Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ya Ampun.. Sekolah Negeri Disegel, Anak-Anak Belajar di Tenda
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Ya Ampun.. Sekolah Negeri Disegel, Anak-Anak Belajar di Tenda

Sejak Senin (20/10/2025), suasana di desa itu berubah. Anak-anak yang biasanya ramai di halaman sekolah, sekarang berpencar ke rumah-rumah warga dan tenda darurat.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 21, 2025 7:36 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi anak anak sekolah belajar di luar.
SHARE

BACAAJA, PAMEKASAN – Drama penyegelan sekolah kembali terjadi di Pamekasan. Kali ini, SDN 2 Tamberu harus tutup sementara gara-gara lahannya diklaim milik warga. Akibatnya, 111 siswanya harus cari tempat baru buat belajar.

Sejak Senin (20/10/2025), suasana di desa itu berubah. Anak-anak yang biasanya ramai di halaman sekolah, sekarang berpencar ke rumah-rumah warga dan tenda darurat.

“Sebagian belajar di rumah warga, sebagian lagi di tenda darurat penanggulangan bencana,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan, Mohammad Alwi, Selasa (21/10/2025).

Penyegelan dilakukan oleh seseorang bernama Ach Rasyidi, yang mengaku sebagai ahli waris dari pemilik lahan tempat sekolah itu berdiri. Ia memasang segel di pagar sekolah pada Minggu (19/10/2025).

Masalah ini ternyata bukan baru. Menurut Alwi, penyegelan pertama terjadi pada Juni 2024. Waktu itu, sempat dibuka lagi setelah pemerintah daerah berjanji memberikan ganti rugi.

Sayangnya, janji itu belum juga tuntas. Akhirnya, Rasyidi kembali datang dan menutup sekolah untuk kedua kalinya.

“Ya, si Rasyidi ini ahli waris dari pemilik tanah sebelumnya. Karena belum ada penyelesaian, ya dia segel lagi,” ujar Alwi.

Kini, para guru dan murid harus beradaptasi dengan kondisi darurat. Proses belajar dilakukan seadanya, tanpa papan tulis, tanpa meja, dan kadang cuma beralaskan tikar.

“Yang penting anak-anak tetap bisa belajar dulu, meski sementara kondisinya begini,” kata Alwi.

Tenda darurat yang dipasang di pinggir jalan jadi ruang kelas dadakan. Suaranya ramai, tapi semangat anak-anak tetap menyala.

Beberapa orang tua bahkan ikut bantu ngatur tempat duduk, bikin suasana belajar tetap nyaman meski panas dan berdebu.

Menurut Alwi, pihaknya lagi berusaha keras untuk mediasi. Negosiasi dengan pihak pemilik lahan masih terus dijalankan.

“Kami sedang upayakan dialog supaya segelnya dibuka. Kasihan anak-anak kalau harus lama-lama belajar di luar,” ujarnya.

Disdikbud juga udah melapor ke Pemprov Jawa Timur. Harapannya, ada jalan keluar yang cepat dan adil buat semua pihak.

Sementara itu, masyarakat sekitar juga ikut prihatin. Mereka bergotong royong bantu menyediakan tempat belajar dan air minum buat para siswa.

“Anak-anak nggak salah, jadi jangan sampai mereka yang kena dampaknya,” kata salah satu warga setempat.

Meski sederhana, suasana di tenda darurat justru terasa hangat. Anak-anak tetap tertawa, meski matahari menyengat kepala mereka.

Beberapa guru terlihat menulis di papan tulis kecil, sambil sesekali bercanda biar suasana nggak tegang.

Alwi menegaskan, apapun hasil negosiasi nanti, pemerintah daerah akan berusaha menjamin hak anak-anak untuk tetap belajar.

“Pendidikan nggak boleh berhenti cuma karena sengketa lahan,” katanya mantap.

Masalah ini jadi pengingat bahwa di balik kata ‘sekolah gratis’, masih banyak urusan tanah yang belum benar-benar beres.

Tapi satu hal yang pasti, semangat anak-anak SDN 2 Tamberu buat belajar nggak bakal bisa disegel. (*)

You Might Also Like

Wisudawan Terbaik SCU Raina Ghina ternyata Atlet Menembak: Sabet Medali Kapolri, Jaksa Agung hingga Danjen Kopassus

Mahasiswa Undip Ubah Jerami Jadi Pakan Kaya Gizi

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Guru Diminta Upgrade Cara Main Abad ke-21

Kulit Bawang Disulap Jadi Pupuk, Mahasiswa UNY Bikin Warga Melongo

TAGGED:nasib siswasekolahsekolah disegel
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Surya Paloh Ketemu Menhan, Titip Apa Nih Buat Prabowo?
Next Article Flyer sarasehan "Sambung Rasa Diaspora Sarjana NU di 5 Benua". Sarasehan Diaspora NU di 5 Benua, ISNU Jateng: Santri Go Global, Indonesia Maju!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. (grafis/wayu)

Kronologi Mobil KH Anwar Zahid Kecelakaan di Bojonegoro, Dihantam Truk Trailer saat Menuju Banjarnegara

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Kolaborasi Riset: Dari Sampah Jadi Energi, Dari Beasiswa Jadi Solusi

Maret 28, 2026
Pendidikan

Kampus Swasta Ketar-ketir Tak Dapat Mahasiswa

Juni 25, 2026
Pendidikan

Agustina Minta Tiap Sekolah Punya Forum Anti-Perundungan

Juli 23, 2026
Pendidikan

Gara-Gara Talud Ambrol, Kegiatan Belajar di MI Sampang Majatengah Terancam Mandek

Oktober 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ya Ampun.. Sekolah Negeri Disegel, Anak-Anak Belajar di Tenda
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?