Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kacau! Amerika Tangkap Presiden Venezuela, Picu Perang Dunia Ketiga?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kacau! Amerika Tangkap Presiden Venezuela, Picu Perang Dunia Ketiga?

R. Izra
Last updated: Januari 4, 2026 9:21 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Militer Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Militer Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
SHARE

BACAAJA, CARACAS — Situasi dunia sedang tidak baik-baik saja. Amerika Serikat (AS) bikin kekacauaan. Militer Paman Sam nyerang langsung jantung Venezuela.

Pasukan Amerika Serikat melakukan serangan militer skala besar ke negara Amerika Selatan itu. Respons dunia internasional pun langsung bermunculan.

Rusia dan Iran, dua sekutu utama Venezuela, kompak mengecam keras langkah AS yang dinilai kelewat batas.

Bacaaja: Iran Bergolak! Ekonomi Ambruk, Demo Besar-besaran Telan 7 Korban Tewas
Bacaaja: Pelatih Valencia dan 2 Anaknya Masih Hilang, Dubes Spanyol Minta Indonesia Lanjutkan Pencarian

Lewat pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tindakan AS sebagai “aksi agresi bersenjata” yang sama sekali tidak bisa dibenarkan dengan alasan apa pun.

Moskow menegaskan dukungan penuh mereka kepada rakyat Venezuela dan kepemimpinan Bolivarian dalam menjaga kedaulatan negara.

Rusia juga mengingatkan agar kawasan Amerika Latin tetap menjadi zona damai, bukan ajang unjuk kekuatan militer.

Rusia menilai, yang paling penting saat ini adalah mencegah eskalasi makin liar. Dialog dianggap satu-satunya jalan keluar.

“Venezuela harus dijamin haknya untuk menentukan nasib sendiri tanpa campur tangan asing, apalagi lewat kekuatan militer,” tegas Kemlu Rusia.

Mereka juga memastikan Kedutaan Besar Rusia di Caracas masih beroperasi normal dan belum ada laporan warga Rusia yang terdampak.

AS langgar kedaulatan Venezuela dan Piagam PBB

Nada keras juga datang dari Iran. Teheran secara terbuka mengecam serangan militer AS yang disebut melanggar kedaulatan Venezuela dan Piagam PBB.

Menurut Iran, agresi terhadap negara anggota PBB adalah pelanggaran serius terhadap perdamaian dan keamanan global, dengan dampak yang bisa menjalar ke mana-mana.

Di sisi lain, kondisi di dalam Venezuela sendiri masih penuh tanda tanya. Wakil Presiden Delcy Rodríguez mengaku pemerintah belum mengetahui keberadaan Presiden Nicolás Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores.

Pernyataan ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa AS telah melakukan serangan besar-besaran dan menangkap Maduro beserta istrinya, lalu membawa mereka keluar dari Venezuela.

Rodríguez pun angkat suara. Dalam panggilan audio ke televisi pemerintah VTV, ia menuntut bukti konkret dari pemerintah AS terkait keselamatan Presiden Maduro dan Ibu Negara.

Ia juga menuding serangan tersebut telah menewaskan pejabat negara, personel militer, hingga warga sipil di berbagai wilayah.

Menanggapi situasi genting ini, Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino López langsung mengumumkan pengerahan pasukan secara nasional.

Dalam pidato video berbahasa Spanyol, ia menyerukan front persatuan perlawanan menghadapi apa yang disebutnya sebagai “agresi terburuk yang pernah dialami Venezuela.”

“Mereka menyerang kita, tapi mereka tidak akan menundukkan kita,” tegas Padrino López, sambil menekankan bahwa seluruh angkatan bersenjata bergerak mengikuti perintah Presiden Maduro.

Hingga kini, situasi Venezuela masih terus berkembang dan dunia internasional menahan napas, menunggu kejelasan nasib kepemimpinan negara itu serta arah konflik ke depan. Kalau salah langkah, efek dominonya bisa ke mana-mana.

Agresi militer AS bisa memicu Perang Dunia (PD) III jika Rusia ikut masuk arena pertempuran. Bagaimana menurut Sobat Bacaaja? (*)

You Might Also Like

Mobil LC Pak Widi, Jaksa Bongkar Jejak Duit TPPU Korupsi BUMD Cilacap

Jejak Sunyi Densus 88 Bongkar Rekrutmen Anak Lewat Dunia Maya

Curhat Aktivis Undip: Bangun-bangun Ditangkap Polisi, Dibilang Tolol Ikut Aksi Demonstrasi

14 Anak di Magelang Diduga Korban Salah Tangkap, Disiksa Biar Ngaku Ikut Demo

Dapur MBG Masuk Kampus Malah Bikin Banyak Rektor Geleng Kepala

TAGGED:amerika serikatasheadlinemaduronicolas madurotangkap presiden venezuela
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mau Masuk SMK? Ini Jurusan yang Mulai Ditinggal Zaman
Next Article Sastrawan kawakan asal Semarang, Triyanto Triwikromo (kiri), saat berbincang dengan host Lakon Lokal. Ketika AI Ikut Nulis, Sastra Masih Perlu Manusia? Simak Kata Sastrawan Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi energi baru terbarukan (ebt) pembangkit listrik tenaga angin dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). (narakita/grafis/tera)
Sirkular

EBT Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Global 21 Persen pada 2060, Ini Syaratnya

Juli 6, 2025
Hukum

Amarah Warga Meledak, Mapolsek Madina Dibakar Siang Hari

Desember 20, 2025
Info

Mlaku Bareng 479, Jadi Simbol Kebersamaan Pemkot dan Warga

Mei 3, 2026
Hukum

KPK Bongkar Uang Percepatan Haji: Khalid Basalamah Disebut Paling Tahu

September 26, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kacau! Amerika Tangkap Presiden Venezuela, Picu Perang Dunia Ketiga?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?