Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: ASN Pemkot Solo Trila WFA, Respati Janji Awasi Kinerja Secara Ketat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

ASN Pemkot Solo Trila WFA, Respati Janji Awasi Kinerja Secara Ketat

R. Izra
Last updated: Januari 13, 2026 10:20 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SOLO – Kerja dari mana saja alias work from anywhere (WFA) mulai diuji coba di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo. Tapi tenang, ini bukan kebijakan lepas tangan.

Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan, uji coba WFA bakal diawasi ketat dari awal sampai akhir.

Trial WFA ini rencananya berlangsung selama satu bulan, dan cuma diterapkan setiap hari Rabu.

Bacaaja: Rabu Nggak Harus ke Kantor, Pemkot Surakarta Jajal WFA
Bacaaja: Cek Langsung Talud Longsor di Nusukan Solo, Respati: Tangani Menyeluruh, Jangan Setengah-setengah

Nggak semua pegawai ikut, karena kebijakan ini hanya berlaku untuk pegawai yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.

“Tentu kita punya sistem monitoring yang kuat. Ada 9 OPD yang kita trial dan tetap kita jalankan. Yang penting, OPD pelayanan tidak ada WFA,” kata Respati saat ditemui di kantornya, Selasa (13/1/2026).

Respati menjelaskan, uji coba ini bukan cuma soal fleksibilitas kerja. Pemkot ingin melihat dampak plus-minusnya secara nyata, terutama soal efisiensi anggaran.

Semua akan diukur, dievaluasi, dan dijadikan bahan pertimbangan sebelum kebijakan ini dilanjutkan.

“Pasti akan kita cek perkembangannya seperti apa, plus-minusnya apa, dan akan kita ukur efisiensinya supaya benar-benar berdampak ke penghematan anggaran,” jelasnya.

Soal target, Respati berharap kebijakan ini bisa memangkas anggaran operasional hingga 29 persen.

Angka tersebut bukan sekadar hitungan di atas kertas, tapi akan dialihkan langsung untuk kebutuhan pembangunan kota.

“Harapannya bisa efisiensi sampai 29 persen. Supaya operasional bisa ditekan dan pelayanan serta pembangunan Kota Surakarta tetap jalan,” ujarnya.

Dana hasil efisiensi itu, lanjut Respati, bakal difokuskan ke sektor yang paling mendesak. Salah satunya adalah perbaikan drainase lingkungan, yang selama ini jadi biang genangan dan banjir di sejumlah titik kota.

“Yang paling urgent tentu drainase lingkungan, supaya tidak ada genangan-genangan. Pembangunan tetap harus optimal,” tambahnya.

Meski memberi ruang WFA, Respati menegaskan pelayanan publik tetap jadi prioritas utama. Karena itu, kebijakan ini tidak berlaku untuk pegawai layanan, dan hanya diterapkan pada pegawai administrasi.

Ia juga mengingatkan para ASN Pemkot Solo untuk tetap adaptif selama masa uji coba. Jika hasilnya dinilai efektif dan efisien tanpa mengurangi kualitas layanan, bukan tidak mungkin WFA akan diperluas.

“Kalau efektif, efisien, dan pelayanan masyarakat tidak berkurang, tentu akan kita lanjutkan. Bahkan bisa saja nanti hari WFA-nya ditambah,” imbuhnya.

Untuk sementara, Pemkot Solo memilih jalan aman: uji coba dulu, pantau ketat, baru ambil keputusan. (*)

You Might Also Like

Pemerintah Tutup Pintu Bantuan Asing, Prabowo: Bodoh Sekali Kalau Kita Tolak!

Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Ekonom: Banyak Pemodal Kabur

“TPS” Muktiharjo Kidul: Dari Gunung Sampah ke Calon Taman

Guru Diminta Upgrade Cara Main Abad ke-21

Warga Kalbar Tersangka Penyelundupan Ratusan Ton Bawang Bombai di Semarang

TAGGED:asnheadlinepemkot soloWFAwork from anywhere
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau kawasan terdampak longsor di Jepara, Selasa (13/1/2026). (ist) Tiga Tewas dan Belasan Ribu Warga Terdampak Bencana Banjir-Longsor di Muria Raya
Next Article Gubernur Jateng, Bupati Pati dan sejumlah pihak meninjau banjir Pati, Selasa (13/1/2026). *(ist) Banjir Pati Rendam 59 Desa, Pemprov Belum Tetapkan Darurat Bencana

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pemprov Relokasi 900 Rumah di Kawasan Tanah Gerak Tegal

Jelang Lebaran, Kepala Daerah Diingatkan Jaga Stabilisasi Harga dan Pasokan

Ilustrasi gerakan sosial 'Setop Bayar Pajak'.

Viral Gerakan ‘Setop Bayar Pajak’ di Jateng, Warga: Ekonomi sedang Tidak Baik-baik Saja

Rawa Pening Disiapkan Jadi Proyek Percontohan

Kursi Kosong di PN Solo: Gusti Moeng dan PB XIV Purbaya Sama-sama Absen

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemkot Semarang Lepas 105 Peserta Perjalanan Religi

November 25, 2025
Sekda Jawa Tengah, Sumarno, dalam Forum Perumusan Analisis dan Rekomendasi Kebijakan (Pusaka) Jateng 2025, di Hotel Padma Semarang, Rabu (20/8/2025) yang diselenggarakan Bank Indonesia (BI) dan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Jawa Tengah. Foto: dok
Ekonomi

Sekda Jateng: Stop Ekspor Mentah, Saatnya Hilirisasi Demi Naik Kelas!

Agustus 21, 2025
Ekonomi

Adu Tarik UMK Kota Semarang: Buruh di 3,72 Juta, Pengusaha Ngerem di 3,64 Juta

Desember 20, 2025
Info

Gak Ada Gebrakan, UMP Jateng 2026 Masih akan Jadi Terendah Nasional?

Desember 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: ASN Pemkot Solo Trila WFA, Respati Janji Awasi Kinerja Secara Ketat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?