Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Konvoi Pesilat di Boyolali Ricuh: 4 Orang Kena Bacok, Bengkel Dirusak, Motor Dibakar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Konvoi Pesilat di Boyolali Ricuh: 4 Orang Kena Bacok, Bengkel Dirusak, Motor Dibakar

Lagi-lagi kericuhan mewarnai aksi konvoi pesilat di Jateng. Di Boyolali, 4 orang dibacok, bengkel dan mobil dirusak, sejumlah motor dibakar.

R. Izra
Last updated: Juni 30, 2026 1:58 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Ilustrasi pesilat menggelar konvoi dengan mengendarai sepeda motor.
Ilustrasi pesilat menggelar konvoi dengan mengendarai sepeda motor.
SHARE

BACAAJA, BOYOLALI – Lagi-lagi konvoi pesilat di Jawa Tengah (Jateng) berujung kericuhan hingga menelan korban. Sebelumnya di Karanganyar, konvoi pesilat membuat pasien terlambat di bawa ke fasilitas kesehatan (faskes) karena ambulans diadang rombongan. Akibatnya fatal, pasien akhirnya meninggal dunia.

Kali ini, kericuhan konvoi pesilat terjadi di Boyolali. Konvoi pesilat berujung kericuhan terjadi pada Senin (29/6/2026) dini hari.

Dalam insiden tersebut, empat orang terkena bacok, sementara sebuah bengkel spesialis kaki-kaki mobil di Kecamatan Teras menjadi sasaran perusakan.

Bacaaja: Sirine Ambulans Tak Digubris Konvoi Pesilat, Lansia Meninggal Dunia
Bacaaja: 7 Tersangka Sudah Dikandangin, Polisi Buru Pelaku Lain Pengeroyokan Pesilat Pagar Nusa

Bengkel OJ Shock yang berada di Jalan Semarang–Solo menjadi salah satu lokasi yang terdampak. Pemilik bengkel, Ardi (53), mengatakan rombongan yang melintas tiba-tiba melempari bangunan dengan batu berukuran besar.

Akibatnya, tiga mobil milik pelanggan mengalami kerusakan. Kaca belakang pecah dan sejumlah bagian bodi penyok. Atap galvalum bengkel juga ikut rusak akibat lemparan batu.

“Bengkelnya dihujani batu besar. Sebagian mengenai mobil pelanggan, sebagian lagi menghujam atap galvalum,” kata Ardi.

Ia memperkirakan total kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai sekitar Rp40 juta.

Saat kejadian berlangsung, para pekerja yang berada di dalam bengkel langsung menyelamatkan diri ke bagian belakang bangunan.

Salah seorang karyawan, Gendhut, mengaku tidak berani bertahan di area depan karena jumlah massa yang melintas sangat banyak.

“Ya saya langsung lari ke belakang. Sangat banyak,” ujarnya.

Tak hanya aksi pelemparan batu, kericuhan juga terjadi di dua lokasi berbeda.

Konvoi pesilat diserang OTK

Menurut Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Winarsih, empat orang tak dikenal yang mengendarai dua sepeda motor diduga mengadang rombongan perguruan silat berjumlah 14 orang di wilayah Trosobo, Kecamatan Sambi.

Setelah menghentikan rombongan, para pelaku disebut langsung menyerang menggunakan senjata tajam.

“Di situ langsung menghadang, turun, langsung membacokkan atau menyabetkan sajam,” kata Winarsih.

Akibat serangan itu, dua orang mengalami luka serius. Sepeda motor yang mereka gunakan juga dibakar oleh pelaku.

Sekitar 30 menit kemudian, aksi serupa kembali terjadi di wilayah Banyudono. Dua anggota rombongan yang sedang berhenti di pinggir jalan diserang empat orang yang datang menggunakan sepeda motor. Setelah melukai korban, pelaku juga membakar kendaraan sebelum melarikan diri.

Polisi menduga kedua kejadian tersebut saling berkaitan karena memiliki pola serangan yang hampir sama dan terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan.

“Waktu kejadian di Sambi sekitar pukul 00.30 WIB, sedangkan di Banyudono sekitar pukul 01.00 WIB. Kayaknya bersamaan waktunya karena modus kegiatannya persis sekali antara Banyudono dengan Sambi,” jelas Winarsih.

Akibat dua insiden tersebut, total empat anggota perguruan silat mengalami luka bacok dengan tingkat keparahan berbeda. Dua korban dirawat di RS Asy Syifa Sambi, sementara dua lainnya menjalani perawatan di RS Indriati Banyudono.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki identitas pelaku serta hubungan antara rangkaian aksi kekerasan yang terjadi saat konvoi tersebut. (*)

You Might Also Like

Musrenbang Ganti Mode: Tak Lagi Bagi-bagi Anggaran, Tapi “Belanja Masalah”

Cerita Pilu Megawati: Soeharto Larang Jenazah Bung Karno Dimakamkan di TMP

5 Pekerja Media Tertua di Jateng Siap Tempuh PHI, Rundingan di Disnaker Semarang Gagal

Urus Kesehatan Nggak Pakai Ribet, Semarang Tekan Angka Stunting

Tangis Anak Wartawan yang Tewas Dibakar karena Berita Pecah di MK: ‘Saya Sebatang Kara!’

TAGGED:bacokboyolaliheadlinekonvoi pesilatkorban dibacoksilat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Purwokerto Biasa Saja Katanya, Tapi Bikin Orang Betah Lama Tinggal
Next Article MEGHIDUPI TRADISI - Bupati Temanggung Agus Gondrong turut menghadiri tradisi Suluk Suro di Pondok Pesantren Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) Mujahidin, Temanggung. Di Ponpes Mujahidin, Bupati Temanggung dan Ratusan Lansia Ikhtiar Menjaga Tradisi Suluk Suro

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SUARAKAN KERESAHAN - Aktivis PMKRI Jateng-DIY, Natael Bremana, menyampaikan aspirasi dan kerasahan yang dirasakan mahasiswa dan rakyat kecil terkait dengan kebijakan-kebijakan pemerintah, saat mengikuti demonstrasi di Jakarta, pada 13 Juni 2026. (*)

Natael PMKRI Sebut Negara Lagi Gak Baik-baik Saja: Anggaran Jumbo, Hidup Rakyat Makin Berat

SIDANG: Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim bersiap menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Senin (5/1/2026). (Foto: Ist)

Nadiem Dihukum 10 Tahun Penjara: Hakim Singgung Mens Rea, Ada Niat Jahat

MEGHIDUPI TRADISI - Bupati Temanggung Agus Gondrong turut menghadiri tradisi Suluk Suro di Pondok Pesantren Thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) Mujahidin, Temanggung.

Di Ponpes Mujahidin, Bupati Temanggung dan Ratusan Lansia Ikhtiar Menjaga Tradisi Suluk Suro

Ilustrasi pesilat menggelar konvoi dengan mengendarai sepeda motor.

Konvoi Pesilat di Boyolali Ricuh: 4 Orang Kena Bacok, Bengkel Dirusak, Motor Dibakar

Purwokerto Biasa Saja Katanya, Tapi Bikin Orang Betah Lama Tinggal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Sekda Jateng: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, Tetapi Difasilitasi

Februari 22, 2026
Ribuan petani berbondong-bondong membawa hasil panen dalam gelaran kawasan Nyadran Ageng Bhumi Phala di Rest Area Kledung, Sabtu (2/5/2026).
Unik

Nyadran Ageng Bhumi Phala, Eskpresi Syukur dan Cinta Kasih Petani Temanggung kepada Alam

Mei 4, 2026
Sepak Bola

Sejumlah Pemain Timnas Dikabarkan Jadi Angggota TNI

Juli 1, 2025
Sepak Bola

Sambut Samba di Tengah: PSIS Akhirnya Punya Denilson

Desember 30, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Konvoi Pesilat di Boyolali Ricuh: 4 Orang Kena Bacok, Bengkel Dirusak, Motor Dibakar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?