Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rumah Ono Surono Disisir KPK, Kasus Ijon Bekasi Makin Panas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Rumah Ono Surono Disisir KPK, Kasus Ijon Bekasi Makin Panas

Penggeledahan tersebut menyasar kediaman Ono Surono yang juga dikenal sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Aksi ini dilakukan pada Rabu, 1 April 2026.

Nugroho P.
Last updated: April 1, 2026 8:38 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Ono Surono
SHARE

BACAAJA, BEKASI – Gerak senyap tapi bikin heboh datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Lembaga antirasuah itu mendadak menggeledah rumah seorang politikus Jawa Barat, dan langsung jadi perbincangan hangat.

Penggeledahan tersebut menyasar kediaman Ono Surono yang juga dikenal sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Aksi ini dilakukan pada Rabu, 1 April 2026.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Penyidik sedang mendalami kasus dugaan korupsi dengan pola yang cukup klasik tapi tetap bikin rugi negara, yaitu praktik ijon proyek.

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, membenarkan adanya penggeledahan tersebut.

“Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, hari ini penyidik melakukan penggeledahan di rumah ONS,” ujarnya.

Lokasi penggeledahan berada di Kota Bandung. Hingga saat ini, tim KPK masih terus bekerja di lapangan untuk mengumpulkan barang bukti.

Proses penyitaan pun belum selesai saat informasi ini disampaikan ke publik. KPK memastikan akan memberikan pembaruan jika ada perkembangan terbaru.

Kasus yang diusut ini memang cukup besar. Sorotannya mengarah ke proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi yang diduga sudah “diatur” sejak awal.

Dalam perkara ini, nama Ade Kuswara Kunang sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.

Tak sendirian, ia juga terseret bersama beberapa pihak lain, termasuk seorang kepala desa dan pihak swasta.

KPK menduga ada aliran dana besar yang mengalir dalam praktik ini. Nilainya bahkan tidak main-main.

Ade Kuswara Kunang disebut menerima suap dan gratifikasi hingga sekitar Rp14,2 miliar selama masa jabatannya.

Jumlah tersebut terbagi dalam beberapa skema. Salah satunya adalah praktik ijon proyek yang nilainya mencapai Rp9,5 miliar.

Praktik ijon ini sendiri bukan hal baru. Modusnya adalah pemberian uang dari pihak swasta sebelum proyek benar-benar berjalan.

Sebagai imbalannya, proyek dijanjikan akan diberikan kepada pihak yang sudah “menyetor” lebih dulu.

Dalam konteks ini, ijon bukan soal jual beli hasil panen, tapi lebih ke “uang pelicin” di balik layar proyek pemerintah.

Nama Ono Surono ikut terseret karena diduga mengetahui atau terkait dengan aliran dana tersebut.

Sebelumnya, ia juga sudah dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi pada Januari 2026.

Pemeriksaan itu berlangsung di Gedung Merah Putih KPK dan cukup menyita perhatian.

Usai diperiksa, Ono mengakui dirinya mendapat pertanyaan terkait aliran uang dalam kasus ini.

“Ada beberapa yang ditanyakan. Iya, soal aliran uang,” ucapnya singkat kala itu.

Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci apa saja yang didalami penyidik.

Yang menarik, penyidik juga menggali perannya bukan hanya sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat.

Posisinya sebagai Ketua DPD PDIP Jawa Barat juga ikut disorot dalam pemeriksaan tersebut.

Hal ini membuat kasus semakin kompleks karena melibatkan relasi politik dan kekuasaan di daerah.

Di sisi lain, publik mulai mengaitkan kasus ini dengan praktik korupsi yang sudah lama jadi masalah klasik.

Ijon proyek sering disebut sebagai salah satu pintu masuk korupsi yang sulit diberantas.

Karena biasanya dilakukan sebelum proyek berjalan, praktik ini sering luput dari pengawasan awal.

Langkah KPK menggeledah rumah politikus daerah pun dinilai sebagai sinyal serius.

Artinya, penyidikan tidak berhenti pada pelaku utama saja, tapi juga menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Meski begitu, hingga kini status Ono Surono masih sebagai saksi.

Belum ada pernyataan resmi dari KPK soal kemungkinan peningkatan status hukum terhadapnya.

Publik pun kini menunggu langkah lanjutan dari penyidik.

Apakah penggeledahan ini akan membuka fakta baru, atau justru menyeret nama-nama lain?

Yang jelas, kasus ijon proyek Bekasi ini makin melebar dan jadi sorotan luas.

Dan seperti biasa, setiap perkembangan kecilnya selalu punya efek besar di mata publik. (*)

You Might Also Like

KPU Cabut Keputusan Kontroversial, Dokumen Capres-Cawapres Kini Bisa Diakses Publik

Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Iko Unnes Dilempar Benda Tumpul Sebelum Terjatuh

Bank Jateng Beri Kredit Ratusan Miliar Rupiah ke Sritex Tanpa Agunan, Gak Cek Ulang Pula!

Ngeri! Sudewo Tak Cuma Terima Gratifikasi Uang, Keris Nogososro Juga Diembat

MAKI Laporkan KPK Soal Penahanan Yaqut Cholil Qoumas

TAGGED:bekasikasus ijonKPKono surono
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Videografer profil desa Amsal Sitepu menangis bahagia setelah divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (1/4/2026). Tangis Happy Ending Amsal Sitepu, Hakim Tipikor Vonis Bebas Videografer Profil Desa
Next Article Ilustrasi BPJS Kesehatan. Mulai April Ada Daftar Baru, BPJS Nggak Tanggung Semua Lagi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Didampingi Mahasiswa SCU, UMKM di Semarang Kewalahan Terima Order

Cordova Edupartment Lanjut Dampingi PSIS Arungi Musim 2026/27

TBRS Hidup Lagi! Sepekan Bulan Bung Karno Disulap Jadi Panggung Seni, Literasi, dan Aksi Sosial

Semarang Punya Banyak Seniman Hebat, Jangan Sampai Namanya Tinggal Cerita

PERTUNJUKAN TEATER--Kelompok Teater Lingkar sedang tampil di acara Peringatan Bulan Bung Karno, di Taman Budaya Raden Saleh Semarang, Selasa (30/6/2026). (bae)

Bulan Bung Karno Diperingati Lewat Musik, Teater, dan Puisi di TBRS Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Pasang Portal, Cara Pemkot Jinakkan “Zona Horor” Silayur

April 27, 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq.
Hukum

BREAKING NEWS: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terjaring OTT KPK, Langsung Digiring ke Jakarta

Maret 3, 2026
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

NU Jateng Sebut Ashari Bukan Kiai, Izin Pesatren Dipertanyakan: Dia Itu Dukun!

Mei 9, 2026
Info

KPK Kasih Jempol, Urusan Izin Tambang di Jateng Jadi Contoh Nasional

Juni 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rumah Ono Surono Disisir KPK, Kasus Ijon Bekasi Makin Panas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?