Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tiga Tewas dan Belasan Ribu Warga Terdampak Bencana Banjir-Longsor di Muria Raya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tiga Tewas dan Belasan Ribu Warga Terdampak Bencana Banjir-Longsor di Muria Raya

R. Izra
Last updated: Januari 13, 2026 6:54 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau kawasan terdampak longsor di Jepara, Selasa (13/1/2026). (ist)
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau kawasan terdampak longsor di Jepara, Selasa (13/1/2026). (ist)
SHARE

BACAAJA, JEPARA – Tiga kabupaten di kaki Gunung Muria: Kudus, Jepara, dan Pati diterjang bencana banjir dan longsor, dalam waktu hampir bersamaan.

Tiga orang tewas dalam peristiwa di Muria Raya tersebut. Sementara, belasan ribu warga lainnya terdampak.

Di Jepara, hampir 3.600 kepala keluarga di Lereng Gunung Muria, di Jepara, terdampak longsor.

Bacaaja: Kapal Keruk Buat Bencana Kena Bea Cukai Rp30 M, Purbaya: Gak Masuk Akal!
Bacaaja: Banjir Bandang dan Longsor Landa Jepara hingga Putus Akses Jalan, Warga Terisolasi

Akses utama beberapa desa sempat putus total, warga terisolasi berhari-hari.

Longsor terjadi setelah hujan deras turun beberapa hari. Di Desa Tempur, Keling, Jepara tercatat ada 23 titik longsor yang menutup jalan desa.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung ke lokasi, Selasa (13/1/2026). Ia bilang kondisi terparah memang ada di Tempur.

“Kondisi yang paling parah terjadi di Desa Tempur, Jepara,” kata Ahmad Luthfi di lokasi.

Akibat longsor, enam rumah rusak ringan dan satu rumah rusak berat. Dua unit usaha warga ikut terdampak, aktivitas ekonomi ikut tersendat.

Beruntung, respons darurat dilakukan cepat. Akses darurat kini sudah bisa dilalui motor berkat kerja bareng Basarnas, BPBD, relawan, TNI, dan Polri.

“Sekarang akses darurat sudah bisa dilewati kendaraan roda dua,” ujar Luthfi.

Pemprov Jateng juga menyiapkan alat berat untuk membuka jalan. Fokusnya bukan cuma darurat, tapi juga penanganan jangka menengah.

“Fokus utama penanganan adalah sungai dan akses jalan. Kebutuhan dasar warga dipenuhi lewat dapur umum,” katanya.

Bantuan logistik disalurkan pakai motor karena jalan belum sepenuhnya pulih. Anak-anak dan lansia jadi prioritas utama.

Pemprov Jateng juga mengucurkan bantuan bahan pokok, KUBE, dan Belanja Tidak Terduga (BTT) Rp260 juta khusus untuk Desa Tempur.

“Bantuan sudah kami salurkan dan akan ditambah kalau masih dibutuhkan,” kata Luthfi.

Warga setempat, Adil, mengaku dampaknya sangat terasa. Jalan desa itu satu-satunya akses warga untuk bekerja.

“Empat hari hujan deras, langsung longsor. Mau cari bensin saja susah. Harapannya jalan cepat diperbaiki,” ujarnya.

Selain Jepara, Pemprov Jateng juga menangani dampak bencana di Kudus dan Pati. Bantuan logistik sudah dikirim sejak Senin (12/1/2026).

Kepala Dinsos Jateng Imam Maskur mengatakan bantuan berasal dari APBD dan APBN. Isinya mulai dari makanan siap saji, tenda, kasur, sampai perlengkapan anak.

Nilai bantuan logistik tercatat Rp140,7 juta untuk Jepara, Rp133,3 juta untuk Pati, dan Rp188 juta untuk Kudus. Penanganan masih terus berjalan, fokus utama tetap keselamatan warga dan pemulihan aktivitas.

Tiga korban tewas warga Kudus

Di Kabupaten Kudus, mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, salah satunya anak perempuan berusia 5 tahun.

Korban tewas pertama berinisial Angga Winata (26) warga Desa Bacin, Kecamatan Bae, yang meninggal dunia setelah terpeleset arus sungai yang deras.

Korban selanjutnya, Sriyatun warga Desa Menawan, Kecamatan Gebog yang meninggal dunia pada Minggu (11/1/2026) setelah material longsor menimpa warungnya.

“Dua orang dewasa dan satu anak lima tahun yang kemarin malam sempat hilang,” kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Ahmad Munaji, Senin (12/1/2026).

Sementara di Pati, banjir juga menerjang sejumlah wilayah hingga menimbulkan kerusakan infrastuktur parah. (bae)

You Might Also Like

PSIS Tambah Pemain Baru di Ujung Bursa

Bejo Jahe Merah Ikut “Ngawal” 16 Ribu Pemudik Jateng

Putusan MK Bikin Lega: Masyarakat Bebas Berkebun di Hutan

Kapolri Listyo Sigit Ngotot Tolak Polri di Bawah Kementerian: Mending Saya Jadi Petani

Wakil Ketua DPRD M Saleh Dorong Jateng Gaspol Fasilitasi Ekosistem Industri Hijau

TAGGED:banjir bandangbencanaheadlinejeparakaki gunung muriakuduslongsormuria rayapati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kasus Dugaan Keracunan MBG di Gubug Masih Diselidiki
Next Article ASN Pemkot Solo Trila WFA, Respati Janji Awasi Kinerja Secara Ketat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI IKN - Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kota hantu. (grafis/wahyu)

MK Tegaskan Ibu Kota Negara Masih Jakarta, Pembangunan IKN Sia-sia?

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Total 24 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Terbaru Calhaj dari Medan

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pompa Baru, Harapan Baru: Semarang Gaspol Lawan Banjir!

November 12, 2025
Ilustrasi Polri sedang melakukan patroli siber.
Daerah

Waduh! Polisi Intensif Patroli Siber, Omonganmu Pesan Burjo Lewat WA Pun Kini Bisa Diawasi

September 3, 2025
Hukum

Polisi Musnahkan 67 Kilo Bahan Petasan

Februari 21, 2026
Gapura Undip berdiri di Jalan Prof Soedarto. (google streat view)
Info

Curang UTBK di Undip, Ada Peserta Bawa Alat Bantu Dengar

April 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tiga Tewas dan Belasan Ribu Warga Terdampak Bencana Banjir-Longsor di Muria Raya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?