BACAAJA, SEMARANG- PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menambah pasokan elpiji subsidi 3 kilogram sebanyak 1.567.660 tabung di wilayah Jawa Tengah dan DIY menjelang Iduladha 2026.
Tambahan stok itu disiapkan buat mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat yang biasanya meningkat saat momen masak-masak besar bareng keluarga maupun komunitas.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional JBT, Taufiq Kurniawan mengatakan, tambahan pasokan tersebut setara hampir 100 persen konsumsi normal harian masyarakat.
Baca juga: Gubernur: Stok Elpiji Jateng Lagi “Overload”
“Kami memastikan tambahan pasokan elpiji 3 kg ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan elpiji 3 kg selama perayaan Idul Adha,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Dari total tambahan itu, sebanyak 1.087.860 tabung dialokasikan untuk Jawa Tengah, sementara 479.800 tabung lainnya disalurkan ke DIY. Menurut Pertamina, penambahan stok dilakukan lewat dua skema.
Pertama lewat penyaluran fakultatif sebanyak 1.048.440 tabung pada 27 Mei 2026. Skema ini biasanya dilakukan di hari libur atau tanggal merah supaya distribusi tetap jalan meski bukan hari kerja.
Stok Pangkalan
Kedua lewat extra dropping sebanyak 519.220 tabung selama minggu keempat Mei 2026 untuk mempercepat penguatan stok di tingkat pangkalan. Bahasa gampangnya, Pertamina lagi siap-siap biar masyarakat nggak panik cari gas saat dapur mulai sibuk buat masak sate, gulai, tongseng, sampai stok rendang Idul adha.
Pertamina juga memastikan distribusi bakal difokuskan sampai level pangkalan resmi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Selain itu, masyarakat diimbau membeli elpiji 3 kilogram di pangkalan resmi supaya harga tetap sesuai ketentuan pemerintah dan stok lebih terjamin.
Baca juga: BBM Aman, Elpiji Nggak Langka, Pemprov: Tenang, Nggak Usah Panik
Buat warga yang tergolong mampu, Pertamina juga mendorong penggunaan elpiji nonsubsidi seperti Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg agar subsidi bisa lebih tepat sasaran.
Lokasi pangkalan resmi sendiri bisa dicek lewat MyPertamina LPG Subsidi Tepat. Pertamina berharap tambahan stok ini bikin masyarakat lebih tenang menjalani Idul Adha dan libur panjang akhir Mei tanpa drama gas habis mendadak.
Karena di Indonesia, kadang yang bikin panik jelang hari raya bukan cuma harga daging, tapi bunyi kompor yang tiba-tiba “cesss” terakhir. (tebe)

