Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lumayan, UMP Jateng Naik 7,28 Persen jadi Rp2,3 Juta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Lumayan, UMP Jateng Naik 7,28 Persen jadi Rp2,3 Juta

Setelah lama ditunggu, akhirnya palu diketok juga. UMP Jawa Tengah resmi naik 7,28 persen. Angkanya memang belum bikin tajir, tapi setidaknya cukup buat nambah ruang bernapas di tengah harga-harga yang makin lincah naik.

T. Budianto
Last updated: Desember 24, 2025 2:36 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
KENAIKAN UMP: Gubernur Jateng Ahmad Luthfi memberikan penjelasan terkait kenaikan UMP Jateng 2026. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Yang ditunggu-tunggu tiba juga. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi akhirnya mengetok soal upah. Hari ini semua sudah ditandatangani. Mulai dari upah minimum provinsi (UMP) sampai upah minimum kabupaten/kota dan sektoral.

“Hari ini sudah saya tandatangani terkait dengan upah buruh minimum maupun sektoral di 35 kabupaten/kota termasuk provinsi,” kata Gubernur, Ahmad Luthfi, Rabu (23/12/2025).

Untuk tingkat provinsi, Gubernur menegaskan nilai alfa yang dipakai sudah final. Alfanya ditetapkan 0,90. Angka ini jadi patokan utama UMP Jateng. Dengan alfa 0,90 itu, UMP Jateng resmi naik 7,28 persen. Dari sebelumnya Rp2.169.349, kini naik menjadi Rp2.327.386.  “Artinya untuk UMP naik Rp158.037,37,” jelasnya.

Baca juga: Gak Ada Gebrakan, UMP Jateng 2026 Masih akan Jadi Terendah Nasional?

Sementara untuk kabupaten dan kota, angkanya tidak disamaratakan. Nilai alfa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing daerah. Semua dibahas di tingkat dewan pengupahan daerah. Menurut Gubernur, dari total 35 kabupaten/kota di Jateng, ada delapan daerah yang memakai alfa 0,90. Sisanya bervariasi. Ada yang 0,80, ada juga yang 0,70.

Luthfi memastikan seluruh proses sudah selesai. Dewan pengupahan di masing-masing daerah sudah merampungkan pembahasan. Hasilnya juga sudah dirilis bersamaan. Ia pun berharap buruh bisa kembali fokus bekerja. Etos kerja diminta terus ditingkatkan agar kesejahteraan ikut terjaga.

Patuhi Aturan

“Saya harap buruh kembali bekerja dan meningkatkan etos kerja, supaya kesejahteraan buruh terjamin,” ujarnya. Di sisi lain, Gubernur juga mengingatkan para pengusaha. Upah minimum yang sudah ditetapkan wajib dipatuhi. Menurutnya, kepatuhan ini justru bikin usaha tumbuh.

“Dengan dipatuhinya upah minimum, perusahaan bisa berkembang, investasi  masuk, dan kesejahteraan masyarakat terjamin,” katanya. Gubernur menutup dengan catatan ekonomi.

Baca juga: Sabar, UMP-UMK Jateng 2026 Bakal Diketok 24 Desember

Saat ini, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sudah berada di angka 5,37 persen. Angka itu disebut sudah di atas rata-rata nasional. “Ini akan menumbuhkan ekonomi Jawa Tengah yang hari ini sudah meningkat di atas nasional,” harapnya.

UMP naik Rp158 ribu. Lumayan buat nambah lauk, tapi belum tentu nambah tabungan. Menurutmu, gimana dengan kenaikan UMP ini? Sudah cukup atau masih sangat kurang? (bae)

You Might Also Like

Bekas Ajudan Jokowi Letjen TNI Widi Ngaku Terima Rp21 M dari Duit Korupsi Lahan Cilacap

PWI Jateng Resmi Dilantik: Setiawan Pegang Kemudi, Jurnalis Diminta Tetap Waras di Era Riuh

Pilkada Tak Langsung Dinilai Perkuat Dominasi Koalisi di Bawah Gerindra

Cerita Eldea si Pawang Anjing Pelacak Bea Cukai yang Ditakuti Bandar Narkoba

Polda Jateng Musnahkan Narkoba dan Miras Ilegal Senilai Rp 15 Miliar

TAGGED:ahmad luthfiburuhheadlineKHLump jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Raja Otomotif Jateng-DIY Luncurin Veloz Hybrid 300 Jutaan
Next Article Luthfi Cek Rest Area, Biar Liburan Nataru Nggak Jadi Drama

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

Samuel Soroti Janji Sejahterakan Rakyat: Visi Presiden Jangan Berhenti di Pidato

12 Pejabat Kejaksaan di Jateng Berganti

GEMPAT NTT - Warga di NTT menunjukkan kerusakan rumah terdampak gempa, Sabtu (15/8/2026).

Ada 37 Gempa Susulan Guncang NTT, BNPB: Dua Korban Jiwa di Sikka

Sekda sekaligus Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Semarang, Handi Priyanto. (ist)

Pajak Seret, Pemkot Semarang Sesuaikan Belanja APBD 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Naga Tapa Naik Panggung, Batik Purbalingga Unjuk Gigi

Oktober 27, 2025
BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Info

KPK Bidik Dugaan Markup Sepatu Sekolah Rakyat: Kita sedang Pelajari

Mei 6, 2026
SEKRETARIS DPD - Sekretaris DPD PDIP Jateng, Sumanto.
Politik

PDIP Sragen Pasang Target Tinggi di 2029: Rebut Lagi Kursi Bupati, Borong 20 Kursi DPRD

Mei 22, 2026
SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)
Hukum

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

Juni 26, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lumayan, UMP Jateng Naik 7,28 Persen jadi Rp2,3 Juta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?