Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Rumah Elit di Semarang Jadi Markas Penjual Janji Manis Internasional
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Rumah Elit di Semarang Jadi Markas Penjual Janji Manis Internasional

Rumah elite di kawasan Puri Anjasmoro, Kota Semarang, jadi markas sindikat kriminal internasional dengan modus love scamming.

R. Izra
Last updated: Juni 7, 2026 11:14 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
GELEDAH RUMAH--Petugas Imigrasi menggeledah rumah di kawasan perumahan elit Anjasmoro, Semarang, yang diduga jadi markas sindikat love scamming. (ist)
GELEDAH RUMAH--Petugas Imigrasi menggeledah rumah di kawasan perumahan elit Anjasmoro, Semarang, yang diduga jadi markas sindikat love scamming. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Siapa sangka sebuah rumah di kawasan elite Puri Anjasmoro, Semarang Barat, diduga menjadi markas operasi sindikat penipuan asmara internasional.

Dari lokasi itu, Imigrasi menemukan aktivitas love scamming yang menyasar korban di luar negeri.

Kalau orang lain jualan kopi, baju, atau makanan dari rumah, yang satu ini diduga “jualan” janji manis. Modalnya bukan toko, tapi identitas palsu dan rayuan yang bikin korban terlena.

Bacaaja: Kenapa Korban Love Scamming Banyak Perempuan? Ini Polanya
Bacaaja: Bikin Bule AS Klepek-klepek, Mantan Artis Indonesia Terseret Love Scamming Rp41 Miliar

Kasus ini terungkap setelah Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Semarang melakukan pengawasan selama sekitar dua pekan.

Kepala Kantor Imigrasi Semarang, Ari Widodo menjelaskan, pada Kamis (4/6/2026) malam, petugas gabungan menggerebek sebuah rumah di kawasan tersebut.

Empat warga negara China langsung diamankan dalam penggerebekan itu.

Berdasarkan interogasi awal, modus penipuannya terbilang klasik, tapi masih banyak memakan korban.

Pelaku diduga membuat profil palsu di berbagai platform komunikasi, membangun hubungan emosional dengan calon korban, lalu pelan-pelan menguras kepercayaan hingga akhirnya meminta atau mengarahkan korban mengirim uang.

Sasaran mereka bukan warga Indonesia. Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan korban maupun target berada di luar negeri. Artinya, rumah di Semarang itu diduga hanya dijadikan “kantor operasional” untuk menjalankan aksi penipuan lintas negara.

Ari Widodo, mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja intelijen yang dilakukan secara berkelanjutan bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Tengah.

“Kami akan memastikan setiap dugaan pelanggaran keimigrasian diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya, Minggu (7/6/2026).

Saat ini pemeriksaan masih terus berlangsung untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar. Imigrasi juga memperketat pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing agar Indonesia tidak dimanfaatkan sebagai tempat beroperasinya kejahatan transnasional. (bae)

You Might Also Like

AI Bikin Aib: Wajah Siswa Disulap Jadi Video Mesum!

Mardiono vs Agus Suparmanto, Drama Faksi PPP yang Tak Pernah Usai

Sudah Delapan Hari Banjir Kepung Semarang

2.700 Pelari dari 14 Negara Serbu Merbabu Skyrace 2026

Camat Margorejo Kelabakan Dicecar KPK soal Mahar Perangkat Desa

TAGGED:headlinelove scammingmarkas ekjahatanperumahan elitepuri anjasmoroSemarangsindikat kriminal internasional
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Berangkat Mancing Tak Pulang, Bocah Ditemukan Tak Bernyawa 
Next Article INTEROGASI WNA--Petugas Imigrasi menginterogasi WNA China dan WNI yang diduga terlibat dalam aksi love scamming dari Semarang. (ist) 4 Warga China Ditangkap di Semarang, Terlibat Sindikat Love Scamming Internasional

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN.

Resmi! Istana Umumkan Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

AKSI DAMAI - Petani tembakau dari Temanggung dan sejumlah daerah lain di Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Kemenko PMK, desak pemerintah kaji ulang regulasi tembakau, terutama terkait pembatasan tar dan nikotin.

Desakan Petani Tembakau Menguat, Kemenko PMK Janji Kaji Ulang Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Dugderan 2026: Tradisi Lama, Energi Baru

Februari 16, 2026
Tersangka pembacokan TNI hingga tewas di Wonosobo ditangkap personel Polres Wonosobo.
Info

Pelarian Singkat Pembacok TNI hingga Tewas di Wonosobo, Kini Ditahan di Polres

September 15, 2025
Peristiwa viral di Blora insiden pria menendang kucing. Foto: ist
Hukum

Kasus Kucing Ditendang di Blora Resmi Naik Penyidikan

Februari 8, 2026
Info

Publik Bicara Setahun Agustina-Iswar: Jalan Bolong-bolong, Masih Langganan Banjir

Februari 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Rumah Elit di Semarang Jadi Markas Penjual Janji Manis Internasional
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?