Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: LPSK Ungkap Luka hingga Rekaman CCTV Kasus Iko Unnes
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

LPSK Ungkap Luka hingga Rekaman CCTV Kasus Iko Unnes

Misteri kematian Iko Juliant Junior, mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), mulai sedikit terkuak setelah Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) ikut turun tangan. Lembaga ini membeberkan detail hasil visum, kondisi korban sebelum meninggal, hingga rekaman CCTV di rumah sakit yang menunjukkan detik-detik Iko dibawa masuk oleh aparat berseragam.

T. Budianto
Last updated: September 14, 2025 1:40 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BERI KETERANGAN: Wakil Ketua LPSK, Wawan Fahrudin memberikan keterangan dalam konfrensi pers, Minggu (14/9). (Foto: bae)
BERI KETERANGAN: Wakil Ketua LPSK, Wawan Fahrudin memberikan keterangan dalam konfrensi pers, Minggu (14/9). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) ikut investigasi kasus Iko Juliant Junior, mahasiswa Unnes yang kematiannya menyisakan kejanggalan. LPSK blak-blakan soal kondisi korban, hasil visum, sampai rekaman CCTV rumah sakit.

Menurut Wawan Fahrudin, Wakil Ketua LPSK, Iko bersama rekannya Ilham dibawa ke RSUP Kariadi pada 31 Agustus dini hari sekitar pukul 03.10.

Mereka datang naik mobil double cabin hitam dengan empat orang berseragam hitam. Kepolisian mengakui yang mengantar adalah personel Brimob.

“Iko dulu yang diturunkan dari mobil menggunakan bed rumah sakit, kemudian masuklah ruang perawatan. Itu juga kita lihat melalui CCTV yang ditunjukkan pihak rumah sakit,” kata Wawan, Minggu (14/9).

Awalnya, Iko masih sempat merespons. “Informasi dari perawat jaga, Iko itu masih bisa ditanyain siapa namanya. Dia bilang ‘Iko’. Tapi tidak ada komunikasi lain kecuali menyebutkan nama,” jelasnya.

Kondisi Memburuk

Sayangnya, kondisi Iko makin memburuk. Pada Minggu pukul 10.30 dilakukan operasi, tapi nyawanya nggak tertolong. “Sekira pukul 15.35, saudara Iko meninggal,” ungkap Wawan.

Soal visum, dokter forensik RS Kariadi memberi gambaran kondisi korban. “Yang pasti ada luka di sebelah kiri, luka benturan benda tumpul. Ada juga rahang patah. Itu aja. Operasi juga sudah dilakukan dengan izin keluarga,” terang Wawan.

Meski begitu, hasil visum tiga korban lain belum bisa dipublikasikan. “Yang dua lainnya belum bisa dijelaskan. Katanya masih dalam tahap perbaikan. Kita juga nggak ngerti apa maksudnya,” tambahnya.

Rekaman CCTV RS memang sudah dicek, tapi CCTV di lokasi aksi (TKP) masih belum. “CCTV TKP kita belum. Ini nanti bagian dari rangkaian penyelesaian lebih lanjut,” tutup Wawan. (bae)

You Might Also Like

Ngebul di Malioboro Kini Bisa Berujung Sidang dan Denda

Peradi SAI Kota Semarang Sosialisasikan Nama dan Logo Baru

Gengs! YLBHI Tegaskan Korban Keracunan MBG Bisa Gugat Pemerintah, Begini Caranya

2 Orang Berbaju Loreng Cawe-cawe Rapat Pembelian Lahan BUMD Cilacap, Siapa Mereka?

Santuy Banget Beli Alphard Pakai Duit Proyek, Bapak Anak Diciduk

TAGGED:iko juliantlpskunnes
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kedatangan Presiden Prabowo SUbianto di Bali, Sabtu (13/9/2025). Listyo Sigit Absen Sambut Prabowo, Ngambek karena Isu Pergantian Kapolri Makin Panas?
Next Article Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Iko Unnes Dilempar Benda Tumpul Sebelum Terjatuh

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi armada BRT Trans Jateng.

Apa Bisa Trans Jateng Jadi Moda Transportasi Andalan? Ada 21 Juta Kendaraan Pribadi Lho . . .

SEPAKAT KERJA SAMA - Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kelas Industri antara PLN Icon Plus dengan SMK Batur Jaya 1 Ceper, Klaten, pada Senin (10/8/2026). Kerja sama ini mencakup kompetensi keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT).

PLN Icon Plus Perkuat Sinergi Industri dan Pendidikan Vokasi bersama SMK Batur Jaya 1 Ceper

CEK DESIL - Ilustrasi hasil pengecekan desil warga yang masuk desil 6-10. Artinya tidak berhak menerima bansos.

Banyak Warga Ngeluh Salah Masuk Desil, Wagub Jateng Kasih Solusi Ini

NAIK TRANS JATENG - Penumpang hendak naik armada Trans Jateng di bekas Terboyo, Semarang. (dul)

24 Rute Mulai Disiapkan, Trans Jateng Kejar Target 209.000 Penumpang per Hari pada 2045

BELAJAR KARAWITAN--Warga binaan Lapas Semarang sedang belajar karawitan di area penjara, Kamis (20/8/2026). (ist)

Napi Lapas Semarang Belajar Karawitan bersama Dalang Ki Kusni

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Puasa Tinggal Hitungan Hari, Polrestabes Gelar Operasi Pekat

Februari 14, 2026
Inayah Wahid dan sang ibu Sinta Nuriyah Wahid.
Hukum

Sidang Vonis Aktivis Pati Disorot! Putri Gus Dur hingga Ketua BEM UGM Datang, Ingatkan Soal Ini

Maret 5, 2026
Ilustrasi rumah Jampidsus Febrie Ardiansyah dijaga ketat personel TNI.
Hukum

Rantis Brimob Angkut 74 Kg Emas dari Sentul dan Rumah Jampidsus Dijaga Ketat TNI, Saling Berkaitan?

Juli 9, 2026
Hukum

Fadia Arafiq Diduga Belanja Rolex dari Duit Korupsi

Mei 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: LPSK Ungkap Luka hingga Rekaman CCTV Kasus Iko Unnes
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?