Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

R. Izra
Last updated: September 28, 2026 9:59 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)
BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)
SHARE

BANTAL bergambar meong itu menyimpan sejuta kisah. Nasib puluhan kucing terlantar ada di tangan Winika Desiana atau akrab disapa Dina (53) -perempuan yang membuat bantal-bantal bergambar meong itu.

Bantal-bantal bergambar hewan yang dibuat Dina bukan sekadar penghias rumah. Dari setiap bantal yang terjual, ada bagian yang disisihkan untuk menghidupi puluhan kucing terlantar yang ia rawat.

Perempuan asal Gunungpati, Semarang, itu mulai menyelamatkan kucing sejak 2017. Kala itu, ia menemukan seekor induk bersama lima anak kucing yang dibuang di depan rumahnya di kawasan Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Bacaaja: Kucing Kecil Nempel Terus, Ternyata Ada Alasan Ini
Bacaaja: Kucing Bikin Mandul dan Keguguran? Begini Fakta Ilmiahnya, Bukan Sekadar Mitos

Sejak kejadian tersebut, Dina terus melakukan rescue kepada sejumlah kucing terlantar atau kucing jalanan. Kini sekitar 30 kucing tinggal dan dirawat di rumahnya, sementara puluhan lainnya ia temui di jalan dan rutin diberi makan.

“Awalnya melihat ada indukan dengan lima anak kucingnya itu dibuang di depan rumah. Saya kasihan terus saya ambil, saya rescue,” ujar Dina saat ditemui, Minggu (27/9/2026).

Merawat puluhan kucing tentu membutuhkan biaya tidak sedikit. Untuk pakan saja, Dina menghabiskan sekitar Rp860 ribu per bulan untuk dua karung, belum termasuk vitamin dan kebutuhan pengobatan.

Agar tak terus bergantung pada bantuan orang lain, Dina memanfaatkan keahliannya di bidang kerajinan tangan. Ia membuat bantal karakter berukuran 45×45 sentimeter yang dijual sekitar Rp100 ribu.

Sekitar 50 persen keuntungan penjualan bantal tersebut ia sisihkan untuk membeli pakan dan membiayai kebutuhan kucing-kucing rescue.

“Saya usahakan dari sini ada budget sekian persen, sekitar 50 persen dari keuntungan itu untuk beli pakan untuk shelter dan kucing-kucing di luar,” katanya.

Perjalanan Dina merawat kucing juga tak selalu mulus. Serangan penyakit seperti panleukopenia pernah membuat sejumlah anak kucing yang diasuhnya mati.

Menurutnya, persoalan lain yang cukup berat adalah biaya vaksinasi dan sterilisasi. Ia berharap pemerintah ikut membuka akses sterilisasi gratis atau bersubsidi untuk membantu mengendalikan populasi kucing liar di Semarang.

Di tengah rasa lelah yang sesekali muncul, Dina memilih terus bergerak. Baginya, usaha kecil yang ia jalankan bukan hanya soal menjual kerajinan, tetapi juga cara untuk memastikan kucing-kucing terlantar ia temui tetap bisa makan dan mendapat perawatan. (dul)

You Might Also Like

Program MBG Disebut Netizen ‘Makan Beracun Gratis’, Kepala BGN Angkat Bicara

Puasa Tinggal Hitungan Hari, Polrestabes Gelar Operasi Pekat

Cek Trial WFA ASN Solo, Respati: Pelayanan Publik Tetap Jalan, UMKM Senang

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Demokrasi Kembali Diuji

Robig di Pusaran Narkoba, Petir: Kenapa Seolah Sejak Awal Dilindungi?

TAGGED:bantalbantal kucingdinaheadlinekucing jalanankucing terlantar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN
Next Article PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi. Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PENIPUAN - Ilustrasi pelaku penipuan sedang beraksi.

Sial! Rela Bayar Rp380 Juta Demi Anak Masuk UI, Ujungnya Kena Tipu

BANTAL KUCING - Dina memegang bantal bergambar kucing buatan tangannya sendiri, Minggu (27/9/2026). Sebagian keuntungan dari jualan bantal kucing itu digunakan untuk memberi makan kucing jalanan. (dul)

Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong

Gubes UGM: Kuliah Gratis Jangan Cuma PTN

Blue Fire Papandayan Bukan Sekadar Api Biru, Ini Penjelasan Badan Geologi

Bung Sis Pimpin PA GMNI Demak, Siapkan Konsolidasi Alumni hingga Aksi Nyata

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Katim Semarang Raya Satgaswil Jateng Densus 88 Polri, Iptu Yusuf saat diskusi dan buka bersama di kantor bacaaja.co, Jumat (13/3/2026). (bae)
Info

Bahaya Ruang Digital, Densus 88 Minta Orang Tua Awasi Anak dari Paparan Ekstremisme

Maret 14, 2026
Buruh melintas di depan pabrik Sritex, saat pabrik tekstil tersebut masih beroperasi. Kini, ribuan buruh menunggu pesangon.
Hukum

Pesangon Masih Mimpi? Lelang Aset Sritex Jadi Penentu Nasib Ribuan Eks Karyawan

Januari 31, 2026
Terdakwa korupsi Bank BNI, Cik Mel (baju putih) menunduk sambil menangis saat dengar pembacaan tuntutan di pengadilan, Senin (13/10/2025). (bae)
Hukum

Cik Mel Merengek sampai Tersungkur di Depan Hakim, Dituntut 8,5 Tahun karena Korupsi

Oktober 13, 2025
Pendidikan

Jateng Gaspol Bikin Dokter Spesialis Baru

November 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kisah Dina Rawat Kucing-kucing Terlantar, Andalkan Cuan dari Jualan Bantal Bergambar Meong
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?