Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: OTT Bupati Cilacap, Pemprov: Era Pengepul Jabatan Harus Tamat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

OTT Bupati Cilacap, Pemprov: Era Pengepul Jabatan Harus Tamat

Kalau biasanya menjelang Lebaran orang sibuk berburu THR, di Cilacap justru muncul cerita lain: goodie bag berisi uang puluhan juta untuk pejabat. Setelah KPK turun tangan, Pemprov Jateng langsung pasang alarm keras, budaya “THR pejabat” dan praktik pengepul birokrasi diminta berhenti total.

T. Budianto
Last updated: Maret 16, 2026 1:58 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
TERIMA SK: Wakil Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menerima SK Plt Bupati Cilacap di aula BPKAD Cilacap, Minggu (15/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, CILACAP- Pemprov Jateng meminta Wagub Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya yang kini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap segera fokus menata jalannya pemerintahan.

Selain memastikan pelayanan publik tetap berjalan, Pemprov juga menegaskan satu pesan penting: praktik “THR pejabat” dan percaloan birokrasi tak boleh terulang.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Pemprov Jateng, Iwanuddin Iskandar mengatakan Plt Bupati memiliki kewajiban menjalankan seluruh tugas kepala daerah, mulai dari urusan pemerintahan hingga pelayanan dasar masyarakat.

“Sebagai Plt Bupati, beliau harus menjalankan apa yang menjadi kewajiban seorang bupati, seperti urusan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dan urusan lainnya,” kata Iwanuddin usai menyerahkan surat keputusan di Aula BPKAD Cilacap, Minggu (15/3/2026).

Baca juga: Update OTT KPK Cilacap: Bupati dan Sekda Resmi Jadi Tersangka, Langsung Ditahan

Menurutnya, menjelang Lebaran, prioritas utama pemerintah daerah adalah memastikan pelayanan masyarakat tetap berjalan normal. “Yang paling dekat ini kan mau Lebaran. Itu jadi fokus pertama. Selain itu menata jalannya pemerintahan agar semua pelayanan publik di Cilacap tidak terbengkalai,” ujarnya.

Pemprov Jateng juga memastikan tidak akan lepas tangan dalam mengawal jalannya pemerintahan di daerah tersebut. “Apakah pemerintah provinsi akan lepas? Oh tidak. Pemprov punya tugas memastikan proses pemerintahan di daerah berjalan dengan baik,” tegasnya.

Dalam situasi ini, Pemprov menekankan pentingnya menjaga integritas birokrasi, terutama dalam hal pengadaan barang dan jasa, mutasi jabatan, serta proses perizinan.

Iwanuddin juga mengingatkan agar praktik tidak sehat yang selama ini membayangi birokrasi tidak kembali terjadi. “Budaya-budaya seperti THR-THR dan pengepul itu tidak boleh terjadi lagi,” ujarnya.

Bantuan Pemprov

Pemprov juga menyatakan siap membantu pemerintah daerah jika ada persoalan yang membutuhkan penanganan cepat, baik terkait penguatan sistem pemerintahan maupun fasilitasi regulasi.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan yang menyeret Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rahman, Sekda Cilacap Sadmoko Danardono, serta sejumlah pejabat daerah.

Dari pengungkapan kasus tersebut, KPK menemukan adanya goodie bag berisi uang yang diduga disiapkan sebagai “THR” untuk dibagikan kepada jajaran Forkopimda.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengungkapkan isi goodie bag tersebut bervariasi, mulai dari Rp20 juta hingga Rp100 juta. “Per goodie bag antara Rp100 sampai Rp50 juta. Ada juga yang Rp20 juta. Tadi ada sekitar enam goodie bag,” kata Asep saat konferensi pers di Jakarta.

Baca juga: Update OTT KPK Cilacap: Bupati dan Sekda Resmi Jadi Tersangka, Langsung Ditahan

KPK juga mengungkap adanya target pengumpulan dana hingga Rp750 juta yang diduga berasal dari setoran berbagai perangkat daerah di Kabupaten Cilacap.

Setiap satuan kerja awalnya diminta menyetor uang antara Rp75 juta hingga Rp100 juta, meski dalam praktiknya jumlah setoran bervariasi, bahkan ada yang hanya beberapa juta rupiah.

Kasus ini membuat kursi kepemimpinan di Cilacap langsung berubah. Gubernur Jawa Tengah kemudian menunjuk Ammy Amalia Fatma Surya sebagai Plt Bupati agar roda pemerintahan tetap berjalan. Ammy sendiri mengaku masih terkejut dengan situasi yang terjadi.

“Pak Gubernur sudah menurunkan surat tugas kepada saya tadi malam. Mohon maaf saya masih agak shock ini, sampai linglung saya tanggal berapa,” ujarnya kepada wartawan. Kini, tantangan terbesar bukan sekadar mengisi kursi kosong di pemerintahan daerah, tetapi juga memulihkan kepercayaan publik.

Ketika masyarakat menunggu THR buat belanja Lebaran, ternyata ada juga yang sibuk mengumpulkan THR versi pejabat, bedanya, yang satu halal ditunggu, yang satu lagi malah berakhir di ruang pemeriksaan KPK. (tebe)

You Might Also Like

Pertamina Guyur Sembilan Juta Tabung Elpiji di Jateng dan DIY

Suspek Campak di Jateng Tembus 2.000 Kasus

Bye-bye Kemenag! Urusan Haji & Umrah Bakal Di-handle Kementerian Baru, DPR Gaspol Revisi UU!

Akhir Tahun Mau Liburan? Waspada, La Nina Siap Bawa Hujan Segedhe Gaban

Kasus Ponpes Pati: Baru 1 Korban Lapor, Lainnya Masih Diam atau Dipaksa Diam?

TAGGED:headlineKPKott bupati cilacappemkab cilacappemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bingung Cari Bukber? Ini Spot Asyik Buka Puasa Tegal
Next Article Jelang Lebaran, Lapas Purwodadi Gelar Razia

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KUTUK INTOLERANSI BERAGAMA - Pegiat lintas iman dan lintas agama berkumpul di Masjid Nusrat Jahan, Jalan Erlangga Barat, Pleburan, Kota Semarang, Senin (15/6/2026), menyatakan mengutuk keras kasus intoleransi beragama di Jateng. Dua kasus intoleransi beragama di Jateng terjadi beruntun dengan pola lama yang serupa. (dul)

LBH Semarang Sorot Intoleransi di Jateng: Negara Harus Tegas Lindungi Hak Warga

BBM NAIK: Pengendara motor berhenti di dekat papan informasi harga BBM di SPBU Sampangan. (bae)

Cegah Inflasi Imbas Kenaikan BBM, Saleh Minta Pemda Gercep Lakukan Intervensi

Investasi Rp15 Triliun Mendarat di Kendal

Sensus Ekonomi 2026 Jateng Resmi Dimulai

Agustina: Kota Hebat Itu Nggak Cuma Beton dan Aspal

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Konsolidasi BPR BKK Menuju BPRS, Komisi C DPRD Jateng Konsultasi ke Kemendagri

Juli 14, 2025
Walikota Semarang Agustina Wilujeng menyalami pengurus FPRB Semarang periode 2025-2030 usai pelantikan pengurus di halaman Balaikota Semarang, Kamis (11/9/2025). Foto: dok/humas
Daerah

Mantap! Wali Kota Semarang Kukuhkan FPRB dan Gelar Gladi Lapang Hadapi Musim Hujan 2025–2028

September 11, 2025
Plesir

Lebaran ke Solo? Jangan Lupa Mampir ke Safari Raya Festive

Maret 17, 2026
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Info

Kejutan Total untuk Israel! Trump Tiba-tiba Deal Gencatan Senjata dengan Iran, Ada Apa?

April 8, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: OTT Bupati Cilacap, Pemprov: Era Pengepul Jabatan Harus Tamat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?