BACAAJA, SEMARANG- Suasana stasiun dan perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang mendadak padat selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.
PT KAI mencatat, sejak Rabu-Minggu, (13-17/5/2026) total ada 220.791 penumpang yang naik dan turun di wilayah Daop 4 Semarang. Rinciannya, sebanyak 110.902 penumpang tercatat berangkat, sementara 109.889 penumpang lainnya datang.
Jumlah itu naik cukup signifikan dibanding pekan sebelumnya. Lonjakannya bahkan mencapai sekitar 26 persen dari periode biasa yang hanya berkisar 174 ribu penumpang.
Baca juga: Nggak Mau Lahan KAI Diserobot, Daop 4 Semarang Minta Bantuan BPN
Puncak kepadatan terjadi pada Minggu, (17/5/2026) pagi. Baru sampai pukul 07.00 WIB saja, jumlah penumpang sudah mencapai 46.566 orang dan masih terus bertambah sepanjang hari.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif mengatakan, tingginya angka penumpang menunjukkan kereta api masih jadi moda transportasi favorit saat musim liburan. Menurutnya, alasan masyarakat memilih kereta sebenarnya sederhana: bebas macet dan waktu perjalanan lebih pasti.
Pilihan Utama
“Tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api pada libur panjang Kenaikan Yesus Kristus menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama karena aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan,” ujarnya.
Selama periode liburan ini, sejumlah kereta favorit juga dipadati penumpang. Di antaranya KA Kaligung, KA Kamandaka, KA Joglosemarkerto, KA Airlangga, hingga KA Argo Sindoro. Beberapa tiket perjalanan bahkan habis lebih cepat karena tingginya permintaan.
Baca juga: Jalur Bumiayu Mulai Pulih, KAI Daop 4 Semarang tetap Buka Peluang Refund Tiket
Sementara kota tujuan paling ramai selama libur panjang ini antara lain Jakarta, Surabaya, Surakarta, Tegal, Pekalongan, dan Purwokerto. KAI juga mengimbau penumpang datang lebih awal ke stasiun karena arus balik diperkirakan makin padat dan antrean berpotensi lebih panjang. “KAI terus berkomitmen menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama,” tutup Luqman.
Karena di musim liburan panjang, yang rebutan ternyata bukan cuma promo hotel dan tempat wisata. Tapi juga kursi dekat colokan di kereta. (bae)

