Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dokter Internship Berguguran, Kemenkes Benahi Sistem: Jam Kerja Kini Dibatasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dokter Internship Berguguran, Kemenkes Benahi Sistem: Jam Kerja Kini Dibatasi

R. Izra
Last updated: Mei 8, 2026 8:44 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
PERBAIKAN SISTEM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memperbaiki sistem kerja dokter internship jadi lebih manusiawi. (ist)
PERBAIKAN SISTEM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memperbaiki sistem kerja dokter internship jadi lebih manusiawi. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kematian sejumlah dokter internship memaksa Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bergerak. Setelah lama jadi sorotan karena budaya kerja yang dianggap keras dan tidak manusiawi, pemerintah kini mengakui ada banyak persoalan serius dalam pelaksanaan program internship dokter di rumah sakit.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan duka cita atas wafatnya beberapa dokter internship tahun ini, yakni dr. Andito Mohammad Wibisono, dr. Karika Ayu Permatasari, dr. Edgar Bezaliel Hartanto, dan dr. Myta Aprilia Azmi.

“Kita melihat masih banyak yang harus dibereskan dari pelaksanaan program internship di rumah sakit-rumah sakit,” kata Budi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Bacaaja: Dokter IGD Ini Viral, Cara Ngomongnya Bikin Adem Banget
Bacaaja: Pneumonia Menyerang Jemaah Haji Indonesia, Kemenkes Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

Pernyataan ini jadi pengakuan terbuka bahwa sistem internship selama ini memang menyimpan banyak tekanan. Mulai dari jam kerja panjang, supervisi yang lemah, hingga budaya kerja yang kerap membuat dokter muda bekerja di luar batas wajar.

Kini pemerintah menjanjikan perbaikan besar. Salah satu perubahan paling disorot adalah pembatasan jam kerja maksimal 40 jam per minggu. Kemenkes juga melarang praktik merapel jam kerja yang selama ini sering dikeluhkan peserta internship.

“Kita tidak ingin ada dokter muda yang sakit apalagi wafat karena pola kerja yang tidak manusiawi,” tegas Budi.

Selain itu, Kemenkes menegaskan peserta internship bukan tenaga pengganti dokter rumah sakit. Selama ini, banyak dokter muda merasa diperlakukan seperti tenaga kerja penuh, bukan peserta pembelajaran.

Padahal secara aturan, dokter internship seharusnya mendapat pendampingan aktif dari dokter supervisor.

Tak cuma soal jam kerja, pemerintah juga mulai membenahi persoalan kesejahteraan. Sebab selama ini, besaran tunjangan dokter internship berbeda-beda di tiap daerah dan sering dianggap tidak layak dibanding beban kerja.

Kemenkes berjanji akan menetapkan standar minimal remunerasi agar tidak ada lagi ketimpangan ekstrem antarwilayah.

Hak cuti juga diperluas. Dari sebelumnya hanya empat hari, kini peserta internship mendapat jatah sepuluh hari tanpa kewajiban mengganti masa program. Untuk cuti sakit dan melahirkan, peserta juga tidak perlu memperpanjang masa internship selama kompetensi tetap terpenuhi.

Di sisi lain, Kemenkes membentuk tim investigasi gabungan bersama Ikatan Dokter Indonesia dan sejumlah lembaga lain untuk mengusut persoalan yang terjadi dalam program internship.

Investigasi dilakukan dengan meminta keterangan dari peserta internship, rumah sakit, dokter pendamping, hingga keluarga korban.

Kasus ini membuka kembali kritik lama soal budaya pendidikan dokter di Indonesia yang dinilai masih identik dengan tekanan berlebihan dan hierarki keras.

Kini publik menunggu: apakah perubahan ini benar-benar dijalankan serius, atau hanya respons sementara setelah jatuh korban.

Sebab bagi banyak dokter muda, persoalannya bukan cuma soal jam kerja panjang. Tapi tentang sistem yang terlalu lama menganggap kelelahan ekstrem sebagai hal normal dalam pendidikan kedokteran. (*)

You Might Also Like

Niat Menepi Buat Istirahat, Truk yang Dikemudikan Broto Jadi Sasaran Tabrak N-Max

Ribuan Nelayan Pati Demo Turun ke Jalan, Tuntut Harga Solar Turun: Melaut Makin Berat!

Punya Mimpi Pakai Jersey PSIS? Mahesa Jenar Buka Talent Scouting

Revisi UU BUMN: Direksi & Komisaris Harus Bisa Diaudit KPK dan BPK

3.000 Runner Serbu Kota Lama Semarang, Lari Malam Sekalian Napak Tilas Sejarah!

TAGGED:budi gunadi sadikindokter internshipjam kerjakemenkesmenkespola kerjaprogram internship
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ikan Sapu-Sapu Dituding Ikut Bikin Tanggul Jebol di Jembawan
Next Article Ada Kalanya Tak Perlu Menolak Lupa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi perbincangan sehari-hari dengan dialek khas Semarangan.

Lima Umpatan Khas Wong Semarang, Mana Paling Populer?

Kemenkum Jateng Audit Notaris di Tegal dan Brebes

Ilustrasi pengangguran yang sedang mencari pekerjaan.

BPS: Kerja 1 Jam per Minggu Bukan Kategori Pengangguran

Bisnis Depo Peti Kemas Tanjung Emas Makin Gemuk, KPPU Cium Dominasi Tiga Pemain Besar

SAMBUTAN WISUDA: Rektor Untag Semarang, Prof. Dr. dr. Suparjo, M.P. memberi sambutan dalam Wisuda ke-94 di MAJT, Rabu (4/11/2026). (bae)

Prodi Baru Untag Semarang: Pendidikan Arsitektur hingga Doktor Ilmu Manajemen

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Produksi Daging Jateng Tertinggi Kedua, Anak Muda Diajak Terjun ke Peternakan

September 27, 2025
Info

Saat Ribuan Warga Klaten Bilang “Siap Lepas dari Bansos”

Juni 30, 2026
Ekonomi

Investasi Jateng Ngebut Tembus Rp48,54 Triliun

Juli 31, 2026
Info

Kasus Kematian Ibu di Jateng Turun

Maret 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dokter Internship Berguguran, Kemenkes Benahi Sistem: Jam Kerja Kini Dibatasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?