BACAAJA, SEMARANG- Tahun 2025 ini Imigrasi Jateng lumayan sibuk. Sibuk ngurusin warga asing. Hingga akhir November ada 96 WNA dipulangin ke negara masing-masing. Imigrasi terpaksa ngusir turis yang melanggar aturan. Rata-rata karena izin berantakan.
Kakanwil Imigrasi Jateng, Haryono Agus Setiawan bilang, sebagian besar dari mereka masuk ke Indonesia menggunakan visa wisata. Tapi kebangetan, mereka malah diam-diam kerja di sini.
“Contohnya mereka datang memakai visa wisata, tahu-tahunya di sini kerja. Itu yang banyak kami tangani,” ujarnya. Belum selesai. Ada juga WNA yang overstay. Tinggal kelamaan, izin lewat batas. Dalihnya ada yang ngaku betah karena makanannya enak.
Negara Asal
“Ada yang mengaku nyaman tinggal di sini tapi tidak sadar izin tinggalnya habis,” kata Haryono. Gemes nggak sih? Betah boleh, lupa aturan jangan. Haryono juga ngungkap lima negara paling banyak kena deportasi, Tiongkok, Malaysia, Nigeria, Iran, dan Bangladesh.
Tapi kabar baiknya, tren pelanggaran turun tahun ini. Menurut Imigrasi, makin banyak WNA yang mulai paham aturan. Artinya orang yang masuk ke sini sudah banyak yang paham.
Meski begitu, pengawasan tetap diperketat. Biar Jateng tetap aman dan tertib soal keimigrasian. Liburan boleh lama, kerja boleh rajin… asal visanya bener. Jangan sampai datang buat piknik, pulang karena panik. Kalau menurutmu gimana? (bae)

