Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: MBG Disorot, Belasan Siswa Mendadak Tumbang, Keracunan!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

MBG Disorot, Belasan Siswa Mendadak Tumbang, Keracunan!

Nugroho P.
Last updated: Juli 26, 2026 12:56 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi dapur MBG.
Ilustrasi dapur MBG.
SHARE

BACAAJA, MALANG – Belasan siswa SDN Kauman 1 Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Dugaan keracunan kini tengah ditelusuri lewat pemeriksaan laboratorium.

Sejumlah anak mengeluhkan sakit perut, muntah, diare, hingga demam tinggi. Beberapa siswa bahkan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit karena kondisinya cukup mengkhawatirkan.

Peristiwa ini menjadi perhatian para orang tua murid. Mereka berharap penyebab pasti kejadian tersebut segera diketahui agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas.

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan identitasnya mengaku anaknya mulai merasakan sakit pada Rabu sore, 22 Juli 2026. Awalnya hanya mengeluh perut tidak nyaman sebelum akhirnya kondisinya memburuk.

Malam harinya, sang anak mengalami demam tinggi disertai muntah dan diare berkepanjangan. Keesokan pagi, keluarga memutuskan membawanya ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan.

Menurut pengakuan anaknya, beberapa hari sebelumnya ia sempat menerima menu MBG di sekolah. Pada Selasa, lauk telur yang disajikan hanya dimakan sebagian karena rasanya dianggap kurang enak.

Keesokan harinya, giliran menu ikan yang juga tidak dihabiskan. Anak tersebut mengaku ikan berbau amis sehingga membuatnya kehilangan selera makan.

Bukan hanya dia, beberapa teman sekelasnya disebut juga memilih tidak menghabiskan makanan yang diterima. Kondisi itu kemudian menjadi perhatian para orang tua.

Hasil pemeriksaan awal dari dokter mengarah pada dugaan muntaber akibat makanan yang dikonsumsi. Meski begitu, penyebab pastinya masih belum bisa dipastikan.

Dokter belum menyimpulkan apakah keluhan tersebut benar-benar berkaitan dengan menu MBG. Pemeriksaan lanjutan masih diperlukan agar penyebabnya bisa dipastikan secara ilmiah.

Wali murid itu juga mengungkapkan, sekitar 12 siswa di kelas anaknya dilaporkan tidak masuk sekolah pada hari yang sama karena mengalami gejala serupa.

Tak hanya di satu kelas, beberapa siswa dari kelas lain juga disebut mengalami keluhan yang hampir sama. Informasi tersebut membuat dugaan adanya kasus keracunan semakin menjadi perhatian.

Menanggapi kejadian itu, pihak sekolah langsung mengambil langkah dengan mengirimkan surat kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang.

Surat tersebut berisi permintaan agar sampel makanan MBG yang sempat dibagikan kepada siswa segera diuji di laboratorium. Hasilnya diharapkan bisa menjawab penyebab insiden tersebut.

Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan Hariadi, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari sekolah terkait dugaan keracunan itu.

Saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung dan melibatkan Dinas Kesehatan Kota Malang. Sampel makanan sedang dianalisis untuk memastikan ada atau tidaknya kontaminasi.

Pemerintah daerah meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum hasil laboratorium keluar. Seluruh proses investigasi dilakukan agar penyebab kejadian dapat diketahui secara akurat.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap kualitas makanan dalam program MBG. Selain nilai gizi, aspek keamanan pangan juga menjadi faktor utama agar makanan yang diterima siswa benar-benar aman untuk dikonsumsi. (*)

You Might Also Like

Empat Pemain PSIS Masuk Ruang Perawatan

Jateng Ngebut Siapkan Wisata Ramah Muslim

Sekolah Rakyat Dikritik, Mensos Bilang Siap Berbenah

Eks-Pejabat Bank BJB Nangis Divonis Bebas dalam Kasus Korupsi Sritex

Diabetes Jadi “Langganan” Peserta Skrining BPJS Semarang

TAGGED:keracunanmalangMBGsakit perut
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article 139 Anak Hidup dengan HIV, Edukasi Terus Digeber
Next Article PENGALAMAN LEBIH DEKAT - Melalui Nobar Gembira ICONNET, PLN Icon Plus ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan pelanggan melalui kegiatan yang relevan dengan minat masyarakat. Nobar Gembira ICONNET Pererat Hubungan PLN Icon Plus dengan Pelanggan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid didampingi penasihat hukumnya meninggalkan ruang sidang usai divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Bantu Letjen Widi Samarkan Duit Korupsi BUMD Cilacap, Gus Yazid Dibui

CEK KESIAPAN MTQ - Dirjen Kemenag, Abu Rokhmad, Setelah menghadiri rapat checking terakhir kesiapan Provinsi Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu (9/9/2026). (dul)

2.242 Peserta Siap Ramaikan MTQ Nasional di Semarang

JENGUK KORBAN: Menteri HAM RI, Natalius Pigai didampingi KaKanwil Kemenham Jateng, Mustafa Beleng saat meninjau korban dugaan keracunan program MBG di RSUD Dr R Soedjati Soemodiardjo, Grobogan, Selasa (13/1/2026). (ist)

Keracunan MBG Terbesar di Pati? 231 Siswa Tumbang, Operasional SPPG Gembong 1 Dihentikan Sementara

Panggung utama event MTQ Nasional di Lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang. (ist)

12 Venue MTQ Nasional Dilengkapi Posko Kesehatan, 306 Tim Medis Siaga

DIVONIS BERSALAH--Gus Yazid (kemeja hijau) duduk mendengarkan vonis putusan kasus TPPU, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (9/9/2026). (bae)

Gus Yazid Hanya Divonis 1 Tahun dalam Kasus TPPU Lahan Cilacap

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Ketika Hujan Turun Lagi, Kroya-Bantarsari Mulai Siaga Banjir

November 24, 2025
Info

Pemkot Siapkan Huntara di Rowosari, Warga Jangli Keberatan

April 21, 2026
Info

Libur Nataru di Wonosobo Dijaga Ketat, Wisatawan Diminta Santai

Desember 22, 2025
Info

Kompas Sudah Ada, Tinggal Jangan Jalan Sambil Merem

Juni 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: MBG Disorot, Belasan Siswa Mendadak Tumbang, Keracunan!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?