Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Novel Baswedan Semprot Sidang Militer Kasus Andrie Yunus: Orang Tidak Kompeten!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Novel Baswedan Semprot Sidang Militer Kasus Andrie Yunus: Orang Tidak Kompeten!

R. Izra
Last updated: Mei 8, 2026 1:53 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
MANTAN PENYIDIK - Mantan penyidik KPK Novel Baswedan.
MANTAN PENYIDIK - Mantan penyidik KPK Novel Baswedan.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA — Sidang kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus malah bikin publik geleng-geleng kepala. Bukan cuma karena kasusnya, tapi juga gara-gara ucapan hakim militer yang viral di media sosial.

Sorotan datang ke Ketua Majelis Hakim Pengadilan Militer Jakarta, Fredy Ferdian Isnartanto. Dalam persidangan, ia mengkritik cara terdakwa melakukan penyerangan menggunakan air keras.

Yang bikin ramai, hakim bahkan menyebut penggunaan tumbler untuk menyerang korban sebagai tindakan goblok.

Bacaaja: Demo Panas di DPRD Jateng! Mahasiswa Soroti Kasus Andrie Yunus, Tolak Peradilan Militer
Bacaaja: Tampang Intel TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Cuma Dijerat Pasal Penganiayaan

“Goblok banget, masa pakai tumbler yang mulutnya besar gitu,” kata hakim dalam sidang.

Menurutnya, kalau mau praktis, seharusnya memakai wadah dengan mulut lebih kecil seperti botol air mineral agar cairan lebih terarah.

Ucapan itu langsung memicu kritik keras dari mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, dan mantan Menko Polhukam Mahfud MD.

Novel menilai ucapan hakim bukan cuma tidak sensitif, tapi juga menunjukkan minimnya empati terhadap korban.

Menurut dia, cara hakim berbicara justru terdengar seperti sedang “memberi saran” kepada pelaku.

Novel pun terang-terangan pesimis terhadap objektivitas persidangan tersebut.

Bahkan, ia melontarkan kritik pedas dengan menyebut proses peradilan militer itu dijalankan oleh orang yang tidak kompeten.

Sementara itu, Mahfud MD juga ikut bereaksi setelah potongan video sidang beredar luas di medsos.

Awalnya, ia sampai bertanya-tanya apakah video itu benar kejadian nyata atau cuma hasil editan AI.

“Duh Gusti, mengapa dunia peradilan kita begini?” tulis Mahfud di akun X.

Meski begitu, Mahfud mencoba melihat kemungkinan lain. Ia menduga hakim sebenarnya ingin menguji logika keterangan terdakwa.

Tapi menurutnya, cara penyampaiannya tetap berlebihan.

“Kalau memang keterangannya tidak masuk akal, ya cukup disimpulkan saja. Tidak perlu didramatisasi,” ujarnya.

Kasus ini akhirnya bukan cuma soal kekerasan terhadap korban, tapi juga soal bagaimana ruang sidang dijalankan.

Karena di mata publik, pengadilan seharusnya jadi tempat mencari keadilan, bukan tempat yang bikin orang makin bingung. Ini sidang, bukan obrolan random. (*)

You Might Also Like

Runyam! Siswa Korban Keracunan MBG di Pamekasan Diminta Bikin Video Muntah karena Kekenyangan

Saat Semua Serba Scroll, Gambang Semarang Pilih “Live Show”

PDIP Jateng Saring Calon Ketua PAC, Kader Muda dan Senior Kolaborasi untuk Kemajuan Partai

ASN Pemprov Jateng Tersangka Korupsi Gak Jadi Diadili, Meninggal saat Jadi Tahanan Kota

Kapan Bantuan Operasional RT 2026 Cair? Ini kata Wali Kota Semarang

TAGGED:andrie yunusheadlinemahfud mdperadilan militersidang peradilan militerteror air keras
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Eks pejabat Bank BJB, Dicky Syahbandinata menahan tangis usai divonis bebas di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (7/5/2026). (bae) Eks-Pejabat Bank BJB Nangis Divonis Bebas dalam Kasus Korupsi Sritex
Next Article Anak Batuk Pilek Apa Langsung Kasih Antibiotik?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Lapas Purwodadi Serius Bersih-Bersih

Bos Bank Dibebaskan di Kasus Sritex, Kejagung: Kami Pelajari Dulu

KORBAN CURHAT - Ayah korban pelecehan (bermasker) didampingi kuasa hukumnya menceritakan kasus yang dialami putrinya, Jumat (8/5/2026). (bae)

Pengakuan Getir Ayah Korban Ashari Pati: Anak Dipondokin Biar Pinter, Malah Dilecehin Kiai

Asamnya Nampol Banget, Jeruk Nipis Diam-Diam Bikin Lambung Kewalahan

Rumah Baru Nggak Cuma Jual Lokasi, Tapi Juga Gas Gratis?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Timnas Indonesia U-23 gagal melaju ke putaran final Piala Asia U-23 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Korea Selatan di Gelora Delta Sidoarjo, Selasa (9/9).
Sepak Bola

Gagal ke Piala Asia U-23, Timnas Indonesia U-23 Takluk 0-1 dari Korea Selatan di Sidoarjo

September 10, 2025
Hukum

Bantahan Sekda Cilacap soal Korupsi Ditolak Hakim

Oktober 16, 2025
Politik

DPR Siap Tindaklanjuti Putusan MK soal Perempuan di Parlemen

November 1, 2025
Viral

Motor Sama, Komentar Nyala: Aura Kasih Muncul di IG Lisa Mariana

Desember 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Novel Baswedan Semprot Sidang Militer Kasus Andrie Yunus: Orang Tidak Kompeten!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?