Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lucunya KPK, Pinjam Bank Rp 300 Miliar untuk ‘Flexing’ Jumpa Pers
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Lucunya KPK, Pinjam Bank Rp 300 Miliar untuk ‘Flexing’ Jumpa Pers

KPK pinjem uang Rp 300 miliar ke bank terdekat dari kantor mereka, untuk dipamerin dalam jumpa pers pengungkapan kasus.

R. Izra
Last updated: November 21, 2025 9:58 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
KPK pinjam uang ke bank untuk dipamerin saat jumpa pers ungkap kasus.
KPK pinjam uang ke bank untuk dipamerin saat jumpa pers ungkap kasus.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kok bisa ya, KPK bela-belain pinjem uang Rp 300 miliar, untuk ‘flexing’, buat dipamerin dalam jumpa pers. Gimana sih ini ceritanya?

Uang Rp 300 miliar yang dipamerkan KPK dalam kasus investasi fiktif Taspen ternyata hasil pinjam dulu ke bank tempat rekening penampungan sitaan KPK disimpan.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa sebenarnya total uang rampasan dalam kasus ini yang sudah diserahkan ke PT Taspen (Persero) mencapai Rp883.038.394.268.

Uang itu sudah ditransfer pada 20 November 2025 ke rekening giro Tabungan Hari Tua (THT) Taspen di BRI Cabang Veteran, Jakarta.

Tapi di acara konferensi pers, yang dipajang cuma Rp300 miliar dalam bentuk uang tunai.

Jaksa Eksekusi KPK, Leo Sukoto Manalu, blak-blakan cerita soal teknisnya.

Ia bilang, KPK meminjam uang tunai dari salah satu bank BUMN dekat Gedung KPK, yaitu BNI Mega Kuningan, buat keperluan jumpa pers penyerahan uang rampasan ke Taspen.

“Masalah peminjaman uang ini, kita meminjam tadi pagi jam 10.00 WIB,” kata Leo.

Skemanya begini:

  • KPK sudah mentransfer Rp883 miliar ke rekening Taspen.

  • Setelah itu, KPK komunikasi dengan bank untuk meminjam Rp300 miliar dalam bentuk tunai supaya bisa ditata dan dipamerkan di depan publik sebagai simbol penyerahan uang rampasan.

  • Uang Rp300 miliar itu rencananya dikembalikan lagi ke bank pukul 16.00 WIB di hari yang sama, dengan pengamanan polisi.

Menurut Asep, uang yang ditampilkan itu khusus berasal dari perkara satu terdakwa, yaitu mantan Direktur PT Insight Investment Management, Ekiawan Heri Primaryanto, yang sudah punya putusan berkekuatan hukum tetap.

Total kerugian negara dalam kasus investasi fiktif Taspen ini menurut BPK adalah Rp1 triliun.
Namun:

  • Yang sudah bisa diserahkan ke Taspen: Rp883 miliar (hasil rampasan dari perkara Ekiawan).

  • Sisanya, sekitar Rp160 miliar, terkait terdakwa lain yakni mantan Dirut PT Taspen, Antonius NS Kosasih (ANS), yang proses hukumnya masih berjalan.

Makanya KPK bilang angka total kerugian dan sitaan itu kurang-lebih tembus Rp1 triliun.

KPK: pinjam tapi narik . . .

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kemudian meluruskan narasi soal “pinjam uang bank”.

Dia menjelaskan:

  • KPK tidak menyimpan uang sitaan dan rampasan di Gedung KPK atau di Rupbasan.

  • Semua uang sitaan/rampasan dititipkan di bank lewat rekening penampungan atas nama KPK.

  • Untuk acara simbolik, KPK meminta bank menyediakan uang tunai dari rekening penampungan itu, lalu setelah acara selesai, uangnya kembali lagi ke sistem perbankan.

“Jadi jangan sampai keliru, karena ada yang masih sebut KPK pinjam uang bank,” kata Budi. Maksudnya: bukan pinjam uang bank yang bukan milik KPK, tapi narik tunai dari rekening penampungan sitaan milik KPK sendiri buat dipajang, lalu disetor kembali.

Jadi kalau kelihatannya “kocak” karena KPK kayak minjem duit cuma buat dipamerin, secara teknis sebenarnya itu uang sitaan KPK yang ditarik sebentar buat show ke publik, biar kelihatan konkret uang Rp 300 miliar itu seperti apa.

Tetap saja, vibes-nya kayak flexing dulu baru balik lagi ke rekening. Gimana menurut Sobat Bacaaja? (*)

You Might Also Like

Terkuak, Senjata Laras Panjang Ditemukan Usai Ledakan di SMA 72

Silayur Lagi, Silayur Lagi, Agustina: Kesalahan Tata Ruang

LRT Bakal Hadir di Semarang, Wali Kota: Biar Kayak di Drakor!

Bitcoin Keok! Turun 13% dalam 5 Hari, Level Terendah Sejak April 2025

Harga BBM di Jateng Turun! Dompet Auto Senyum di Tahun Baru

TAGGED:dipamerinfelxingheadlinejumpa persKPKkpk pinjam uang bankpinjam uang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kasus Dapur MBG Anak Wakil DPRD, Obsudsman Cuma Bilang Begini!
Next Article Rekahan Baru Mengintai, Ancaman Banjir Pandanarum Menggila

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Rahasia Burung Migran Tetap Melaju, Tidur Pun Bisa Dilakukan di Langit

Babak Panjang Razman Berakhir, Kini Jalani Vonis di Cipinang

Liburan Makin Asyik, Tiket Murah Semua Moda Sudah Disiapkan Pemerintah

Empat Sinyal Tipis Kolesterol Naik yang Sering Dianggap Sepele Banget

Jakarta Kebagian Lagi, Konser Guns N’ Roses Kali Ini Lebih Intim

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Anggota Komisi X DPR RI Mercy Chriesty Barends dalam Raker dengan Kemendikdasmen, Kamis (4/9/2025) di Senayan Jakarta. Foto: dok.
Pendidikan

Gaji Guru Cuma Rp200 Ribuan? DPR Desak Pemerintah Revisi Aturan BOS, Digitalisasi Sekolah Harus Merata!

September 5, 2025
Awaluddin (batik cokelat) menangis saat dihampiri keluarganya usai sidang vonis di pengadilan, Rabu (11/2/2026). (bae)
Hukum

Cerita Awaluddin Eks-Sekda Cilacap: Korupsi Demi Ikut Pilkada, Kalah Lalu Masuk Penjara

Februari 11, 2026
Daerah

452 Desa Sudah Didampingi, Pemprov Jateng: Nggak Cuma Kota yang Boleh Maju

Desember 17, 2025
Hukum

BST Terjepit Saat BBM Makin Bikin Dompet Menjerit

Juni 11, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lucunya KPK, Pinjam Bank Rp 300 Miliar untuk ‘Flexing’ Jumpa Pers
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?