Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pajak Daerah Semarang Tembus Rp2,6 T
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Pajak Daerah Semarang Tembus Rp2,6 T

Bayar pajak itu sering terasa pahit di awal, manisnya belakangan kalau balik ke rakyat. Di Semarang, 2025 jadi bukti kalau duit pajak nggak cuma numpang lewat laporan keuangan. Tembus Rp2,64 triliun, uangnya muter lagi ke warga: buat berobat, sekolah, sampai naik bus kota.

T. Budianto
Last updated: Desember 27, 2025 8:50 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SEMARANG BERCERITA: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng didampingi Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin menghadiri acara Semarang Bercerita di POJ City, belum lama ini. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemkot Semarang belum lama ini menggelar acara bertajuk “Semarang Bercerita” sebagai bentuk apresiasi buat warga dan wajib pajak. Acara ini digelar di kawasan POJ City yang dihadiri langsung Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.

Buat Agustina, acara ini bukan sekadar hiburan pinggir pantai. Lebih dari itu, ia menyebutnya sebagai simbol kemandirian fiskal Kota Semarang. “Per 19 Desember 2025, realisasi pajak daerah kita mencapai Rp2,64 triliun atau sekitar 85,44 persen. Ini fondasi kuat buat kemandirian fiskal Kota Semarang,” kata Agustina.

Capaian ini dinilai spesial karena terjadi saat banyak daerah lain justru mengeluhkan pemangkasan fiskal dari pemerintah pusat. Semarang, kata Agustina, masih bisa berdiri cukup tegak dengan kekuatan sendiri.

Yang paling penting, lanjutnya, setiap rupiah pajak yang dibayarkan warga nggak menguap begitu saja. Uangnya balik lagi ke masyarakat dalam bentuk layanan publik, terutama kesehatan dan pendidikan.

Baca juga: Tenang Aja, PBB Semarang Tahun Ini Nggak Naik, Malah Ada Hadiah Rumah!

“Kita punya 280 ribu warga yang dapat layanan UHC. Kalau sakit di Semarang, tinggal datang ke rumah sakit atau puskesmas. Yang belum punya asuransi atau telat bayar BPJS, ditanggung Pemkot,” tegasnya.

Tak cuma sektor kesehatan, Pemkot juga berencana menambah jumlah sekolah gratis dan menghadirkan terobosan di transportasi publik pada 2026. Salah satunya uji coba satu koridor bus listrik. “Untuk pekerja rentan dan guru dengan gaji kecil, kalau naik BRT nanti tiketnya cuma seribu rupiah,” tambah Agustina.

Calender of Event 

Dalam kesempatan yang sama, Pemkot Semarang juga meluncurkan Calendar of Event 2026. Langkah ini disiapkan buat menyambut meningkatnya penerbangan internasional di Bandara Ahmad Yani.

“Semarang akan jadi tujuan banyak penerbangan internasional. Artinya wisatawan makin banyak, event-nya juga harus makin rame,” ujarnya. Agustina mengajak pelaku usaha dan masyarakat ikut kolaborasi mengisi agenda kota, supaya wisatawan nggak cuma datang, foto-foto, lalu pulang. “Semarang ini rumah kita bersama. Rumah yang baik bukan cuma ditempati, tapi juga dijaga dan dirawat bareng-bareng,” pesannya.

Baca juga: Pemkot Semarang Perpanjang Jatuh Tempo & Beri Keringanan PBB 2025

Menutup sambutannya, Agustina menyampaikan terima kasih kepada seluruh wajib pajak yang telah berkontribusi pada pembangunan kota. “Membayar pajak adalah cara paling konkret untuk ikut merawat, memperbaiki, dan menguatkan rumah kita,” pungkasnya.

Pajak memang nggak bikin langsung kaya. Tapi di Semarang, setidaknya kelihatan arahnya: bayar pajak, dapat berobat gratis, sekolah nambah, naik bus lebih murah. Tinggal satu harapan kecil, semoga yang balik ke rakyat selalu lebih besar dari yang cuma jadi spanduk. (tebe)

You Might Also Like

Saat Semua Serba Scroll, Gambang Semarang Pilih “Live Show”

Klasmen Akhir Fase Liga Champions 2025/2026: Arsenal Poin Sempurna, Madrid Keluar Jalur

Audit Abal-abal Bikin Ibu Pisah dari Bayinya, Pengacara Bella Ungkap Buktinya

Viral Mobil Kopdes Merah Putih Mogok di Salatiga, Netizen Sorot Kualitas Mahindra Scorpio

Uji Coba Menang 9-0, Alfredo Vera Cek Mesin PSIS

TAGGED:agustina wilujengbapenda kota semarangheadlinepajak daerah wali kota semarangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sekolah Kemitraan, Andalan Jateng Atasi Keterbatasan Kuota
Next Article Duo Hartono Masih yang Tertajir

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Raja Otomotif Jateng-DIY Luncurin Veloz Hybrid 300 Jutaan

Desember 24, 2025
Info

Wali Kota Lepas 63 ASN Berangkat Haji

April 15, 2026
Info

1.037 Orang Ditangkap setelah Demo Agustus, Mahfud MD: Sejarah Baru

Desember 23, 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Politik

Kasus Influenza A Naik Drastis, Puan Minta Pemerintah Jangan Kecolongan

Oktober 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pajak Daerah Semarang Tembus Rp2,6 T
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?