Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cerita Densus 88 Gagalkan Aksi Anak SMP di Jateng Mau Serang Teman
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Cerita Densus 88 Gagalkan Aksi Anak SMP di Jateng Mau Serang Teman

R. Izra
Last updated: Maret 13, 2026 9:45 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Katim Semarang Raya Satgaswil Jateng Densus 88 Polri, Iptu Yusuf saat diskusi dan buka bersama di kantor bacaaja.co, Jumat (13/3/2026). (bae)
Katim Semarang Raya Satgaswil Jateng Densus 88 Polri, Iptu Yusuf saat diskusi dan buka bersama di kantor bacaaja.co, Jumat (13/3/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Aparat Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror mengungkap kisah miris dari sebuah kabupaten di Jateng. Seorang anak SMP sempat merencanakan serangan ke teman sekelasnya.

Rencana itu terendus dari pemantauan aktivitas di grup ekstrem di internet. Anak tersebut disebut tergabung dalam komunitas true crime community (TCC).

Katim Semarang Raya Satgaswil Jateng Densus 88 Polri, Iptu Yusuf mengatakan fenomena ini makin mengkhawatirkan. Karena pelakunya justru anak-anak di bawah umur.

Bacaaja: Buka Puasa Bersama Satgaswil Jateng Densus 88: Melihat Kehangatan Tim Densus dengan Anak-Anak di Madrasah Salatiga
Bacaaja: Pengakuan Siswa SMAN 6 Semarang: Auto Melek Isu Radikalisme Usai Meet & Greet Densus

“Ini kan miris. Anak-anak di bawah umur mau melakukan aksi ekstremisme,” ujarnya saat diskusi dan buka bersama di kantor bacaaja.co, Jumat (13/3/2026).

Hadir dalam kesempatan itu, Peradi SAI Semarang, serta sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus di Semarang.

Kasus di Jateng sempat membuat aparat waspada. Anak SMP itu disebut sudah menyiapkan rencana menyerang temannya di sekolah.

Dia bahkan sudah membawa pisau dan replika pistol. Polisi kemudian mendatangi rumahnya pada malam hari untuk menggagalkan rencana tersebut.

“Dia mau melakukan satu amaliyah, mau nyerang teman sekelas. Malamnya kita datangi dan kita kasih tahu, akhirnya gagal,” kata Yusuf.

Namun keesokan harinya kejadian mengejutkan kembali terjadi. Anak itu tetap berangkat sekolah sambil membawa pisau lain.

Densus juga memantau aktivitas grup tempat anak itu berkomunikasi. Di sana sempat muncul pesan bahwa aksinya gagal setelah didatangi polisi.

“Dia bilang aksi ini gagal, tapi dia enggak akan menyerang,” ujar Yusuf. Kemudian Densus melakukan pembinaan lebih lanjut.

Menurutnya, kasus seperti ini tidak bisa ditangani aparat saja. Karena penyebarannya sudah sporadis dan menyasar banyak anak muda.

Karena itu Densus bersama polisi daerah mulai turun langsung ke masyarakat. Sosialisasi dilakukan sampai ke tingkat desa.

“Kemarin kita sampai ke Brebes, turun ke desa-desa. Kita lakukan sosialisasi sampai level paling bawah,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Komite Pendidikan DPC PERADI SAI Semarang, Imam Setiadi, menyatakan mendukung aturan pembatasan usia anak untuk mengakses media sosial.

“Tingkat kematangan usia itu mungkin di 17 tahun itu sudah bisa dianggap matang. Sehingga wajar pemerintah membuat regulasi untuk membuat yang bisa mengakses akun dan game itu adalah anak-anak yang usianya matang,” kata Imam.

Aturan ini juga menjadi positif bila dipandang dari sudut menjaga anak dari bahaya paparan ideologi kekerasan dan radikalisme di ruang digital.

Sebelumnya, Kanit Idensos Satgas Wilayah Jateng Densus 88, Lugito Gopar, menyebut ada 22 anak sekolah di Jawa Tengah yang terpapar paham intoleransi dan radikalisme.

Puluhan anak itu sudah lebih dulu mendapat pembinaan bersama aparat kewilayahan. Kasusnya tersebar di berbagai daerah seperti Pekalongan, Pemalang, Tegal, Banyumas, Semarang, Magelang, Solo, Jepara, hingga Kudus.

Menurut Gopar, sebagian besar paparan itu berasal dari media sosial. Anak-anak terhubung dengan konten atau grup yang mengarah pada kekerasan dan ideologi ekstrem.  (bae)

You Might Also Like

Pemprov Jateng Klaim Tak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan, tapi Rakyat Tetap Bayar Lebih Mahal

ASN Pati Dimutasi Aneh-aneh, Pansus Hak Angket Bongkar Kebijakan Bupati Sudewo

Naikkan IPM 2025, Jateng Andalkan Dokter Keliling dan Sekolah Rakyat

Respons Istana soal Teror kepada Ketua BEM UGM: Enggak Tahu Siapa

Buruh SPAMK Semarang Minta Upah Naik 630 Ribu

TAGGED:bacaajabuka bersamabukberDensus 88gagalkanjeparapenyerangansmp
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dari Kantor Kecamatan ke Kursi Bupati Cilacap, Kini di OTT KPK
Next Article Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK). 2026 Belum Tiga Bulan Berjalan Tiga Bupati di Jateng Terjaring OTT KPK, Apa yang Salah?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla yang akrab disapa JK (tengah). (dul)

Ancaman Kekeringan Mengintai, JK Kerahkan PMI Genjot Distribusi Air Bersih

Ilustrasi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).

Anomali! Cerita Perwira Polisi Pegawai KPK Peras Tersangka Korupsi Bupati Pemalang

Guys.. Nyamuk Jantan Baik, yang Hisap Darah Nyamuk Betina

Prabowo Bidik Indonesia Bebas Gunung Sampah

Isu Santet Berujung Maut, Lansia Tewas Dipukul

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Last Call Mudik Gratis! 640 Orang Berangkat dari Pasar Senen

Maret 18, 2026
Kampus UIN Walisongo Semarang.
Info

Dampak Merger 9 LPM, Persma UIN Walisongo Keluhkan Hilangnya Identitas

April 2, 2026
Tangis Darwanto, petani Madiun yang dipenjara gara-gara nyelametin landak jawa.
Hukum

Selamatin Landak Jawa yang Dilindungi Petani Madiun Malah Dibui, Hukum Macam Apa Ini?

Desember 18, 2025
Info

Enam Hari Pencarian, Dua Korban Longsor Pemalang Ditemukan

Januari 31, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cerita Densus 88 Gagalkan Aksi Anak SMP di Jateng Mau Serang Teman
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?