Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ribuan Nelayan Pati Demo Turun ke Jalan, Tuntut Harga Solar Turun: Melaut Makin Berat!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Ribuan Nelayan Pati Demo Turun ke Jalan, Tuntut Harga Solar Turun: Melaut Makin Berat!

R. Izra
Last updated: Mei 4, 2026 4:06 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
NELAYAN DEMO HARGA SOLAR - Ribuan nelayan di Pati menggelar aksi demonstrasi di Alun-alun Pati, menuntut penurunan harga solar non-subsis, Senin (4/5/2026).
NELAYAN DEMO HARGA SOLAR - Ribuan nelayan di Pati menggelar aksi demonstrasi di Alun-alun Pati, menuntut penurunan harga solar non-subsis, Senin (4/5/2026).
SHARE

BACAAJA, PATI – Alun-alun Kabupaten Pati mendadak jadi lautan massa, Senin (4/5/2026). Ribuan nelayan turun ke jalan, kompak menyuarakan satu hal: harga BBM jenis solar non-subsidi yang makin bikin napas usaha mereka sesak.

Aksi yang dimulai sejak pagi itu berlangsung cukup ramai, tapi tetap terkendali. Para nelayan datang membawa keresahan yang sama, biaya melaut makin tinggi, sementara hasil belum tentu sebanding.

Buat memastikan situasi tetap aman, Polresta Pati all out turunin 1.456 personel gabungan. Mulai dari polisi, TNI, sampai instansi lain ikut siaga di lapangan.

Bacaaja: Avtur Lebih Murah dari Harga Solar, Terbang Jadi Lebih Hemat dari Naik Mobil Diesel?
Bacaaja: Pengusaha Jateng Tertekan Kenaikan BBM dan Bahan Baku, Produksi Terancam Turun

Ketua Paguyuban Mitra Nelayan Sejahtera, Eko Budiyono, yang buka suara soal kondisi di lapangan yang makin berat.

Dalam orasinya, Eko bilang kenaikan harga BBM industri jadi pukulan telak, terutama buat kapal nelayan berukuran di atas 30 GT. Banyak yang sekarang cuma bisa sandar, bukan karena nggak mau melaut, tapi karena nggak kuat biaya.

“Harga solar industri sekarang bisa Rp26 ribu sampai Rp30 ribu per liter. Dengan kondisi itu, banyak kapal akhirnya nggak jalan,” ujarnya.

Menurutnya, situasi ini bikin nelayan serba salah. Mau melaut, biaya tinggi. Nggak melaut, nggak ada pemasukan. Ujung-ujungnya, roda ekonomi nelayan ikut tersendat.

Padahal, kata Eko, peran nelayan itu nggak main-main—mereka jadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional.

“Nelayan itu penting buat pangan. Tapi kalau BBM segini mahal, kami nggak bisa bertahan,” tegasnya.

Karena itu, para nelayan mendesak pemerintah buat turun tangan. Salah satu tuntutan utama: adanya harga BBM khusus untuk sektor perikanan.

Nggak tanggung-tanggung, mereka minta harga solar ditetapkan di kisaran Rp10 ribu sampai Rp13.600 per liter. Batas maksimalnya, kata Eko, idealnya nggak lebih dari dua kali harga solar subsidi.

“Kami butuh kebijakan khusus supaya usaha perikanan tetap jalan,” tambahnya.

Bagi nelayan, ini bukan sekadar soal angka. Tapi soal bertahan hidup di tengah biaya yang terus naik, sementara laut tetap jadi satu-satunya harapan.

Kapolresta Pati, Jaka Wahyudi, bahkan kasih instruksi yang cukup beda: pengamanan harus humanis, tanpa senjata api atau alat yang terkesan represif.

“Kita hadir untuk melayani, bukan bikin takut. Utamakan senyum, sapa, dan salam,” tegasnya.

Di tengah panasnya aksi, kabar baik datang. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, bareng DPRD langsung turun nemuin massa. Nggak cuma dengerin, mereka juga tanda tangan nota dukungan buat ngawal tuntutan nelayan ke pemerintah pusat.

Artinya, suara nelayan nggak berhenti di lapangan, bakal lanjut dibawa ke level yang lebih tinggi.

Meski jumlah massa besar, aksi berjalan tertib. Orasi disampaikan bergantian, tanpa kericuhan. Setelah tuntutan direspons, massa pun bubar dengan rapi.

Sempat bikin lalu lintas sekitar alun-alun padat, kondisi kini sudah kembali normal. Aparat juga tetap berjaga buat memastikan para nelayan pulang dengan aman.

Aksi ini jadi reminder sederhana: di balik laut yang luas, ada perjuangan panjang nelayan yang lagi bertaruh dengan biaya operasional yang makin naik. Dan kali ini, mereka memilih bersuara bareng-bareng. (*)

You Might Also Like

Kapolda Ribut Jenguk Anak Penderita CTEV di RS Bhayangkara Semarang, Ada 88 Kasus Terdata

Luthfi: Mahasiswa Jangan Cuma Jago Kritik, Paham Masalah, Bikin Konsep, Kawal Sampai Beres!

Adzan Maghrib Belum Kedengeran, Buka Puasanya Nunggu Apa?

Jateng Kekurangan Nakes, Pemprov Usulkan 2.076 Formasi CASN pada 2026

Gempa Susulan di Flores Perlahan Mulai Mereda

TAGGED:demodemonstrasiharga bbmheadlinenelayan patisolar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Potongan Ojol Mau Dipangkas, Pemerintah Siap Panggil Aplikator
Next Article Bella Puspita Sari didampingi penasihat hukumnya menjalani sidang pemeriksaan PK di PN Semarang, Senin (4/5/2026). (bae) Bella Ajukan PK, Berharap Bebas dari Jerat Hukum dan Kembali Berkumpul dengan Bayinya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Polisi Merangkul Generasi Muda, Membangun Pemolisian Masa Depan

BERANI TAMPIL - Kenzi Chan anak usia 10 th, siswa kelas V SD Tunas Harum Bangsa, saat tampil dalam acara Treats & Tales: Halloween Storytelling Parade dilantai dua Mal Ciputra Semarang, Minggu (1/11/2026). (dul)

Anak-anak Semarang Rayakan Halloween dengan Bercerita di Mal Ciputra

Ijazah SMK Belum Cukup, Ini 6 Biang Pengangguran

HALLOWEEN STORYTELLING - Seorang anak berpenampilan penyihir dalam acara Treats & Tales: Halloween Storytelling Parade dilantai dua Mal Ciputra Semarang, Minggu (1/11/2026). (dul)

Storytelling Parade, Cara Anak-anak Semarang Rayakan Halloween

Siapa Sih AKBP Netty Rosdiana? Polwan Berprestasi yang Pilih Mundur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Bupati Nonaktif Cilacap Minta Dibebaskan: “Saya Tak Pernah Perintah Kumpulkan THR”

September 15, 2026
Hukum

10,4 Kg Emas Dibawa Keluar Bali, WN China Ditangkap

September 10, 2026
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.
Unik

Yusril Ungkap Prabowo Perintah Gibran Berkantor di Papua, Juru Bicara OPM Langsung Merespons

Juli 11, 2025
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Info

ASN Bisa Long Weekend Tiap Pekan? WFH pada Hari Jumat Resmi Diterapkan

April 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ribuan Nelayan Pati Demo Turun ke Jalan, Tuntut Harga Solar Turun: Melaut Makin Berat!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?