Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pesan Ketua Pagar Nusa Jateng, Gak Boleh Balas Dendam atas Kematian Bimo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Pesan Ketua Pagar Nusa Jateng, Gak Boleh Balas Dendam atas Kematian Bimo

R. Izra
Last updated: Desember 30, 2025 5:02 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ketua Pagar Nusa Jateng, Arieg Rohman (kiri) menjelaskan terkait sikap atas kematian pesilatnya.
Ketua Pagar Nusa Jateng, Arieg Rohman (kiri) menjelaskan terkait sikap atas kematian pesilatnya.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Amarah sempat tersulut di tubuh Pagar Nusa. Setelah ada pesilat yang tewas dikeroyok, banyak pendekar dari berbagai daerah datang ke Semarang dan Demak. Niatnya menuntut balas.

Mereka tak terima, pesilat Pagar Nusa yang tak bersalah, Mohammad Bimo Saputra (17), tewas mengenaskan.

Situasi itu diakui Ketua Pagar Nusa Jawa Tengah, Arief Rohman. Ia tak menampik emosi para anggota sedang di titik tinggi. Solidaritas bergerak cepat, bahkan nyaris tak terbendung.

“Ya, kami telah sekuat tenaga menahan amarah mereka,” kata Arief saat mengunjungi rumah almarhum Mohammad Bimo Saputra, Senin (29/12/2025).

Bacaaja: Tiga Kreak Ditangkap setelah Keroyok Pesilat Pagar Nusa hingga Tewas di Demak
Bacaaja: Anggota Pagar Nusa Dihajar Brutal Geng Balap Liar hingga Meninggal di Semarang

Petinggi Pagar Nusa yang juga Bupati Blora itu mengimbau semua pendekar, agar tidak bertindak main hakim sendiri. Sebab, negara kita negara hukum.

“Kami imbau para pendekar di Semarang dan Demak dan yang berdatangan dari luar daerah, mohon tidak berdindak di luar komando organisasi,” tegasnya.

Menurut Arief, pembalasan hanya akan membuka luka baru. Ia meminta semua pihak menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus ke kepolisian.

Di sisi lain, Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha membenarkan adanya pengeroyokan di Jembatan Ganefo. Polisi, kata dia, sudah mengamankan tiga orang.

“Kami amankan tiga orang. Perannya apa, apakah terlibat atau tidak, masih diperiksa,” jelas Ari lewat sambungan telepon, Sabtu (27/12/2025).

Namun, polisi belum membuka identitas resmi para terduga. Status hukum mereka juga belum dijelaskan ke publik.

Informasi yang beredar menyebut tiga orang berinisial WS (28) warga Grobogan, MB (21) warga Demak, serta satu anak yang berhadapan dengan hukum.

Kabarnya, polisi udah menangkap dua orang lain, yakni REA (18) dan MIA (16), warga Demak.

Saat dikonfirmasi kembali pada Senin (29/12/2025), Kapolres Demak belum memberi jawaban lanjutan. (bae)

You Might Also Like

Sidang Korupsi BUMD Cilacap, Jaksa: Peran Kodam Gak Bisa Dilepaskan

Sudah Berlaku! Seks di Luar Nikah dan Living Together Bisa Bikin Masuk Penjara

Bawang Ilegal Masuk Oven: 6.171 Karung Dimusnahkan di Semarang

Kasus Mirip Nenek Elina Terjadi di Tegal, Rumah Kushayatun Tiba-tiba Dibongkar Paksa

Dukun Gadungan Lampung Selatan, Ritual Tipu-Tipu dan Jejak Sabu

TAGGED:arief rohmanbimoketua pagar nusa jatengpagar nusapesilat pagar nusa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Romo Mudji Sutrisno. Romo Mudji ‘Pulang ke Keabadian’ Diantar Kereta, Dimakamkan di Girisonta
Next Article Ngobrol Santai, Stadion Aman: Polisi, PSIS, dan Suporter Duduk Bareng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Panitia PSMTI Funwalk & Run Jaring Peserta ke Sejumlah Kota

ANTISIPASI VIRUS--Selebaran berisi edukasi pencegahan Hantavirus yang dibuat Polda Jateng. (ist)

Hantavirus Lagi Rame, Semarang Masih Aman tapi . . . .

Kalapas Purwodadi Ajak WBP Hidup Sehat

Souvenir Wanginya Kebangetan, Nikahan Anak Soimah Malah Makin Ramai Dibahas

Jakarta Mulai Waspada, Hantavirus Diam-Diam Bikin Geger Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tampang Eks Camat Medan Maimun Almuqarrom Natapradja yang gunain kartu kredit pemerintah untuk judol hingga ludes Rp1,2 miliar. (Dok. Instagram Kecamatan Medan Maimun)
Hukum

Camat di Medan Judi Rp1,2 M Pakai Kartu Kredit Pemerintah, Sanksinya Cuma Copot Jabatan?

Januari 29, 2026
Gerakan #StopTotTotWukWuk jadi simbol perlawanan rakyat terhadap sirene dan strobo ilegal yang bikin jalan raya jadi panggung arogansi. DPR desak Polri bertindak tegas tanpa pandang bulu, karena tertib lalu lintas artinya menghargai nyawa dan martabat semua orang.
Hukum

Sirene Ilegal, Strobo Imitasi, Jalanan Jadi Panggung Arogansi: Publik Teriak “Stop Tot-Tot Wuk-Wuk!”

September 27, 2025
Mantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.
Hukum

Pemanggilan KPK ke Ridwan Kamil Hari Ini Bikin Publik Ikut Nunggu, Deg-degan Euy…

Desember 2, 2025
Bella Puspita Sari didampingi penasihat hukumnya menjalani sidang pemeriksaan PK di PN Semarang, Senin (4/5/2026). (bae)
Hukum

Bella Ajukan PK, Berharap Bebas dari Jerat Hukum dan Kembali Berkumpul dengan Bayinya

Mei 4, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pesan Ketua Pagar Nusa Jateng, Gak Boleh Balas Dendam atas Kematian Bimo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?