Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Romo Mudji ‘Pulang ke Keabadian’ Diantar Kereta, Dimakamkan di Girisonta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Romo Mudji ‘Pulang ke Keabadian’ Diantar Kereta, Dimakamkan di Girisonta

R. Izra
Last updated: Desember 30, 2025 5:13 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Romo Mudji Sutrisno.
Romo Mudji Sutrisno.
SHARE

BACAAJA, UNGARAN — Di Taman Makam Ratu Damai Girisonta, Bergas, Kabupaten Semarang, tiga petugas sibuk bersihin rumput. Sebuah liang sudah siap.

Gundukan tanah masih di samping makam—nunggu waktunya dipakai. Di sinilah Romo Mudji Sutrisno bakal dimakamkan.

Jenazah Romo Mudji dijadwalkan berangkat dari Jakarta Selasa malam sekitar pukul 22.00 WIB. Diperkirakan sampai Girisonta Rabu (31/12/2025) dini hari, sekitar jam 03.00 WIB.

Bacaaja: Rohaniawan Lintas Iman dan Budayawan Sejati Itu Telah Pergi, Romo Mudji Sutrisno Wafat

“Setelah sampai langsung disemayamkan di gereja, lalu dimakamkan,” kata Heru Purwanto, Kepala Keamanan Girisonta, Selasa (30/12/2025).

Diantar kereta, pelan tapi penuh makna

Pemakaman akan dilakukan setelah ibadah Ekaristi pukul 10.00 WIB. Jenazah Romo Mudji bakal diantar dari gereja ke makam sejauh kurang lebih 100 meter. Uniknya, prosesi ini pakai kereta dorong.

Kereta itu akan didorong delapan orang. Pelan. Hening. Tanpa ribut. Tanpa drama.

“Semua romo yang wafat di sini diantar pakai kereta. Ini tradisi dan bentuk penghormatan terakhir,” ujar Heru.

Peziarah nanti bisa berdiri di pinggir jalur yang dilewati kereta. Menyaksikan kepergian seorang tokoh yang sepanjang hidupnya lebih sering bicara lewat gagasan daripada sorotan.

Karena lahan terbatas, makam di Girisonta menggunakan sistem ditumpuk. Tapi tetap ada aturannya—jenazah baru boleh ditumpuk setelah minimal 100 hari. Untuk Romo Mudji, posisinya nanti ada di bagian bawah.

Sederhana. Tenang. Konsisten dengan cara hidupnya.

Meski begitu, Girisonta bersiap kedatangan banyak pelayat. Romo Mudji dikenal punya jaringan luas, lintas iman dan lintas generasi. Keluarganya juga banyak yang tinggal di Jawa Tengah, dari Klaten sampai Temanggung.

Seorang Romo pemikir

Romo Mudji Sutrisno wafat pada 28 Desember 2025 di Jakarta, dalam usia 71 tahun. Ia lahir di Solo, 12 Agustus 1954.

Semasa hidup, Romo Mudji dikenal bukan cuma sebagai rohaniwan, tapi juga filsuf, profesor, dan pemikir sosial-budaya. Ia lulusan Universitas Gregoriana, Italia, dan sampai akhir hayat mengajar di STF Driyarkara, Jakarta.

Gayanya kalem. Tapi isinya dalem. Gak banyak teriak, tapi pikirannya nyampe.

Dan sekarang, di bawah langit Girisonta yang mendung, Romo Mudji benar-benar pulang.

Tenang. Tanpa gaduh. Seperti caranya hidup selama ini. (*)

You Might Also Like

Rawa Pening Disiapkan Jadi Proyek Percontohan

Bukan Cuma Bangun Jalan, TMMD Bikin Mangunsari Ikut Glow Up

TMMD di Wates, Bikin Gotong Royong Naik Level

Sohib Messi Runtuhkan Ambisi Rizky Ridho Raih Puskas Award 2025

Mensos Saipul Usul Korban Bencana Sumatera Dikasih Jaminan Hidup Rp10.000 Sehari

TAGGED:bergasdimakamkanheadlinekabupaten semarangnoficiat girisontapemakamanpemakaman romo mudjiromo mudji sutrisno
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ayah korban pengeroyokan, Nadirin (tengah) sedang berdoa beraama pelayat. Emosi Bapak Anaknya Dikeroyok hingga Meninggal, Nadirin: Nyawa Balas Nyawa
Next Article Ketua Pagar Nusa Jateng, Arieg Rohman (kiri) menjelaskan terkait sikap atas kematian pesilatnya. Pesan Ketua Pagar Nusa Jateng, Gak Boleh Balas Dendam atas Kematian Bimo

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI IKN - Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kota hantu. (grafis/wahyu)

MK Tegaskan Ibu Kota Negara Masih Jakarta, Pembangunan IKN Sia-sia?

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Total 24 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Terbaru Calhaj dari Medan

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Sekda: Jangan Sampai Koperasi Merah Putih Ikut “Rontok

Januari 31, 2026
Sepak Bola

PSIS Masuk Fase Krusial: Tiga Laga Tandang, Satu Kandang

April 7, 2026
Hukum

Hati-Hati Surat KPK Palsu Nyasar, Modus Baru Bikin Panik

Maret 27, 2026
Olahraga

Persibangga Bidik Liga 2: Wabup Purbalingga Optimis dengan Kepengurusan Baru

Mei 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Romo Mudji ‘Pulang ke Keabadian’ Diantar Kereta, Dimakamkan di Girisonta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?