Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bupati Fahmi Ngotot, Alun-Alun Bukan Lapak Jualan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Bupati Fahmi Ngotot, Alun-Alun Bukan Lapak Jualan

Fahmi ngerti banget kondisi Purbalingga Food Center (PFC) yang makin sepi dan bikin banyak pedagang merana. Sejak masa kampanye pun, isu ini udah masuk daftar masalah yang ingin ia bereskan. Omset turun, pengunjung sepi, janji lama belum sesuai kenyataan—semua jadi tumpukan keluhan pedagang yang ia pertimbangkan.

Nugroho P.
Last updated: November 29, 2025 2:24 pm
By Nugroho P.
2 Min Read
Share
Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif
SHARE

BACAAJA, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif lagi-lagi menegaskan sikapnya soal aturan penggunaan Alun-alun. Ia bilang Perbup Nomor 9/2019 masih sah dan tetap berlaku, jadi area Alun-alun Purbalingga harus steril dari PKL. Meski begitu, pemerintah nggak tinggal diam—titik-titik baru buat relokasi pedagang sudah mulai disiapkan.

Fahmi ngerti banget kondisi Purbalingga Food Center (PFC) yang makin sepi dan bikin banyak pedagang merana. Sejak masa kampanye pun, isu ini udah masuk daftar masalah yang ingin ia bereskan. Omset turun, pengunjung sepi, janji lama belum sesuai kenyataan—semua jadi tumpukan keluhan pedagang yang ia pertimbangkan.

“Kami melihat PFC sebagai suatu kondisi yang perlu diperbaiki. Sejak awal kami juga sudah merapatkan terkait hal ini dengan OPD untuk mencari solusi yang betul-betul menjawab kebutuhan PKL,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).

Untuk ngebenerin kondisi ini, Pemkab udah bangun beberapa titik baru yang bakal dijadikan pusat UMKM alternatif. Konsepnya rapi, estetik, tematik, plus lokasi strategis. Harapannya, tempat-tempat baru ini bisa narik lebih banyak keramaian dan nge-boost omset pedagang yang selama ini lesu di PFC.

Sebenarnya, penertiban PKL juga sudah mulai diterapkan sejak Juli lalu. Ada tiga lokasi yang udah resmi dilarang buat berjualan. Pemerintah menyebut langkah ini bukan buat mematikan rezeki, tapi supaya tata kota tetap tertib sambil pedagang tetap punya tempat usaha yang layak.

“Spot-spot UMKM ini nanti akan kami tawarkan kepada PKL PFC. Tempatnya layak, strategis, dan konsepnya menarik. Ini kami buat agar pedagang betul-betul mendapatkan tempat yang mampu mendukung usaha mereka,” tambah Fahmi.

Targetnya jelas: semua fasilitas itu bisa beroperasi awal tahun depan, tepat sebelum Ramadhan. Dengan begitu, pedagang bisa langsung memaksimalkan momentum bulan ramai tersebut.

“Mudah-mudahan, kami targetkan ke teman-teman OPD untuk bisa direalisasikan di awal tahun depan sebelum memasuki bulan Ramadan,” ujarnya.

Sebelumnya, para PKL PFC sempat heboh soal rencana “bedhol desa” ke Alun-alun karena kondisi yang makin sepi. Bahkan beberapa pedagang sudah nekat balik jualan di alun-alun. Namun dengan pernyataan terbaru ini, sikap Pemkab jelas: Alun-alun tetap steril, tapi pedagang tetap dipikirkan tempat barunya. (*)

You Might Also Like

PAN KAYA KIE BAE? Janji Muzani Malah Buyar

IJOLKE 2026: Bikin Struk Bisa Berubah Jadi iPhone

Feeder Trans Semarang Tabrak Penyebrang Jalan di Bundaran Klipang, Warga: Ugal-ugalan

Empat Tahun Bertakhta, Mangkunegaran Pegang Teguh Budaya

Jelang Nataru, Banjarnegara Gaspol Siapkan Satgas Gerak Cepat

TAGGED:alun-alun purbalinggaekonomi purbalinggapedagang purbalinggapkl purbalingga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Laksana Aksara: Gerak Baru Bedana Nyetel Bareng Warga
Next Article Setahun Ini Imigrasi Jateng Usir Hampir 100 WNA

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Polisi Ungkap Napi Lapas Sragen Kendalikan Peredaran Sabu di Solo

ANJING RAKSASA - Denver seekor anjing berjenis Alaskan Malamute berusia 2 tahun asal Semarang dengan bobot sekitar 70 kilogram Foto bersama pemilik Lily Harts, Minggu (27/9/2026). (dul)

Denver si Selebdog Malamute Raksasa Asal Semarang, Popularitasnya Jadi Jalan Berbagi

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Luthfi: Jelang Mudik, Jangan Sampai Diuji Jalan Rusak

Februari 4, 2026
Daerah

Dari Cerpen ke Layar: Bu Wali Mau Semarang Jadi Kota Sinema

November 12, 2025
Daerah

Polda Jateng Warning: Demo Damai Silakan, Perusuh Siap Kena Gas!

September 1, 2025
Anggota DPRD Jateng dari Demokrat, Asrar (kedua dari kanan) saat menemui massa aksi Aliansi Mahasiswa Semarang Raya, Senin (1/9/2025).
Daerah

Asrar Janji Sampaikan Aspirasi Mahasiswa, DPRD Jateng Temui Massa Aksi di Semarang

September 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bupati Fahmi Ngotot, Alun-Alun Bukan Lapak Jualan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?