Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: LIDYA DIMARI Jadi Andalan, Pasien HIV dari Luar Kota Ikut Berobat ke Semarang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

LIDYA DIMARI Jadi Andalan, Pasien HIV dari Luar Kota Ikut Berobat ke Semarang

Program LIDYA DIMARI adalah Layanan Tes HIV dan Layanan ARV di Malam Hari yang sedang dijalankan Dinkes Semarang.

R. Izra
Last updated: Juni 4, 2026 8:32 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul)
BERI KETERAGAN - Kepala Dinkes Semarang, Abdul hakam, memberi keterangan kepada sejumlah awak media. (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Program LIDYA DIMARI milik Dinas Kesehatan Kota Semarang ternyata makin banyak diminati masyarakat. Nggak cuma warga Semarang, pasien dari luar daerah juga mulai datang untuk tes HIV maupun mengambil obat ARV di layanan tersebut.

LIDYA DIMARI sendiri merupakan layanan tes HIV dan pengambilan obat antiretroviral (ARV) yang buka pada malam hari. Program ini dibuat untuk mempermudah masyarakat yang kesulitan mengakses layanan kesehatan di jam kerja.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Mochamad Abdul Hakam, mengatakan akses layanan yang mudah dan nyaman jadi alasan banyak pasien memilih datang ke Semarang.

Bacaaja: Angka HIV di Semarang Tembus 240 Kasus
Bacaaja: Jangan Jauhi ODHIV, Dinkes Semarang: HIV Nggak Nular dari Salaman atau Makan Bareng

“Sebagian yang datang memang bukan warga Kota Semarang. Mereka mengetahui layanan di Semarang cukup mudah diakses dan nyaman,” ujar Hakam, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, penanganan HIV di Semarang sekarang nggak cuma mengandalkan pasien datang sendiri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan. Petugas kesehatan juga aktif turun langsung ke lapangan buat melakukan skrining dan edukasi.

“Kita tidak hanya menunggu di dalam gedung puskesmas. Sekarang petugas juga turun ke lapangan untuk melakukan skrining dan edukasi,” katanya.

Langkah tersebut ikut berdampak pada meningkatnya temuan kasus HIV di Kota Semarang. Berdasarkan data Dinkes, selama Januari sampai Mei 2026 ditemukan 240 kasus HIV baru.

Belakangan, data ini sempat ramai dibahas di media sosial. Salah satu unggahan dari akun @kabarsemarang.id menyebut kelompok laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki (LSL) menjadi kelompok dengan proporsi temuan tertinggi, yakni 44 persen.

Meski begitu, Dinkes menegaskan angka tersebut bukan berarti seluruh penularan baru terjadi dalam waktu dekat. Menurut Hakam, meningkatnya jumlah kasus yang ditemukan lebih dipengaruhi karena skrining dan tes HIV sekarang makin luas.

“Semakin banyak orang yang melakukan tes, maka semakin besar peluang kasus ditemukan lebih awal sehingga pengobatan bisa segera dimulai,” jelasnya.

Selain memperluas tes HIV, Dinkes Semarang juga terus memastikan layanan pengobatan ARV tetap berjalan agar pasien bisa rutin menjalani terapi.

Hakam menegaskan, kepatuhan minum obat jadi hal paling penting supaya jumlah virus dalam tubuh bisa ditekan dan pasien tetap sehat serta produktif.

“Yang paling penting adalah pasien tetap rutin menjalani pengobatan. Dengan terapi yang tepat, HIV bisa dikendalikan dan pasien tetap bisa menjalani aktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Lewat layanan LIDYA DIMARI, Pemkot Semarang berharap makin banyak masyarakat berani melakukan tes HIV tanpa rasa takut atau malu. Dengan deteksi lebih awal, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan risiko penularan juga bisa ditekan. (dul)

You Might Also Like

Posko Terpadu Lebaran Jateng Siap Pantau Jalur 24 Jam

Anak SMK Sekarang Banyak Diburu Kantor Sebelum Lulus Sekolah

Polisi Olah TKP Kecelakaan Iko di Samping Mapolda, Logis Gak Anggota Gak Tahu Nama Jalan?

Lebaran Pakai Mobil Dinas, TPP ASN di Temanggung Dipotong

RPH Halal MAJT Resmi Dibuka, Yuk Makan Tanpa Waswas!

TAGGED:layanan arv malam harilayanan hiv. dinkes semaranglidya dimariSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article TANTANG JAKSA--Gus Yazid menantang jaksa menghadirkan Sri Mulyani hingga Prabowo di sidang kasus TPPU jual beli lahan Cilacap, Rabu (3/7/2026). (bae) Ngamuk di Tipikor Semarang, Gus Yazid Seret Nama Prabowo dan Sri Mulyani
Next Article Hilangnya Kepercayaan Rakyat Kepada Negara

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jejak Dadan dan Dua Rekannya Disebut Cari Cuan Bareng

Petani Tebu Blora Tak Mau Panennya Berakhir Jadi Cerita

Tiga Pria Nigeria Tergeletak, Dua Tewas

Siswa SMAN 1 Salatiga Diajak Bongkar Mitos Vape

Operasi Patuh 2026 Dimulai

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Mobil Listrik Mau Kena Pajak? Santai, Jateng Masih “Mikir Dulu”

Mei 2, 2026
Sepak Bola

Hadapi China, Erick Thohir Harap Tak Rasisme atau Xenophobia

Juni 2, 2025
Ilustrasi anggota Polri (polisi).
Hukum

Polisi Ini Dikenai Sanksi Etik Usai Hamili Calon Istri, Korban Alami Keguguran Saat Diperiksa

Oktober 8, 2025
Info

Lebaran Seru Jalan, Awas Campak Diam-Diam Ikut Ngintip Anak

Maret 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: LIDYA DIMARI Jadi Andalan, Pasien HIV dari Luar Kota Ikut Berobat ke Semarang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?