Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ekraf Lokal Makin Mendunia, DPR Minta Distributor Dukung Produk Anak Bangsa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Ekraf Lokal Makin Mendunia, DPR Minta Distributor Dukung Produk Anak Bangsa

Industri ekonomi kreatif Indonesia dinilai semakin menunjukkan tajinya di pasar global. Produk animasi lokal bahkan disebut tak kalah saing dengan karya mancanegara. Namun, pelaku industri kreatif masih membutuhkan dukungan konkret dari berbagai pihak untuk bisa lebih berjaya.

T. Budianto
Last updated: Juli 28, 2025 12:19 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KUNJUNGI LAWEYAN: Anggota Komisi VII DPR Dina Lorenza (kiri), Samuel JD Wattimen (kedua kiri) dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (ketiga kanan) mengunjungi Sentra IKM Kampung Batik Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/7). (Foto: Ist)
SHARE

NARAKITA, SOLO- Komisi VII DPR RI menyatakan bahwa pelaku ekonomi kreatif Indonesia, termasuk di bidang animasi, memiliki kualitas yang mampu bersaing secara internasional. Namun demikian, ekosistem industri kreatif nasional dinilai masih memerlukan dorongan kuat, khususnya dari para distributor dan pelaku pasar.

“Para pelaku ekraf kita, termasuk animator, tidak kalah kualitasnya dengan pelaku luar negeri. Tapi agar mereka tumbuh, perlu keberpihakan nyata dari distributor,” ujar Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo saat meninjau Studio Animasi Manimonki di Solo, Sabtu (26/7).

Ia menegaskan bahwa dukungan teknologi dan sumber daya manusia di Indonesia sudah cukup memadai. Hanya saja, keterbatasan akses pasar dan minimnya ruang tayang bagi produk lokal masih menjadi kendala utama.

“Kita butuh keberpihakan dari distributor, baik di bioskop, televisi, maupun platform digital, agar karya anak bangsa bisa tampil dominan di negeri sendiri,” tegasnya.

Modal Kuat

Senada dengan itu, Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Cecep Rukendi, menyebut Kota Solo memiliki potensi besar sebagai motor pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Statusnya sebagai bagian dari jaringan kota kreatif UNESCO dinilai menjadi modal kuat untuk membangun ekosistem ekraf berkelanjutan.

“Solo punya talenta, pasar, dan jejaring. Tinggal bagaimana kita dorong agar produk kreatifnya bisa dikomersialisasikan secara lebih luas, termasuk di mancanegara,” kata Cecep.

Ia menambahkan, fokus pembangunan ke depan bukan lagi sekadar fisik infrastruktur, melainkan juga pengembangan SDM, penguatan kapasitas bisnis kreatif, dan penciptaan pasar yang lebih ramah bagi produk lokal.

Dengan penguatan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, industri kreatif Indonesia diharapkan mampu menjadi kekuatan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan. (*)

You Might Also Like

Audit Diprotes, Kades Hoho Siap Lawan Lewat Jalur Hukum

Kursi Panas Pati Kini di Tangan Chandra, Wagub: Fokus Kerja, Warga Jangan Kena Imbas

Wagub Jihan Dorong Harmonisasi Regulasi Pusat-Daerah

Jelang Nataru, Banjarnegara Panaskan Mesin Lewat Operasi Lilin

Bupati Agus Ajak Anak Muda Bangkit Usai Demo di Temanggung

TAGGED:ekraf indonesiaKomisi VII DPR RI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PAN Jateng Bidik 10 Kursi Senayan, Konsolidasi hingga Tingkat Desa
Next Article Sport Tourism Dongkrak Ekonomi, Pemprov Genjot Event Lari di Tiap Daerah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

EVAKUASI MAYAT - Beberapa petugas Kepolisian dan Tim Relawan mengevakuasi penemuan mayat yang di temukan di Jl. Gatot Subroto, Purwoyoso, Jum'at. (15/5/2026). (dul)

Penemuan Mayat saat Banjir Purwoyoso Bikin Geger, Tertimbun Tumpukan Sampah

Judol Masuk Kamar Anak, Negara Baru Sibuk Matikan Link

Kontainer “Siluman” di Tanjung Emas Dibongkar KPK

SPMB Belum Mulai, Ombudsman Sudah Cium “Bau” Ribetnya

Dialek Semarangan Tumbuh dari Terminal sampai Bioskop

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Viral Pungli Pantai Garut Bikin Dedi Mulyadi Gerak Cepat

April 4, 2026
Daerah

Musrenbang Jateng: 37 Ribu Usulan Senilai Rp37,8 T Diajukan

April 29, 2026
Daerah

Bukan Pajangan: 40 Piala Ini Jadi Kompasnya Jateng

Desember 30, 2025
Daerah

Batik Pegon Difabel Kebumen Tembus Panggung Dunia

September 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ekraf Lokal Makin Mendunia, DPR Minta Distributor Dukung Produk Anak Bangsa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?