Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Wali Kota Ajak ASN Patungan Bantu Warga Rentan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Wali Kota Ajak ASN Patungan Bantu Warga Rentan

Tingkat perlindungan jaminan sosial bagi pekerja informal di Semarang yang masih rendah jadi alarm keras bagi pemerintah kota. Menjawab itu, Pemkot meluncurkan gerakan baru yang melibatkan ASN untuk ikut membantu warga rentan.

T. Budianto
Last updated: November 20, 2025 1:01 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng wefie bersama puluhan ASN Pemkot Semarang sesaat setelah acara pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di halaman Balai Kota Semarang, beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang lagi ngegas bikin gerakan yang vibe-nya mirip “urunan kebaikan”, lewat program PNS Peduli Pekerja Rentan. Intinya sederhana: ASN diminta jadi sugar guardian buat para pekerja informal yang selama ini kerja keras tapi tanpa perlindungan apa pun dari BPJS Ketenagakerjaan. Biar hidup mereka nggak cuma diselamatkan Tuhan dan keberuntungan.

Program ini muncul bukan asal gaya-gayaan. Data BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda per 31 Desember 2024 bilang ada lebih dari 215 ribu pekerja informal di kota ini, tapi yang terlindungi baru 18 persen. Sisanya masih “jalan sendiri” tanpa safety net, padahal mereka masuk kategori pekerja paling rentan.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, bilang kondisi ini nggak bisa didiemin. “Mayoritas pekerja informal belum mampu bayar iuran sendiri. Di sini ASN hadir buat bantu,” ujarnya, Rabu (19/11).

Iuran Minimal

Skema gerakannya gampang: tiap ASN mendaftarkan dan membayarkan iuran minimal untuk satu pekerja rentan. Kalau dihitung dengan total ASN Pemkot Semarang yang sekitar 16 ribu orang, potensi lonjakannya bisa puluhan ribu pekerja baru yang terlindungi.

Sasarannya luas dan dekat banget sama keseharian kita, tukang becak, pedagang kecil, petani, nelayan, guru ngaji, marbot masjid, sampai para pekerja kecil lain yang kadang cuma kita lihat sekilas lalu lupa kalau hidup mereka riskan banget.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan, ikut nimbrung ngasih apresiasi. Katanya program ini sejalan dengan misi BPJS untuk memperluas perlindungan sosial buat pekerja informal. Mereka juga siap full support dari urusan pendaftaran sampai pelayanan klaim. (tebe)

You Might Also Like

3 Pekerja Sodetan Sungai Klawing Purbalingga Hilang Tersapu Banjir Bandang, 3 Lainnya Selamat

Pompa Baru, Harapan Baru: Semarang Gaspol Lawan Banjir!

Angka Backlog Jateng Turun, Semua Warga Sudah Kebagian?

Demo Solidaritas Ojol di Semarang Ricuh, 10 Orang Diciduk Polisi

Semarang Harus Siap Kalau Langit Lagi “Bad Mood”

TAGGED:agustina wilujengpemkot semarangpns peduli
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ega Raka Out !
Next Article Update Banjarnegara, Tiga Korban Ditemukan Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Asyik Joget Dangdut, Motor Dibawa Kabur

Sekda Minta Satpol PP Lebih Humanis

Suami di Kebumen Ngamuk: Istri dan Mertua Tewas Dianiaya

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Pajak Daerah Semarang Tembus Rp2,6 T

Desember 27, 2025
Daerah

Pemprov Jateng Kebut Perbaikan Hingga Akhir 2025

Oktober 1, 2025
Info

Pemulihan Longsor Kalialang Digeber

Mei 7, 2026
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dinobatkan sebagai provinsi terbaik dalam pelaksanaan program penyediaan perumahan versi Kementerian PKPRI. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri PKP, Maruarar Sirait, kepada Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, saat peringatan Hari Perumahan Nasional 2025 di Jakarta, Senin (25/8/2025). Foto: dok.
Daerah

Jateng Nggak Main-Main Soal Rumah, Juara 1 Nasional Bro!

Agustus 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Wali Kota Ajak ASN Patungan Bantu Warga Rentan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?