuan melalui Program Magang Industri

TAGGED:keracunankeracunan MBGlasemSolo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kemarau Bikin Panen Kopi Pekalongan Anjlok
Next Article Naik Gunung Buat Healing, Efektif atau Fomo?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RILIS KASUS--Pejabat utama Kejati Jateng merilis kasus yang ia tangani. (ist)

Lagi, Kasus Korupsi di Pekalongan! Kejati Bongkar Kredit Macet Rp141 M

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Warga Ramai-ramai Tolak Geothermal Gunung Ungaran, Gus Yasin Kasih Respons Begini

10 Oleh-Oleh Cilacap, Enak Dibawa Pulang

Ilustrasi kekeringan hingga membuat petani gagal panen.

25 Daerah Jateng Masuk Zona Awas Kekeringan

Naik Gunung Buat Healing, Efektif atau Fomo?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

ASN Setda Jateng Turun ke Selokan

Februari 28, 2026
TEKEN MOU - PLN Icon Plus menjalin kerja sama dengan SMK NU Hasyim Asy’ari 2 Kudus untuk pengembangan Kelas Industri pada jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT).
Info

PLN Icon Plus Jalin Kerja Sama Pengembangan Kelas Industri Dengan SMK NU Hasyim Asyari 2 Kudus

Agustus 31, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Politik

Puan: Pembentukan Ditjen Pesantren Kado Manis HSN 2025

Oktober 24, 2025
BERTEKUK LUTUT - Kiai Ashari, yang telah memperkosa 50 santriwati, dipaksa bertekuk lutut setelah ditangkap polisi di Wonogiri, Kamis (7/5/2026). (ist)
Hukum

BREAKING NEWS: Ashari Kiai Cabul Pati Ditangkap di Wonogiri, Pelarian Sang Wali Berakhir

Mei 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tim Khusus Selidiki Kasus Keracunan MBG di Solo dan Lasem
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?