Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Strategi Ajaib Pemkot Semarang: Dari PLTSa Mangkrak, Kini Jualan PSEL
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Strategi Ajaib Pemkot Semarang: Dari PLTSa Mangkrak, Kini Jualan PSEL

Dulu sempat bangga jadi pilot project PLTSa nasional, kini Pemkot Semarang justru harus menelan pil pahit karena proyeknya mangkrak. Alih-alih belajar dari pengalaman, kini mereka kembali menjual mimpi baru lewat proyek PSEL.

T. Budianto
Last updated: September 26, 2025 8:05 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LOKASI PSEL: Area TPA Jatibarang yang akan dijadikan sebagai lokasi PSEL. (Foto: LPSE Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Masalah sampah di Kota Semarang tak pernah rampung. TPA Jatibarang sudah megap-megap. Sejak 1992 jadi tempat buang sampah, sekarang kondisinya overload.

Pemkot Semarang sebenarnya sudah nyoba beberapa strategi. Tapi belum ada yang benar-benar mampu atasi sampah kota yang kini tembus 1.000-1.200 ton per hari.

Kalau kita flashback, tahun 2019, pemerintah nyoba manfaatin timbunan sampah untuk produksi gas metana. Nama proyeknya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

PLTSa masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Kota Semarang menjadi salah satu dari 12 daerah yang terpilih jadi pilot project pengelolaan sampah jadi energi listrik.

Pembangunan PLTSa Jatibarang memakan dana Rp45 miliar. Tapi proyek itu nggak berjalan sesuai target. Puncaknya, PLTSa mangkrak sejak 2021. Nggak ada aktivitas, nggak ada listrik. Pemkot pun diam seribu bahasa.

Alih-alih evaluasi, Pemkot sekarang jualan wacana baru: bikin Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).  Jika PLTSa pakai metode timbun sampah dan diambil gas metanya, PSEL ini metodenya langsung bakar sampah pakai insinerator.

Dalam situs resminya pada 22 Maret 2022, Pemkot Semarang nyebut, PSEL dengan nilai investasi triliunan rupiah itu rencananya mulai dibangun 2023 dan bisa beroperasi pada 2024.

Namun, kenyataan bicara lain. Hingga saat ini PSEL belum beroperasi. Menurut informasi https://lelangpsel.semarangkota.go.id/, proyek PSEL baru masuk tahap lelang buat nyari badan usaha yang bakal jadi pelaksana. Hasil prakualifikasi akan diumumkan akhir September 2025. Masih mengacu pada info lelang, nilai perkiraan proyek PSEL mencapai Rp2 triliun.

Masih Jauh

Sekretaris Bappeda Kota Semarang, M Luthfi Eko Nugroho mengatakan, PSEL prosesnya masih jauh. “Harapannya awal 2026 proses pengadaan selesai, langsung lanjut ke konstruksi. Cuma ya masih ada tahapan kayak masa sanggah, inspeksi pusat, dan pendampingan,” jelas Luthfi, Rabu (24/9).

Deputi Manager Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Tengah, Nur Colis menilai selama ini Pemkot Semarang gagal mengelola sampah.  Proyek PLTSa dengan teknologi landfill gas berujung mangkrak, tapi ganti dengan nama baru PSEL.

Colis pun menyangsikan apakah PSEL akan sukses atau bernasib sama. “Pantauan kami, proyek PSEL mundur jauh dari target. Bahkan sekarang masih tahap lelang,” ujar Colis, Kamis (25/9).

Secara kelembagaan, Walhi Jateng juga tidak sepakat dengan PSEL yang menggunakan teknologi Moving Grate Incineration (MGI) atau pembakaran sampah. Sebab, metode itu akan memunculkan masalah baru. “Kami sudah lama mengkritik itu, dan secara terbuka kami sampaikan dalam berbagai forum,” jelasnya. (bae)

You Might Also Like

BNPT Masukkan Perlindungan Saksi dan Korban dalam RAN PE 2025-2029

RSWN Ultah, Layanan Ngebut, Fasilitas Naik Kelas

Dua Investasi Senilai Rp 730 Miliar Masuk Jateng

295 Pemain Muda Berebut Tiket Soekarno Cup

Sensus Ekonomi 2026 Jateng Resmi Dimulai

TAGGED:headlinepsel semarangTPA jatibarangwalhi jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mbak Ita-Alwin Keluar Penjara, Bukan Bebas tapi Izin Nikahin Anak
Next Article Gubernur: Satgas MBG Pusat Bakal Ngantor di Jawa Tengah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam

Pemprov Bagikan Ratusan Kursi Roda Adaptif, Buka Jalan untuk Penyandang Disabilitas

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

Samuel Soroti Janji Sejahterakan Rakyat: Visi Presiden Jangan Berhenti di Pidato

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Misi Kas Hartadi: Selamatkan PSIS!

April 24, 2026
DaerahInfo

“Kalau Mau Sukses, Muliakan Rakyat”, Pesan Ulama ke Gubernur

Maret 27, 2026
PERSETUJUAN RAPERDA - DPRD Jateng menyetujui Raperda Perlindungan Pekerja Informal dalam rapat paripurna, Rabu (17/6/20226). (dul)
Info

Kabar Gembira buat Ojol dan Pekerja Lepas, DPRD Jateng Setujui Raperda Perlindungan Pekerja Informal

Juni 17, 2026
PILOT ASING DITANGKAP - Kolase foto pilot asing dengan kartu identitas Malaysia ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) karena ketahuan selundupkan narkoba berupa 70.000 butir ekstasi.
Hukum

Pilot Malaysia Penyelundup 70.000 Ekstasi Terancam Hukuman Mati, Sudah Tiga Kali Beraksi

Agustus 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Strategi Ajaib Pemkot Semarang: Dari PLTSa Mangkrak, Kini Jualan PSEL
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?