Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Curang UTBK di Undip, Ada Peserta Bawa Alat Bantu Dengar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Curang UTBK di Undip, Ada Peserta Bawa Alat Bantu Dengar

R. Izra
Last updated: April 21, 2026 9:18 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Gapura Undip berdiri di Jalan Prof Soedarto. (google streat view)
Gapura Undip berdiri di Jalan Prof Soedarto. (google streat view)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus kecurangan UTBK muncul di Universitas Diponegoro (Undip) pada Selasa (21/4/2026). Seorang peserta diduga pakai alat bantu dengar yang disembunyikan di dalam telinga.

Temuan ini langsung dibenarkan pihak kampus. Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan Undip, Heru Susanto, bilang mereka prihatin masih ada peserta yang nekat curang.

“Informasi tersebut benar. Tentu kami prihatin masih ditemukan peserta yang terjebak dalam praktik-praktik kecurangan,” kata Heru, Selasa (21/4/2026).

Bacaaja: Undip Bukan Kaleng-kaleng, Kampus Nomor 4 Terbaik Nasional Versi EduRank 2026
Bacaaja: Undip Gandeng PT Chung Giwa Indonesia, Dorong Mahasiswa go Global

Kejadian ini terungkap sebelum ujian dimulai. Peserta bahkan belum masuk ruang ujian saat diperiksa.

Awalnya ketahuan dari screening pakai metal detector. Alat itu bunyi saat peserta diperiksa di pintu masuk.

Karena pesertanya perempuan, pemeriksaan dilakukan sesuai SOP. Panitia perempuan dilibatkan untuk pengecekan lebih lanjut.

Hasilnya cukup bikin kaget. Selain ada logam di pakaian, panitia juga menemukan benda logam di kedua telinga peserta.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terkonfirmasi di dalam pakaiannya memang juga ada metal, plus di dalam telinganya juga ada dapat metal atau alat bantu dengar elektronik,” jelas Heru.

Pengambilan alat itu nggak bisa sembarangan. Ukurannya kecil dan berisiko kalau dipaksakan.

Akhirnya peserta dibawa ke rumah sakit milik kampus. Tepatnya ke klinik THT untuk penanganan aman oleh tenaga medis.

“Dibawa ke klinik THT rumah sakit kami untuk diambil menggunakan alat agar tidak membahayakan kesehatan,” lanjutnya.

Dari situ makin jelas. Memang ada alat logam yang ditanam di telinga, diduga dipakai untuk bantu komunikasi dari luar saat ujian.

Peserta juga mengakui alat itu dipasang untuk kepentingan ujian. Tapi dia tidak mau menjelaskan lebih detail cara kerjanya.

Kasus ini langsung dilaporkan ke panitia pusat nasional. Soal sanksi, sepenuhnya jadi kewenangan pusat.

“Telah kami sampaikan ke panitia pusat nasional. Terkait sanksi menjadi kewenangan panitia pusat,” tegas Heru.

Secara umum, Undip memastikan pelaksanaan UTBK tetap berjalan lancar. Dari ribuan peserta, hanya kasus ini yang terdeteksi.

Untuk tahun ini, jumlah peserta UTBK di Undip mencapai 23.933 orang. Kampus menyiapkan lebih dari 1.400 komputer dan ruang ujian ber-AC di Tembalang dan Pleburan. (bae)

You Might Also Like

Napi Lapas Semarang Positif Narkoba, Ketahuan saat Tes Urine

Bukan Sekadar Nama Jalan, Ini Pesan Agustina Wilujeng Saat Resmikan Jalan YB Mangunwijaya

Mahfud MD Sorot Pernyataan Prabowo soal Keracunan MBG: Nyawa Orang Gak Bisa Diukur Angka

Soal MBG, Zulhas: Kalau Basi, Komplain Langsung ke SPPG, Nggak Usah Drama di Medsos

Polisi Belum Bisa Simpulkan Kasus Tewasnya Dosen Untag

TAGGED:alat bantu dengarcurang utbkujian masukundip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Politikus Gerindra sekaligus Bupati Pati, Sudewo, jadi tersangka dua kasus yang ditangani KPK. Kasus Sudewo: KPK Cium Ada “Main Belakang” di Jalur Kereta
Next Article Sisa Dua Laga, PSIS Tunjuk Kas Hartadi Jadi Nahkoda

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BAYI KAPIBARA--Induk kapibara mengasuh dua anaknya yang belum lama lahir di Semarang Zoo. (ist)

Semarang Zoo Punya Penghuni Baru, Dua Anakan Kapibara Lahir

Sekretaris Jenderal DPN Peradi SAI, Patra M. Zen (tengah), didampingi Ketua Peradi SAI Kota Semarang (kanan), berbicara kepada wartawan usai mengisi seminar rangkaian Muscab di Semarang, Sabtu (6/6/2026). (ist)

Sekjen Peradi SAI: Advokat Jangan Cuma Cari Duit, Warga Miskin Juga Dibela

TERPILIH AKLAMASI - Sari Yuliati terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Kosgoro dalam Musyawarah Besar (Mubes) V Kosgoro 1957 Tahun 2026, di Merlin Park, Jakarta.

Saleh Ucapkan Selamat! Sari Yuliati Resmi Secara Aklamasi Jadi Ketum Kosgoro 1957

AKRAB - Presiden ke-5 Indonesia Megawati Soekarnoputri bersama GKR Hemas, Butet Kartaredjasa, dan Rano Karno, menikmati pameran seni rupa Mata Hati Soekarno, di Le Gareca Space, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (6/6/2026).

Megawati-GKR Hemas Buka Pameran Mata Hati Soekarno: “Jangan Warisi Abunya, Warisi Apinya”

Cicipi MBG Bareng Siswa, Prabowo Serap Cerita Sekolah Rakyat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Hukum

Pasal Penghinaan Presiden-Wapres Hidup Lagi, Hanya Prabowo dan Gibran yang Boleh Lapor

Januari 6, 2026
Daerah

Pemkab Grobogan Gratiskan Pengobatan Korban Terduga Keracunan MBG

Januari 16, 2026
Hukum

Jejak Sunyi Densus 88 Bongkar Rekrutmen Anak Lewat Dunia Maya

November 18, 2025
Daerah

Hujan Sore, Banjir Malam: 12 Desa di Grobogan Kebanjiran

April 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Curang UTBK di Undip, Ada Peserta Bawa Alat Bantu Dengar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?