Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rohaniawan Lintas Iman dan Budayawan Sejati Itu Telah Pergi, Romo Mudji Sutrisno Wafat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Rohaniawan Lintas Iman dan Budayawan Sejati Itu Telah Pergi, Romo Mudji Sutrisno Wafat

R. Izra
Last updated: Desember 29, 2025 8:16 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Romo Mudji Sutrisno.
Romo Mudji Sutrisno.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Dunia rohani, budaya, dan pendidikan Indonesia lagi-lagi kehilangan sosok penting.

Romo Mudji Sutrisno SJ wafat pada Minggu malam (28/12/2025) di RS Carolus, Jakarta, pukul 20.43 WIB. Ia meninggal dunia dalam usia 71 tahun.

Kabar duka ini disampaikan langsung oleh Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignasius Suharyo.

Bacaaja: Kado Natal di Lapas Semarang, Ada Bagi-bagi Diskon Hukuman
Bacaaja: Natal Bersama di Salatiga, Toleransi Bukan Cuma Slogan

“Telah meninggal dunia saudara kita, P Franciscus Xaverius Mudji Sutrisno, SJ, pada Minggu, 28 Desember 2025, pukul 20.43 di RS Carolus,” ujar Kardinal Suharyo, Senin (29/12).

Romo Mudji bukan hanya milik Katolik. Ia merupakan tokoh lintas iman. Selalu menyeru perdamaian antarumat beragama.

Imam lintas iman, budayawan, seniman

Romo Mudji bukan imam biasa. Ia dikenal luas sebagai Yesuit yang hidup di persimpangan iman, seni, dan kebudayaan.

Sepanjang hidupnya, ia membuktikan bahwa panggilan religius tidak harus menjauh dari realitas—justru sebaliknya, harus menyatu dengan denyut kehidupan manusia.

Ia hadir sebagai budayawan, penulis, sekaligus seniman sketsa. Iman baginya bukan cuma soal doa, tapi juga soal membaca zaman, merasakan luka sosial, dan merawat kemanusiaan.

Di dunia literasi, Romo Mudji dikenal sebagai penulis yang produktif. Esai, refleksi rohani, hingga puisinya banyak berbicara soal iman dalam konteks Indonesia, pendidikan karakter, dan keberpihakan pada mereka yang kecil dan terluka.

Bahasanya sederhana, tapi dalam. Tidak menggurui, tapi mengajak mikir. Itulah kenapa tulisannya bisa dinikmati lintas iman dan generasi.

Ketika sketsa bicara

Selain menulis, Romo Mudji punya cara lain menyampaikan iman: sketsa.

Ia sering bilang, sketsa adalah bahasa ketika kata-kata sudah kelelahan. Garis-garis sederhana yang ia buat menyimpan keheningan, doa, dan perjumpaan manusia dengan Tuhan.

Tema gereja, sosok manusia, dan perjalanan spiritual kerap hadir dalam karya-karyanya. Sketsa-sketsa itu pernah dipamerkan di berbagai ruang publik dan dikenal sebagai seni kontemplatif—bukan sekadar indah, tapi mengajak diam dan merenung.

Dosen yang dekat, bukan berjarak

Di dunia akademik, Romo Mudji dikenal sebagai dosen filsafat dan sosiologi yang dekat dengan mahasiswa. Ia gemar berdialog, bukan menghakimi. Membuka ruang diskusi soal etika, kemanusiaan, dan peran iman di tengah dunia modern yang serba cepat.

Di tangannya, kampus jadi ruang perjumpaan antara iman, ilmu, dan kebudayaan.

Warisan yang abadi

Kepergian Romo Mudji Sutrisno meninggalkan duka, tapi juga warisan besar. Lewat tulisan, puisi, dan sketsa, ia menunjukkan bahwa iman bisa hadir dengan tenang, membumi, dan manusiawi.

Ia mungkin telah berpulang, tapi gagasan dan spiritualitasnya akan terus hidup—di buku, di kanvas, dan di hati banyak orang yang pernah disentuh pemikirannya. (*)

You Might Also Like

Ratusan Tim Unjuk Skill Clash Squad di Warmindo Mayoritas

Tukar Botol Jadi Lumpia: Semarang Pecah Rekor Dunia

MK Batalin HGU 190 Tahun di IKN, Rem Tangan Proyek Kebablasan Jokowi

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Momen Menata Harapan Baru

Napi Berduit Bisa Makan Sesuai Selera, Warung Simbok Dalem Buka di Lapas Semarang

TAGGED:headlinemudji sutrisnoromo mudji wafattokoh lintas iman
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno. Dolfie Bisa Bikin PDIP Jateng Comeback? Begini Kata Pengamat Politik Adi Prayitno
Next Article Dari kiri ke kanan: Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Gus Yahya, dan Sekjen PBNU Gus Ipul. Final Islah! PBNU Adem Lagi, Gus Yahya & Gus Ipul Kembali Gojegan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KOLASE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) dan policy brief bertajuk "Diponegoro Menggugat" yang diserahkan mahasiswa Undip, Jumat (3/7/2026). (dul)

BEM Undip Cegat Menkeu Purbaya, Serahkan “Diponegoro Menggugat”

Kekeringan Landa Gunungkidul, Warga Tepus Mulai Kesulitan Air Bersih

Tiga Komodo Dibanderol Puluhan Juta, Jejak Transaksinya Bikin Kaget

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Kasus Aiptu N Bikin Geger, Dugaan KDRT Berat Kini Diusut

Kepala Terasa Muter Tiba-Tiba, Ini Ragam Pemicu Vertigo Yang Sering Muncul

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng secara resmi meluncurkan program kece bernama KELUARGA CEMARA, Rabu (10/9/2025). Foto: dok/humas
Daerah

Wali Kota Semarang Luncurkan KELUARGA CEMARA, Komitmen Lawan Stunting Biar Generasi Muda Makin Kece dan Sehat

September 10, 2025
Info

Bukan Cuma Ngaji, Santri Juga Harus Kuat Mental

Juni 16, 2026
IHSG AMBLES - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi salah satu bursa saham dengan performa terjelek di dunia pada awal tahun 2026 ini. Banyak investor asing mulai kehilangan kepercayaan terhadap perekonomian Indonesia. (ist/ai)
Ekonomi

‘Sell Indonesia’ Menggema di Pasar Global, Investor Asing Hilang Kepercayaan

Juni 6, 2026
KAWAL SIDANG--Pendukung Sudewo Bupati Pati nonaktif menggelar aksi kawal sidang di depan Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (22/6/2026). (bae)
Hukum

Massa Pendukung Sudewo Pati Kembali Kepung Pengadilan Tipikor Semarang

Juni 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rohaniawan Lintas Iman dan Budayawan Sejati Itu Telah Pergi, Romo Mudji Sutrisno Wafat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?