Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tiga Pria Nigeria Tergeletak, Dua Tewas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tiga Pria Nigeria Tergeletak, Dua Tewas

Kejadian tersebut pertama kali ramai diperbincangkan setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan situasi di dalam apartemen yang membuat banyak orang terkejut. Dalam video terlihat dua pria terbaring tak bergerak di atas tempat tidur, sementara satu orang lainnya berada di lantai dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Nugroho P.
Last updated: Juni 4, 2026 11:37 am
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
ilustrasi pengamanan oleh polisi.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Suasana sebuah apartemen di kawasan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, mendadak menjadi perhatian setelah tiga pria warga negara Nigeria ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam satu unit hunian. Peristiwa yang terjadi pada Senin malam itu kini masih menjadi misteri dan tengah didalami aparat kepolisian.

Kejadian tersebut pertama kali ramai diperbincangkan setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Rekaman itu memperlihatkan situasi di dalam apartemen yang membuat banyak orang terkejut. Dalam video terlihat dua pria terbaring tak bergerak di atas tempat tidur, sementara satu orang lainnya berada di lantai dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Video yang beredar dengan cepat memunculkan berbagai spekulasi di kalangan warganet. Banyak yang bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi di dalam apartemen tersebut hingga ketiga pria itu ditemukan dalam kondisi yang berbeda-beda.

Pihak kepolisian kemudian membenarkan adanya peristiwa tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan bahwa penemuan itu terjadi di sebuah unit Apartemen City Park Tower F yang berada di lantai tiga kawasan Cengkareng Timur.

Menurut keterangan polisi, laporan mengenai kondisi para penghuni apartemen diterima pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah petugas mendatangi lokasi, ditemukan tiga warga negara asing yang berada di dalam unit tersebut.

Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian, dua orang diketahui sudah tidak bernyawa saat ditemukan. Keduanya masing-masing berinisial CD yang berusia 27 tahun dan II yang berusia 34 tahun.

Sementara satu orang lainnya yang berinisial OSO berusia 39 tahun ditemukan masih hidup, namun dalam keadaan tidak sadar. Kondisinya saat ditemukan membuat petugas segera melakukan langkah penyelamatan dengan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ini OSO diketahui masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Budha Tzu Chi. Tim medis terus memantau perkembangan kesehatannya sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut yang dapat membantu mengungkap apa yang sebenarnya terjadi.

Penemuan tiga warga negara asing dalam satu apartemen tersebut langsung memicu perhatian banyak pihak. Selain karena terdapat korban meninggal dunia, situasi di lokasi juga menimbulkan sejumlah pertanyaan yang hingga kini belum terjawab.

Polisi mengungkapkan bahwa dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban yang meninggal. Temuan itu menjadi salah satu hal yang membuat penyelidikan berjalan lebih kompleks.

Biasanya, tanda kekerasan dapat menjadi petunjuk awal bagi penyidik untuk mengarah pada dugaan tindak pidana tertentu. Namun dalam kasus ini, kondisi fisik korban tidak menunjukkan adanya luka yang mengarah pada penganiayaan.

Meski demikian, aparat belum ingin mengambil kesimpulan terlalu cepat. Penyebab pasti meninggalnya kedua pria tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan yang lebih mendalam dari tim terkait.

Berbagai kemungkinan masih terbuka selama proses penyelidikan berlangsung. Karena itu, polisi memilih berhati-hati dan mengumpulkan seluruh fakta yang ada sebelum menyampaikan kesimpulan resmi kepada publik.

Selain memeriksa kondisi para korban, petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari petunjuk lain yang mungkin berkaitan dengan insiden tersebut. Setiap barang yang dianggap relevan akan dianalisis guna membantu mengungkap kronologi kejadian.

Penyidik juga berupaya menelusuri aktivitas para korban sebelum ditemukan di apartemen. Informasi mengenai siapa saja yang sempat berinteraksi dengan mereka serta aktivitas yang dilakukan beberapa hari sebelumnya menjadi bagian penting dari penyelidikan.

Kasus ini menarik perhatian karena melibatkan warga negara asing dan terjadi di kawasan permukiman vertikal yang cukup padat. Tidak sedikit penghuni apartemen yang mengaku terkejut setelah mengetahui peristiwa tersebut.

Sejumlah penghuni disebut baru mengetahui adanya kejadian itu setelah petugas kepolisian datang ke lokasi. Sebagian lainnya mengetahui informasi tersebut melalui video yang kemudian beredar di berbagai platform media sosial.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus bekerja untuk memastikan penyebab pasti kematian dua korban dan kondisi yang menyebabkan satu korban lainnya tidak sadarkan diri. Seluruh temuan yang diperoleh akan menjadi dasar dalam menentukan arah penyelidikan berikutnya.

Polres Metro Jakarta Barat menjadi pihak yang menangani langsung kasus ini. Berbagai langkah penyelidikan masih dilakukan untuk mengurai misteri yang menyelimuti peristiwa tersebut.

Di tengah banyaknya spekulasi yang berkembang, polisi mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan. Hasil penyelidikan dan pemeriksaan resmi nantinya akan menjadi dasar untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di balik penemuan tiga pria Nigeria di sebuah apartemen di Jakarta Barat itu.

Untuk saat ini, kasus tersebut masih menyisakan tanda tanya besar. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, satu lainnya masih dirawat, sementara penyebab pasti yang melatarbelakangi kejadian itu masih menjadi pekerjaan rumah yang sedang dipecahkan oleh aparat kepolisian. (*)

You Might Also Like

Laporan Kinerja DPR Satu Tahun: 16 UU Jadi & Ribuan Curhatan Masuk, Kebanyakan soal Hukum

Perbaikan Jalur Pantura Dikebut

Rombongan Pimpinan BEI & OJK Mundur setelah IHSG Rontok, DPR: Itu Belum Cukup

Tangis Ristia Pecah di Ruang Fraksi: Anak Saya Berangkat Sekolah, Pulangnya Penuh Memar

Balada Bos Sritex: Kakak Dihukum 14 Tahun, Adik Kena 12 Tahun Penjara

TAGGED:NigeriWNAWNA Tewas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Siswa SMAN 1 Salatiga Diajak Bongkar Mitos Vape
Next Article Petani Tebu Blora Tak Mau Panennya Berakhir Jadi Cerita

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN.

Resmi! Istana Umumkan Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

AKSI DAMAI - Petani tembakau dari Temanggung dan sejumlah daerah lain di Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Kemenko PMK, desak pemerintah kaji ulang regulasi tembakau, terutama terkait pembatasan tar dan nikotin.

Desakan Petani Tembakau Menguat, Kemenko PMK Janji Kaji Ulang Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK).
Hukum

2026 Belum Tiga Bulan Berjalan Tiga Bupati di Jateng Terjaring OTT KPK, Apa yang Salah?

Maret 13, 2026
Hukum

“Gorilla” Masuk Kampung: Dijual Sejuta, Untung Setengahnya, Ujungnya Masuk Bui

April 22, 2026
Salah satu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate-Do Indonesia, Andreas Budi Wirohardjo, saat mendatangi Tegal.
Olahraga

Andreas Ingin Benahi Organisasi Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai di Tegal

Mei 6, 2025
Hukum

Janji Umroh Murah Eh.. Berujung Laporan Polisi

Juli 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tiga Pria Nigeria Tergeletak, Dua Tewas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?