BACAAJA, SEMARANG – Meski tujuh orang sudah jadi tersangka, polisi menegaskan kasus ini belum ditutup. Masih ada kemungkinan pelaku lain. Penyidikan terus berjalan.
Kasatreskrim Polres Demak bilang, semua yang terlibat bakal ditelusuri. Baik yang di lokasi awal maupun titik akhir pengeroyokan. Tidak ada yang dibiarkan lolos.
“Proses hukum ini tidak berhenti sampai di sini,” tegas Anggah, Jumat (2/1/2026).
Bacaaja: Pesan Ketua Pagar Nusa Jateng, Gak Boleh Balas Dendam atas Kematian Bimo
Bacaaja: Tiga Kreak Ditangkap setelah Keroyok Pesilat Pagar Nusa hingga Tewas di Demak
Dengan begitu, polisi masih membuka peluang adanya tersangka lain.
“Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah,” imbuhnya.
Polisi sampai saat ini belum menemukan provokator. Tidak ada bukti pengeroyokan ini dikomandoi kelompok tertentu. Semua masih berdasarkan hasil penyelidikan.
Meski begitu, peluang tersangka bertambah tetap terbuka. Jika ada bukti baru, polisi siap bergerak. Prosesnya, kata polisi, transparan.
Polisi meminta masyarakat tetap tenang. Kasus ini diminta diserahkan sepenuhnya ke aparat. Jangan sampai emosi memicu masalah baru.
Anggah juga mengingatkan peran orang tua. Anak-anak diminta tak keluyuran malam hari. “Pastikan anak sudah di rumah sebelum jam 22.00,” katanya.
Tujuannya satu, supaya kejadian serupa tak terulang. Baik balap liar, kekerasan jalanan, maupun pengeroyokan. Semua bisa dicegah kalau diawasi sejak awal. (bae)

