Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Menakar Nasib Wakil Bupati Pidie Jaya Usai Pukul Bos MBG
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Menakar Nasib Wakil Bupati Pidie Jaya Usai Pukul Bos MBG

Namun, dari berbagai laporan yang beredar, proses hukum tetap berjalan. Banyak yang menilai, ini jadi ujian besar bagi Hasan Basri, apakah karier politiknya masih bisa bertahan setelah “nasi dingin” bikin panas satu kabupaten.

Nugroho P.
Last updated: November 1, 2025 4:56 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Kasus Pemukulan oleh Wabup Pidie Jaya
SHARE

BACAAJA, PIDIE JAYA – Nasib Hasan Basri, Wakil Bupati Pidie Jaya, lagi-lagi bikin heboh dunia maya. Gara-gara aksi emosionalnya di dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG), kariernya kini jadi sorotan publik dan sedang digodok aparat penegak hukum.

Peristiwa itu terjadi Kamis (30/10/2025) pagi, di dapur SPPG Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Aceh. Awalnya cuma sidak, tapi suasananya berubah panas saat Hasan merasa nasi yang disiapkan untuk anak sekolah sudah dingin dan keras.

Hasan datang dengan niat mengecek langsung kualitas menu MBG, tapi bukannya menemukan solusi, yang muncul justru amarah. Para petugas SPPG kaget, apalagi ketika nada suara Hasan mulai meninggi dan tangannya melayang.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, terdengar teriakan beberapa petugas perempuan yang ketakutan dan mencoba melerai. Aksi Hasan pun langsung viral, memantik komentar dari berbagai pihak.

Muhammad Reza, Kepala SPPG yang jadi korban, menceritakan kronologi lengkap ke wartawan. Katanya, ia tiba di dapur setelah ditelepon pengawas Badan Gizi Nasional (BGN) yang melaporkan ada sidak mendadak dari Wakil Bupati.

“Saya datang naik motor. Begitu sampai, beliau tanya siapa pimpinan. Saya jawab ‘saya’, sambil ulurkan tangan buat salaman. Eh malah ditinju dua kali di kepala dan wajah,” ungkap Reza.

Reza mengaku sempat sempoyongan setelah dipukul. Rekan-rekannya langsung menolong dan membawanya ke Puskesmas Trienggadeng untuk diperiksa. Di kepalanya tampak lebam cukup besar.

Ia menjelaskan, tudingan soal nasi basi itu keliru. “Nasi baru dimasak memang harus didinginkan dulu di ruang khusus biar nggak cepat basi karena penguapan,” ujarnya lagi, berusaha menjelaskan teknis dapur MBG.

Reza juga menyebut, sebelum dirinya datang, Hasan sudah lebih dulu marah-marah. Bahkan, beberapa petugas perempuan sampai menangis ketakutan karena diancam akan dipukul.

Dikonfirmasi terpisah, Hasan Basri tak menampik kalau dirinya sempat menampar Reza. Ia mengaku kecewa berat dengan kualitas makanan yang dianggapnya tak layak disajikan untuk anak sekolah.

“Saya sidak karena sebelumnya ada laporan nasi keras dan dingin. Kepala dapur nggak di tempat, jadi saya spontan marah. Saya akui, saya sempat menampar dua kali,” katanya tanpa banyak berkelit.

Tapi setelah videonya viral, penyesalan datang terlambat. Aksi itu kini berujung panjang. Muhammad Reza resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pidie Jaya.

Laporan dibuat Kamis malam, 30 Oktober 2025, dengan nomor STTLP/B/66/X/2025/SPKT/Polres Pidie Jaya/Polda Aceh. Polisi langsung menindaklanjuti laporan itu.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, membenarkan bahwa pihaknya sudah memeriksa korban dan sejumlah saksi. “Kami juga menunggu hasil visum dari rumah sakit,” ujarnya.

Kasus itu kini ditangani dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. Faisal memastikan, penyidik bekerja secara profesional dan transparan. “Kami minta masyarakat tidak terpancing isu,” tambahnya.

Sementara itu, di media sosial, perdebatan masih ramai. Ada yang menilai Hasan terlalu emosional, ada juga yang bilang ia cuma khilaf. Tapi publik tetap menuntut kejelasan hukum.

Situasi di dapur MBG sendiri sudah mulai kondusif. Aktivitas memasak untuk anak-anak sekolah tetap berjalan meski beberapa petugas mengaku masih trauma.

Bupati Pidie Jaya dikabarkan sudah turun tangan untuk memediasi kedua pihak, berharap masalah bisa diselesaikan dengan kepala dingin.

Namun, dari berbagai laporan yang beredar, proses hukum tetap berjalan. Banyak yang menilai, ini jadi ujian besar bagi Hasan Basri, apakah karier politiknya masih bisa bertahan setelah “nasi dingin” bikin panas satu kabupaten.

Kini, publik menanti babak akhir cerita ini — apakah Hasan bakal minta maaf secara resmi di depan publik, atau justru berhadapan dengan proses hukum yang lebih serius. (*)

You Might Also Like

Hakim Tolak Keberatan Prabowo Soal Korupsi Lahan Bulog

Berani Banget! Di Depan Hakim, Gus Yazid Minta Presiden Prabowo Ikut Dijadikan Tersangka

Kasus Mirip Nenek Elina Terjadi di Tegal, Rumah Kushayatun Tiba-tiba Dibongkar Paksa

Polda Jateng Musnahkan Narkoba dan Miras Ilegal Senilai Rp 15 Miliar

KPU Cabut Keputusan Kontroversial, Dokumen Capres-Cawapres Kini Bisa Diakses Publik

TAGGED:pejabat premanpemukulanpidie jayawabup pidie jaya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Drama Nasi Dingin di Aceh: Emosi Wakil Bupati yang Berujung Tinju
Next Article Ilustrasi jenazah korban. Sembilan Tewas Terinjak Saat Ibadah di Kuil Suci

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

Blue Fire Papandayan Bukan Sekadar Api Biru, Ini Penjelasan Badan Geologi

Bung Sis Pimpin PA GMNI Demak, Siapkan Konsolidasi Alumni hingga Aksi Nyata

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Fadia Arafiq Diduga Belanja Rolex dari Duit Korupsi

Mei 26, 2026
Hukum

Baru Naik Pangkat, Syahduddi Langsung Bongkar Jaringan Narkoba di Semarang

Maret 21, 2026
GELEDAH RUMAH--Petugas Imigrasi menggeledah rumah di kawasan perumahan elit Anjasmoro, Semarang, yang diduga jadi markas sindikat love scamming. (ist)
Hukum

Rumah Elit di Semarang Jadi Markas Penjual Janji Manis Internasional

Juni 7, 2026
Ilustrasi kecelakaan bus penumpang. (grafis/wahyu)
Hukum

SIM Sopir Bus Maut Cahaya Trans Diduga Palsu, Siapa akan Terseret?

Januari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menakar Nasib Wakil Bupati Pidie Jaya Usai Pukul Bos MBG
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?