Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rawa Pening Disiapkan Jadi Proyek Percontohan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sirkular

Rawa Pening Disiapkan Jadi Proyek Percontohan

Rawa Pening nggak mau cuma dikenal karena eceng gondok. Danau legendaris di Kabupaten Semarang ini sekarang naik status, jadi topik serius kerja sama internasional. Jawa Tengah dan Prefektur Shiga, Jepang, sepakat: Rawa Pening harus dibenahi bareng-bareng, bahkan disiapkan jadi pilot project.

T. Budianto
Last updated: Februari 12, 2026 5:14 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
Landscape Rawa Pening di Kabupaten Semarang, Jateng. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Danau Rawa Pening kini masuk radar kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Prefektur Shiga, Jepang. Isunya bukan main-main: lingkungan, air, energi, sampai ekonomi masyarakat.

Hal ini mengemuka dalam pertemuan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dengan delegasi Prefektur Shiga di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (11/2/2026). Pertemuan ini jadi kelanjutan dari Central Java Investment Business Forum yang digelar Oktober 2025 lalu.

Sebelum duduk bareng gubernur, delegasi Shiga sudah turun langsung ke lapangan. Mereka menyusuri kawasan Rawa Pening dari hulu sampai hilir, plus mendengarkan paparan detail soal kondisi dan tantangan danau tersebut.

Baca juga: Jateng Lagi Serius Garap Pariwisata

Dan tantangannya memang nggak sedikit. Rawa Pening punya peran vital, penyangga ekosistem, sumber air baku, pengendali banjir, sampai penggerak ekonomi warga sekitar. Tapi di sisi lain, danau ini juga “ketiban masalah”: sedimentasi, eceng gondok yang kebablasan, dan pencemaran dari aktivitas domestik, pertanian, serta perikanan.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, kerja sama dengan Jepang bukan sekadar nostalgia hubungan lama, tapi kolaborasi masa depan yang saling menguntungkan. “Kami ingin hubungan ini saling menguntungkan. Apa yang dibutuhkan Jepang bisa kami dukung di Jawa Tengah, dan potensi Jateng juga bisa memberi manfaat bagi Jepang,” ujarnya.

Bagi Pemprov Jateng, pembenahan Rawa Pening bukan cuma proyek bersih-bersih danau. Ini agenda strategis yang nyambung ke ketahanan air, energi, dan ekonomi masyarakat. Karena itu, kolaborasi internasional dinilai penting biar hasilnya nggak setengah-setengah.

Ekonomi Hijau

Kerja sama ini juga sudah ditegaskan lewat nota kesepahaman (MoU), termasuk soal ekonomi terbarukan dan potensi investasi Jepang di Jawa Tengah. “Kami sudah membuat MoU dengan Jepang terkait ekonomi terbarukan dan investasi yang akan masuk ke daerah kita,” kata Luthfi.

Fokus besarnya adalah green economy dan ekonomi baru. Jepang, menurut Luthfi, punya keunggulan di sektor ini dan pengalamannya bakal jadi modal penting buat Jateng. Pemprov bahkan mendorong Rawa Pening jadi lokasi pilot project, dengan dukungan hibah dan transfer teknologi dari Prefektur Shiga. Bukan tanpa alasan, Shiga punya Danau Biwa, danau terbesar di Jepang, yang sukses dikelola lintas generasi.

Perwakilan Prefektur Shiga, Takeshi Tominaga, melihat kesamaan karakter antara Shiga dan Jawa Tengah sebagai peluang kolaborasi jangka panjang. “Kata kunci kerja sama internasional itu lingkungan. Shiga dan Jawa Tengah sama-sama punya danau,” ujarnya.

Ia menegaskan, kunjungan ini bukan sekadar formalitas diplomatik. “Kami sudah melihat langsung kondisi di lapangan dan mendapatkan banyak ide untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Baca juga: Inggris Datang, Jateng Pamer Inovasi Hijau dan Potensi Wisata

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menyebut pembahasan kerja sama mencakup lima klaster utama: pengelolaan sampah dan limbah, konservasi DAS dan danau, ekonomi masyarakat berbasis lingkungan, infrastruktur dan pariwisata air, serta investasi sektor lingkungan dan energi.

Tahap awalnya bakal diisi dengan investigasi pendahuluan, pembentukan joint task force, dan forum lanjutan agar kerja samanya konkret, bukan cuma wacana.

Delegasi Shiga juga dijadwalkan meninjau sejumlah kawasan ekonomi di Jawa Tengah untuk melihat peluang investasi lain di luar Rawa Pening. Karena kalau danau bisa diselamatkan, ekonomi ikut bergerak, dan teknologi nyambung lintas negara, Rawa Pening nggak cuma jadi cerita legenda, tapi juga contoh masa depan. (tebe)

You Might Also Like

Akses Grobogan-Semarang Putus, Pemprov Kebut Pemasangan Jembatan Armco

Kartu Zilenial Lagi Ramai, 25 Ribu Anak Muda Jateng Ikut Naik Kelas

Prambanan Siap Diserbu 35 Ribu Umat!

Karang Taruna Jateng Dikasih PR Baru: Kawal Desa, Lawan Kemiskinan!

Gaskeun Energi Bersih: Jateng Resmi Luncurkan ‘Forum Anti Emisi’

TAGGED:ekonomi hijauhealinepemprov jatengrawa pening
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kursi Kosong di PN Solo: Gusti Moeng dan PB XIV Purbaya Sama-sama Absen
Next Article Ilustrasi gerakan sosial 'Setop Bayar Pajak'. Viral Gerakan ‘Setop Bayar Pajak’ di Jateng, Warga: Ekonomi sedang Tidak Baik-baik Saja

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

KOSTUM UNIK--Pelari bersayap mengikuti Soekarno Run SOC 2026 di Surakarta, Minggu (28/6/2026). (bae)

Peri Bersayap hingga Trio Manekin Ikut Ramaikan Soekarno Run 2026

Kota Semarang Siap Sambut 8.000 Kafilah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Empat Tahun Bertakhta, Mangkunegaran Pegang Teguh Budaya

Januari 27, 2026
Ekonomi

Ketimpangan Jateng Utara-Selatan Disorot

Mei 18, 2026
Daerah

Sinergi Jadi Kunci, Kakanwil Kemenkum Jateng Tekankan Peran Kolaboratif SDM

Agustus 5, 2025
RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi?
Fokus

Semarang Jangan Terbiasa dengan Banjir dan Longsor

Mei 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rawa Pening Disiapkan Jadi Proyek Percontohan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?