BACAAJA, SEMARANG– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang melakukan ramp check terhadap 11 armada Trans Semarang Koridor 1 di Pool Mangkang, baru-baru ini.
Pemeriksaan dilakukan setelah seluruh layanan operasional selesai. Tujuannya sederhana, tapi penting: memastikan bus yang beroperasi benar-benar layak jalan dan memenuhi standar keselamatan.
Baca juga: Elektrifikasi Trans Semarang Dipuji, Agustina: Langkah Nyata Menuju Transportasi Hijau
Kepala Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan ramp check menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas transportasi publik. Menurutnya, bus yang belum memenuhi ketentuan nggak akan dipaksa beroperasi.
Armada harus diperbaiki lebih dulu sebelum kembali mengangkut penumpang. “Keselamatan penumpang menjadi prioritas,” tegasnya. Pemeriksaan nggak cuma lihat kondisi bus dari luar. Petugas juga mengecek dokumen administrasi seperti Kartu Pengawasan (KP), Buku Uji KIR, hingga SIM pengemudi.
Bagian Teknis
Kemudian masuk ke bagian teknis. Sistem pengereman, kondisi ban, lampu, sampai berbagai perlengkapan keselamatan di dalam kabin ikut diperiksa. APAR dicek, palu pemecah kaca darurat juga diperiksa, sabuk keselamatan nggak luput dari perhatian. Bahkan kebersihan interior bus ikut masuk daftar pemeriksaan.
Waktu pemeriksaan sengaja dipilih malam hari, setelah operasional selesai. Dengan begitu, petugas bisa melakukan pengecekan lebih detail tanpa bikin pelayanan kepada penumpang terganggu. Seluruh armada dapat diperiksa secara lebih menyeluruh tanpa mengurangi pelayanan kepada masyarakat pada jam operasional,” ujar Danang.
Ramp check di Pool Mangkang ini bukan pemeriksaan sekali lalu selesai. Dishub bakal melakukannya secara bertahap di seluruh koridor Trans Semarang.
Baca juga: Serius Benahi Transportasi Umum, Trans Semarang Jadi Andalan
Harapannya, masyarakat nggak perlu lagi waswas ketika naik bus. Sebab, sebelum bus membawa penumpang keliling kota, kondisinya sudah lebih dulu “diinterogasi” lewat daftar pemeriksaan keselamatan.
Penumpang biasanya cuma punya satu pertanyaan saat naik bus: “Aman nggak?” Jawabannya ternyata nggak cukup dengan senyum sopir atau bus yang kelihatan kinclong. Harus ada rem yang sehat, ban yang aman, APAR yang siap, sampai palu darurat yang benar-benar ada. Jadi, sebelum bus gas, Dishub memastikan semua urusan beres dulu. (tebe)

