Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Was-was Nggak Tuh, 17 Remaja Pelaku Tawuran Mangkang Diburu Polisi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Was-was Nggak Tuh, 17 Remaja Pelaku Tawuran Mangkang Diburu Polisi

R. Izra
Last updated: Agustus 8, 2026 9:30 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
TAWURAN REMAJA--Polisi menunjukkan barang bukti senjata tajam yang digunakan remaja Semarang-Kendal tawuran di Jalan Arteri daerah Mangkang, Semarang. (ist)
TAWURAN REMAJA--Polisi menunjukkan barang bukti senjata tajam yang digunakan remaja Semarang-Kendal tawuran di Jalan Arteri daerah Mangkang, Semarang. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus tawuran bersenjata tajam di Jalan Arteri Mangkang, Kota Semarang, berbuntut panjang.

Meski 4 remaja sudah ditangkap dan jadi tersangka, polisi masih memburu 17 remaja lain yang diduga ikut terlibat dalam bentrokan bersenjata tajam tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng Kombes Pol Muhammad Anwar Nasir mengatakan, para pelaku yang masih buron berasal dari dua kelompok yang saling bentrok.

Bacaaja: Tingkah Pelajar Semarang Beli Celurit 1,5 Meter, Berujung Nangis Diciduk Polisi
Bacaaja: Polda Jateng Tantang “Jagoan Tawuran”

“Sebanyak 17 pelaku telah masuk dalam daftar pencarian orang,” ungkapnya, Jumat (7/8/2026).

Rinciannya, 7 orang berasal dari kelompok Brakitcil dan Anjay 165 dari Kota Semarang, sedangkan 10 lainnya merupakan anggota kelompok Wartan Kendal dari Kabupaten Kendal.

Sebelumnya, polisi telah mengamankan 12 orang yang terdiri atas 4 orang dewasa dan 8 anak. Dari hasil pemeriksaan, 4 orang ditetapkan sebagai tersangka, sementara sisanya masih didalami perannya.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto menegaskan penyelidikan akan terus berlanjut hingga seluruh pelaku berhasil diamankan.

“Fenomena tawuran yang melibatkan anak-anak dan remaja menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Ia mengajak orang tua untuk lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari, mengenali lingkungan pergaulannya, serta mengawasi penggunaan media sosial agar tidak mudah terpengaruh provokasi.

Menurut Yuliyanto, penanganan kasus ini bukan hanya soal menghukum pelaku. Polisi juga menggandeng Dinas Sosial dan Balai Pemasyarakatan untuk mendampingi anak-anak yang berhadapan dengan hukum. (bae)

You Might Also Like

Proyek Chromebook Kemendikbudristek: Ketika Laptop Bukan Sekadar Teknologi, Tapi Lapak Korupsi Rp1,98 Triliun

Sony Sonjaya Eks-Waka BGN Siap ‘Nyanyi’, Bakal Seret Nama Besar di Kasus Korupsi MBG

Fakta Balik Layar Terungkap di Persidangan: AKBP Basuki Muluskan Jalan Levi jadi Dosen Untag

Danyon Brimob Dipecat Karena Kasus Rantis Tabrak Ojol, Polisi Pastikan Kasus Dilanjutkan ke Jalur Pidana!

Agustina Ogah Balikin Jabatan, Eks Bos PDAM Dipaksa Duel Lagi

TAGGED:celuritkendalpolisiremajaSemarangtawuran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi Polri sedang melakukan patroli siber. Amnesty Sebut Penangkapan 2 Komentator Pidato Prabowo Langgar Putusan MK: Kriminalisasi Suara Rakyat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAWURAN REMAJA--Polisi menunjukkan barang bukti senjata tajam yang digunakan remaja Semarang-Kendal tawuran di Jalan Arteri daerah Mangkang, Semarang. (ist)

Was-was Nggak Tuh, 17 Remaja Pelaku Tawuran Mangkang Diburu Polisi

Ilustrasi Polri sedang melakukan patroli siber.

Amnesty Sebut Penangkapan 2 Komentator Pidato Prabowo Langgar Putusan MK: Kriminalisasi Suara Rakyat

PELATIHAN DI INDIA--Dosen Unwahas, Kholfan Zubair Taqo Sidqi, berdiri di antara puluhan orang lain saat mengikuti pelatihan manajemen risiko bencana di India. (ist)

Dosen Unwahas Terbang ke India, Perdalam Ilmu Mitigasi Bencana

BAZAR DURIAN - Pembeli yang memadati lokasi Bazar sedang memilih durian untuk di beli. Kamis (6/8/2026). (dul)

Berburu Durian Murah-Berkualitas? Bazar Keliling di Ngaliyan Ini Kasih Garansi Seumur Hidup

Wagub Jateng, Gus Yasin menjelaskan modifikasi cuaca untuk wilayah rawan bencana, Jumat (16/1/2026). (ist)

Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya saat memimpin RDP dengan Kepala Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban di Senayan Jakarta, Rabu (17/9/2025)
Hukum

RUU LPSK, Komisi XIII DPR dan LPSK Sepakat Aturan Harus Lebih “Nendang” untuk Lindungi Korban dan Saksi

September 17, 2025
Direktur LBH Semarang, Syamsuddin Arief (pegang mik) paparan tentang kerja-kerja advokasi organisasinya, Rabu (21/1/2026). (bae)
Hukum

Curhat LBH Semarang: Katanya Jateng Mau Jadi Lumbung Pangan, Kok Kriminalisasi Petani

Januari 22, 2026
Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jateng, Moch Fatkhuronji menjelaskan kasus pencabulan di Pati, Selasa (5/5/2026). (bae)
Hukum

Kiai Ashari Cabuli 50 Santriwati, Kemenag Cabut Izin Ponpes Tahfidzul Quran Ndholo Kusumo

Mei 5, 2026
Pertamina menutup sementara operasional SPBU Jl Sriwijaya, Semarang, untuk evaluasi setelah viral insiden motor terbakar.
Info

Viral Insiden Motor Terbakar, Pertamina Akhirnya Tutup SPBU Sriwijaya Semarang: Evaluasi!

April 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Was-was Nggak Tuh, 17 Remaja Pelaku Tawuran Mangkang Diburu Polisi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?