Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Purwokerto Biasa Saja Katanya, Tapi Bikin Orang Betah Lama Tinggal
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Purwokerto Biasa Saja Katanya, Tapi Bikin Orang Betah Lama Tinggal

Banyak orang menyebut Purwokerto sebagai kota yang sederhana. Nggak terlalu ramai, nggak terlalu padat, tapi punya ritme hidup yang bikin warganya merasa tenang.

Nugroho P.
Last updated: Juni 30, 2026 11:34 am
By Nugroho P.
7 Min Read
Share
Salah satu ikon Purwokerto, Menara Teratai.
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS – Purwokerto memang nggak punya slogan “istimewa” seperti Yogyakarta. Namun belakangan, kota di kaki Gunung Slamet ini justru ramai diperbincangkan karena suasananya yang bikin nyaman dan susah dilupakan.

Contents
1. Ngapak Bukan Candaan, Tapi Identitas yang Dibanggakan2. Banyak Tokoh Besar Lahir dari Kota yang Adem Ini3. Kebun Raya Baturraden yang Bikin Mata Susah Kedip4. Jejak Jenderal Soedirman Masih Berdiri Gagah di Kota Ini5. Mendoan Bukan Satu-satunya Alasan Orang Datang Lagi6. Wisata Alamnya Banyak, Bikin Akhir Pekan Jadi Nggak Membosankan

Banyak orang menyebut Purwokerto sebagai kota yang sederhana. Nggak terlalu ramai, nggak terlalu padat, tapi punya ritme hidup yang bikin warganya merasa tenang.

Letaknya yang berada di sisi selatan Gunung Slamet Kabupaten Banyumas membuat udara di Purwokerto relatif lebih sejuk dibanding sejumlah kota besar lainnya. Pepohonan rindang di sepanjang jalan juga masih menjadi pemandangan yang mudah ditemukan.

Lalu lintasnya pun cenderung bersahabat. Meski dihuni ratusan ribu mahasiswa dari berbagai daerah, kemacetan parah masih jarang menjadi masalah utama bagi masyarakat setempat.

Bangunan lama peninggalan masa kolonial berdampingan dengan pusat-pusat modern. Perpaduan itu justru memberi karakter tersendiri yang membuat Purwokerto terasa unik.

Sejak lama, wilayah Banyumas Raya memang dikenal memiliki identitas budaya yang kuat. Meski pernah berada dalam pengaruh kerajaan besar di Jawa, masyarakatnya tetap mempertahankan ciri khas yang berbeda dari daerah lain.

Tak heran jika Purwokerto kemudian mendapat banyak julukan, mulai dari kota pendidikan, kota wisata, kota keripik, kota transit, sampai kota pensiunan karena banyak tokoh nasional yang memilih menetap di sana setelah purna tugas.

Kota ini juga punya nilai sejarah penting. Salah satunya menjadi tempat berdirinya cikal bakal Bank Rakyat Indonesia yang kini berkembang menjadi salah satu bank terbesar di Tanah Air.

Berikut sejumlah fakta menarik yang membuat Purwokerto punya tempat spesial di hati banyak orang.

1. Ngapak Bukan Candaan, Tapi Identitas yang Dibanggakan

Kalau bicara Purwokerto, rasanya nggak mungkin lepas dari bahasa Banyumasan atau yang lebih populer disebut bahasa Ngapak.

Dialek ini punya ciri khas pengucapan yang lugas dan apa adanya. Bagi masyarakat Banyumas, Ngapak bukan sekadar logat, melainkan identitas budaya yang terus dijaga sampai sekarang.

Bahkan, sudah banyak kamus bahasa Banyumasan yang dibuat untuk membantu pelestarian bahasa daerah tersebut agar tetap dikenal generasi muda.

Purwokerto juga memiliki kesenian musik kentongan atau thek-thek yang sudah berkembang menjadi pertunjukan musikal yang lebih modern.

Alat musik bambu itu kini dipadukan dengan calung, suling, hingga angklung sehingga menghasilkan harmoni yang khas dan sering ditampilkan dalam berbagai acara masyarakat.

2. Banyak Tokoh Besar Lahir dari Kota yang Adem Ini

Purwokerto ternyata menjadi kampung halaman bagi banyak tokoh nasional dari berbagai bidang.

Di dunia hiburan ada nama Mayangsari, Titiek Sandhora, S. Bagio, hingga Pangky Suwito yang lahir atau punya keterkaitan kuat dengan wilayah Banyumas.

Dari dunia olahraga, masyarakat mengenal pebulu tangkis legendaris Christian Hadinata serta pelari nasional Purnomo Muhammad Yudi.

Sementara di bidang pemerintahan, ada nama Susilo Sudarman dan Supardjo Rustam yang pernah menduduki posisi penting di tingkat nasional.

Tak kalah menarik, sastrawan Ahmad Tohari, sosiolog Imam B. Prasodjo, hingga Pahlawan Nasional Jenderal Gatot Subroto juga berasal dari daerah ini.

3. Kebun Raya Baturraden yang Bikin Mata Susah Kedip

Berada di lereng selatan Gunung Slamet, Kebun Raya Baturraden menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang datang ke Purwokerto.

Tempat ini merupakan satu-satunya kebun raya di Jawa Tengah yang memadukan koleksi tanaman dengan panorama alam pegunungan yang menawan.

Di dalamnya terdapat rumah kaca berisi aneka jenis anggrek serta tanaman langka yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Ada pula Taman Bitanin yang dipenuhi tanaman unik seperti bunga havana, daun dewa, antarium lipstick, hingga widoro laut yang juga dijual sebagai suvenir.

Dari kawasan Baturraden, pengunjung bisa menikmati panorama Kota Purwokerto, Pulau Nusakambangan, sampai garis pantai di wilayah Cilacap.

4. Jejak Jenderal Soedirman Masih Berdiri Gagah di Kota Ini

Purwokerto juga menyimpan wisata sejarah yang punya nilai penting bagi perjalanan bangsa.

Salah satunya Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman yang berada di dekat Jembatan Sungai Logawa, pintu masuk kota dari arah barat.

Bangunan dua lantai tersebut menyimpan kisah perjuangan Jenderal Soedirman saat memimpin gerilya mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Di lantai atas, berdiri patung perunggu Jenderal Soedirman menunggang kuda dengan bobot mencapai 5,5 ton dan tinggi sekitar 4,5 meter.

Monumen itu sampai sekarang masih menjadi salah satu tujuan wisata edukasi yang ramai dikunjungi masyarakat.

5. Mendoan Bukan Satu-satunya Alasan Orang Datang Lagi

Kalau urusan makanan, Purwokerto jelas punya banyak jagoan yang bikin kangen.

Tempe mendoan memang jadi ikon paling populer. Teksturnya yang lembut dengan balutan tepung tipis sudah dikenal hampir di seluruh Indonesia.

Selain itu, ada Sroto Sokaraja yang memakai bumbu kacang tanah sehingga menghasilkan rasa gurih yang berbeda dari soto daerah lain.

Ada pula tahu brontak, keong kuah pedas, dage goreng, sampai empal basah yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner Banyumas.

Setiap makanan itu membawa cerita panjang tentang tradisi dan kebiasaan masyarakat setempat yang diwariskan turun-temurun.

6. Wisata Alamnya Banyak, Bikin Akhir Pekan Jadi Nggak Membosankan

Sebagai kota wisata, Purwokerto punya banyak pilihan destinasi alam yang menarik untuk dijelajahi.

Hutan Pinus Limpakuwus menjadi salah satu lokasi favorit karena suasananya yang sejuk dan cocok untuk camping bersama keluarga atau teman.

Pengunjung juga bisa melihat padang penggembalaan sapi yang menambah kesan alami di kawasan tersebut.

Masih banyak tempat lain yang nggak kalah menarik, mulai dari Pancuran Pitu, Pancuran Telu, Telaga Sunyi, Curug Cipendok, Curug Gede, Curug Ceheng, hingga Masjid Saka Tunggal yang sarat sejarah.

Belum lagi Museum BRI, Baturraden Adventure Forest, Serayu River Voyage, dan berbagai wisata alam lainnya yang membuat Purwokerto selalu punya alasan untuk dikunjungi lagi.

Pada akhirnya, Purwokerto mungkin memang bukan kota yang mengusung label istimewa. Tapi dari suasana, budaya, makanan, sampai keramahan warganya, kota ini punya cara sendiri untuk membuat siapa saja merasa nyaman dan ingin kembali suatu saat nanti. (*)

You Might Also Like

Menengok Nglimut di Kendal, Tempat Favorit Warga Rehat Sejenak dari Penatnya Aktivitas

Libur Lebaran, Kunjungan Wisata di Jateng Naik Lima Persen

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Cerita Judheg Singgah, Film Ngapak Akhirnya Masuk Panggung Festival

Bianglala Citragrand, Spot Favorit Nikmati Senja dari Ketinggian

TAGGED:banyumasplesirpurwokerto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nggak Cuma Healing, Traveling Juga Punya Banyak Bonus Buat Tubuh
Next Article Ilustrasi pesilat menggelar konvoi dengan mengendarai sepeda motor. Konvoi Pesilat di Boyolali Ricuh: 4 Orang Kena Bacok, Bengkel Dirusak, Motor Dibakar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG: Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim bersiap menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Senin (5/1/2026). (Foto: Ist)

Nadiem Dihukum 10 Tahun Penjara: Hakim Singgung Mens Rea, Ada Niat Jahat

Ilustrasi pesilat menggelar konvoi dengan mengendarai sepeda motor.

Konvoi Pesilat di Boyolali Ricuh: 4 Orang Kena Bacok, Bengkel Dirusak, Motor Dibakar

Purwokerto Biasa Saja Katanya, Tapi Bikin Orang Betah Lama Tinggal

Nggak Cuma Healing, Traveling Juga Punya Banyak Bonus Buat Tubuh

Toko Roti Murah di Purwokerto, Ada yang Berdiri Sejak 1898

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Rombongan Mudik Gratis Banyumas Meluncur, Malam Ini Diprediksi Tiba

Maret 16, 2026
Plesir

Biar Turis Nggak Cuma Lewat, Waka DPRD Jateng Dorong Destinasi Satu Jalur Aglomerasi

Juni 23, 2026
Plesir

Seminggu di Lombok: dari Pantai Perawan hingga Puncak Rinjani

Mei 12, 2025
GAJI - Ilustrasi uang rupiah sebagai gaji bulanan.
Hukum

Ngaku Kiai Santri Gus Dur, Tukang Gendam Ditangkap Polisi

Maret 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Purwokerto Biasa Saja Katanya, Tapi Bikin Orang Betah Lama Tinggal
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?