Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Pastikan Urus Izin Kapal Nelayan Gratis
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Luthfi Pastikan Urus Izin Kapal Nelayan Gratis

Ngurus izin kapal buat nelayan kecil sekarang nggak cuma dipermudah, tapi juga dijamin gratis. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bahkan kasih pesan tegas: kalau masih ada yang minta uang saat proses perizinan, jangan diam. Laporkan.

T. Budianto
Last updated: Juni 23, 2026 3:37 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
REMBUG PEMBANGUNAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menghadiri saat menghadiri Rembug Pembangunan Provinsi Jateng 2026 di Pendopo Kota Tegal, Senin (22/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, TEGAL- Komitmen itu disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi saat menyerahkan secara simbolis dokumen perizinan berusaha subsektor penangkapan ikan kepada para nelayan di sela Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Pendopo Kota Tegal, Senin (22/6/2026).

Menurut Luthfi, program jemput bola perizinan memang dibuat supaya nelayan kecil tidak lagi ribet mengurus legalitas usahanya. Yang paling penting, seluruh prosesnya dipastikan tanpa biaya. “Kalau ada pungutan, laporkan,” tegasnya.

Ia juga mengajak nelayan yang sudah merasakan manfaat layanan tersebut ikut menyebarkan informasi kepada rekan-rekan sesama nelayan. “Kasih tahu temannya yang lain, suruh ke sini biar segera diproses. Semoga berkah nggih,” ujar Luthfi.

Baca juga: Pimpin HNSI Jateng, Bambang Wuragil Angkat Isu Kesejahteraan Nelayan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menjelaskan layanan ini ditujukan bagi nelayan yang menangkap ikan di wilayah di bawah 12 mil laut. Kewenangan penerbitan izinnya memang berada di pemerintah provinsi.

Lewat inovasi Jebol Ikan atau Jemput Bola Perizinan Kapal Nelayan, petugas mendatangi langsung komunitas nelayan. Program ini menyasar kapal-kapal kecil di bawah 10 GT yang selama ini masih banyak terkendala mengakses sistem perizinan digital OSS RBA. “Masih banyak nelayan yang belum terbiasa menggunakan aplikasi. Karena itu, pemerintah yang datang ke mereka, bukan sebaliknya,” kata Sakina.

Pendampingan yang diberikan pun lengkap. Mulai dari membuat email, mengisi data di OSS RBA, mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), SIUP, hingga Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI). Semuanya dilakukan tanpa dipungut biaya.

Legalitas Usaha

Program tersebut sebelumnya sudah berjalan di Kabupaten Brebes dan Kota Tegal. Selanjutnya layanan serupa bakal menyasar kawasan Klidang Lor, Kabupaten Batang.

Menurut Sakina, legalitas usaha menjadi perlindungan penting bagi nelayan. Saat ada pemeriksaan dari aparat kelautan maupun perikanan, mereka memiliki dokumen resmi yang menunjukkan aktivitas penangkapan ikan dilakukan secara sah.

Respons positif datang dari Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Brebes, Rudi Hartono. Ia menyebut layanan jemput bola benar-benar membantu para nelayan yang selama ini kesulitan mengurus perizinan. “Di Brebes sudah lebih dari 500 nelayan yang mendapatkan izin. Memang masih ada yang belum karena belum tahu informasinya,” ujarnya.

Baca juga:Ribuan Nelayan Pati Demo Turun ke Jalan, Tuntut Harga Solar Turun: Melaut Makin Berat!

Tak hanya itu, sekitar 1.500 kapal di bawah 6 GT di Brebes juga telah memperoleh dokumen Pas Kecil dan Elektronik Buku Kapal Perikanan (E-BKP). Menurut Rudi, antusiasme nelayan sangat tinggi karena mereka bisa mengurus legalitas kapal tanpa keluar biaya sepeser pun.

“Dengan adanya jemput bola ini nelayan benar-benar terbantu. Tidak ada biaya sama sekali, akhirnya mereka punya izin resmi,” katanya. Rudi pun mengapresiasi Pemprov Jateng yang terus menghadirkan layanan perizinan langsung ke kampung-kampung nelayan.

Kalau izin sudah gratis, petugas yang datang langsung, bahkan dibantu sampai bikin email, semoga yang tenggelam berikutnya bukan lagi semangat nelayan mengurus legalitas, melainkan praktik pungutan yang selama ini sering ikut berlayar. (tebe)

You Might Also Like

Longsor di Gemawang Temanggung Bikin Jalan Putus Total, Warga Harus Memutar 15 Km

Bos Rokok HS Disebut Terima Sleeping Fee Rp9,5 M di Kasus Korupsi DJKA

Pantai Tirang Nggak Cuma Jual Sunset, Tapi Bikin Dapur Warga Ngebul

Korupsi BUMD Cilacap, Kejati Bilang Bakal Periksa Mantan Pangdam

Tragedi Hari Natal di Merbabu: Pendaki Perempuan Tewas Tersambar Petir

TAGGED:ahmad luthfiheadlinenelayan jatengpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ada Semangat Diponegoro dalam Aksi Penolakan Penambangan di Lereng Gunung Mrico
Next Article Lampu Boleh Padam, Ekonomi Jangan Ikut Gelap! Puan Minta PLN Tak Cuma Minta Maaf

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wagub Jateng, Gus Yasin menjelaskan modifikasi cuaca untuk wilayah rawan bencana, Jumat (16/1/2026). (ist)

Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah

UNGKAP KASUS--Polda Jateng mengungkap kasus tawuran remaja di Jalan Arteri Mangkang, Semarang. Satu dari empat tersangka dihadurikan saat konferensi pers di Mapolda, Jumat (7/8/2026). (ist)

Ngerinya Tawuran Geng Semarang vs Kendal Berujung Tersangka, Polisi Sita 9 Celurit

Samuel Wattimena: El Nino Bukan Buat Panik, Tapi Alarm Supaya Semua Bergerak Lebih Cepat

Masuk 25 Besar Desa BRILiaN, Getas Ditempa Lima Hari Bareng Undip dan BRI

KERJA SAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Dubes Prancis, Fabien Penone dalam acara pembukaan pemeran di Lawang Sewu, Kamis (6/8/2026). (bae)

Peluang Penulis Lokal Semarang Berangkat ke Prancis, Pemkot Siapkan Program Residensi Sastra

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

EkonomiOpiniTips

Mengapa Shopee Affiliate Menjadi Primadona Kerja Sampingan Mahasiswa?

Juli 9, 2026
Pangeran Abdullah bin Fahad bin Abdullah bin Abdulaziz bin Jalawi Al Saud (29) meninggal dunia setelah overdosis alkohol di sebuah hotel mewah di London.
Info

Pangeran Arab Saudi Tewas Overdosis dalam Kamar Hotel Mewah di London

Juli 29, 2026
Sepak Bola

Statistik Berpihak ke La Furia Roja

Juli 10, 2026
Peta radar lokasi penyemaian awan untuk mengalihkan hujan di daratan Jateng. (ist)
Info

Satu Ton Garam Disemai untuk Modifikasi Cuaca, Hujan di Jateng Dialihkan ke Laut Utara

Januari 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Pastikan Urus Izin Kapal Nelayan Gratis
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?