Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Mbak Ita-Alwin Keluar Penjara, Bukan Bebas tapi Izin Nikahin Anak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Mbak Ita-Alwin Keluar Penjara, Bukan Bebas tapi Izin Nikahin Anak

Tak banyak yang tahu, narapidana punya hak keluar lapas untuk urusan penting. Itulah yang dipakai mantan Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu alias Mbak Ita dan suaminya Alwin Basri, Jumat (26/9), ketika mengantarkan anaknya menikah.

T. Budianto
Last updated: September 26, 2025 8:00 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KELUAR LAPAS: Mantan Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu alias Mbak Ita dikawal petugas sebelum keluar Lapas Perempuan Semarang untuk menghadiri pernikahan anaknya, Jumat (26/9). (Foto: Humas Lapas Perempuan)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Hari Jumat (26/9) jadi hari spesial buat Farras Razin. Anak semata wayang pasangan mantan Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu alias Mbak Ita dan Alwin Basri itu resmi menikah.

Yang bikin heboh, kedua orang tuanya hadir. Padahal keduanya sama-sama napi. Alwin mendekam di Lapas Kedungpane, sedangkan Mbak Ita di Lapas Perempuan Semarang.

Tapi tenang, bukan bebas. Mereka hanya dapat izin khusus. Izin ini memang hak narapidana untuk urusan penting, termasuk jadi wali nikah anak.

“Iya boleh hari ini saja, tidak menginap, kegiatan selesai langsung pulang. Kalau jamnya tergantung kegiatan,” kata Kalapas Semarang, Fonika Affandi. Dirinya memastikan izin itu bukan fasilitas istimewa.

Semuanya sesuai aturan. Ada dasar hukum, mulai dari UU Pemasyarakatan sampai surat edaran Dirjen PAS. “Iya sesuai prosedur,” tegasnya.

Pengawasan Ketat

Selama keluar, pengawasan ketat diberlakukan. Alwin dikawal tiga petugas lapas dan dua polisi. Bahkan saat meninggalkan lapas, tangannya sempat diborgol. Tapi saat akad borgolnya dilepas. “Kalau wali nikah ya gak diborgol,” jelas Fonika.

Izin ini juga tak asal keluar. Keluarga lebih dulu mengajukan permohonan, dilengkapi surat keterangan dari KUA yang menegaskan posisi Alwin sebagai ayah kandung.

Hari itu ada tiga napi yang keluar dengan izin serupa. Selain Alwin untuk menikahkan anak, ada yang keluar menghadiri pemakaman orangtua, ada juga yang izin berobat.

Soal Mbak Ita, pihak Lapas Perempuan Semarang membenarkan ia juga keluar demi hadir di pernikahan anaknya. Hanya saja, detailnya masih ditutup rapat. Saat dikonfirmasi lebih jauh, pihak lapas belum memberi jawaban. (bae)

You Might Also Like

Bau Aneh Bikin Kaget Sekampung Ujungnya Koper Berisi Mayat

Hujan Mulai Galak, Semarang Siagakan 220 Pompa

Dari Tongkrongan ke Dunia Digital, Dialek Semarang Kembali Dirindukan

Perusuh Berperawakan Kecil Ditangkapi Polisi, Demo Panas Jilid Dua di Semarang

Setiawan HK vs Imam Nuryanto, Sah Jadi Kandidat Ketua PWI Jateng 2025-2030

TAGGED:headlineLapas Perempuan Semarangmba ita
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diusung pemerintah sebenarnya punya niat baik: anak sekolah kenyang, cerdas, dan sehat. Tapi realitanya, justru banyak siswa keracunan massal di berbagai daerah. Programnya keren di pidato, tapi di lapangan? Bisa bikin perut mules berjamaah. Ratusan Siswa di Banyumas Diduga Keracunan Menu MBG, Distribusi Dihentikan Sementara
Next Article Strategi Ajaib Pemkot Semarang: Dari PLTSa Mangkrak, Kini Jualan PSEL

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Dialek Semarangan Ternyata Cuma Hidup di Lima Kecamatan

Dialek Semarangan Sangat Egaliter, “Ndasmu” Pun Dianggap Wajar

TERSANGKA CENGENGESAN -- Dua tersangka kasus peredaran sabu-sabu (berkaus hitam) masih bisa senyum-senyum saat diserahkan penyidik polisi ke jaksa penuntut umum, Rabu (13/5/2026). (bae)

Gak Ada Takut-takutnya, Tersangka Kurir Sabu 5 Kg Malah Cengengesan di Kejaksaan

PEGIAT SOSIAL BUDAYA - Konten kreator sekaligus pegiat sosial-budaya, Udin Larahan, pemilik Angkringan West. (dul)

Dari Tongkrongan ke Dunia Digital, Dialek Semarang Kembali Dirindukan

Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi anak-anak main game online.
Tumbuh

Hati-Hati! Jaringan Terorisme Sasar Anak-anak Lewat Game Online

Januari 2, 2026
Petugas KAI Daop IV sedang mengimbau masyarakat agar jangan ngabuburit di sekitar rel. (ist)
Info

Suka Ngabuburit di Rel Kereta? Itu Nggak Asik, Bahaya dan Terancam Dipenjara

Februari 27, 2026
Bupati Temanggung, Agus Setyawan atau yang akrab disapa Agus Gondrong, berhasil meraih Tropi Abyakta dalam Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, yang digelar di Kompleks Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, Senin (9/2/2026).
Info

Bupati Temanggung Boyong Tropi Abyakta PWI, Agus Gondrong: Kado untuk Seniman Lokal

Februari 10, 2026
Daerah

PWI Jateng Ganti Nahkoda, Tanpa Ribut-Ribut

Oktober 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Mbak Ita-Alwin Keluar Penjara, Bukan Bebas tapi Izin Nikahin Anak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?