Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bus Besar Masih Nekat Belok ke Prof Hamka
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bus Besar Masih Nekat Belok ke Prof Hamka

Meski sudah ada rambu larangan sampai portal pembatas tinggi kendaraan, ternyata masih ada bus AKAP yang nekat masuk Jalan Prof. Hamka, Semarang, cuma buat putar balik. Alhasil, petugas Dishub Kota Semarang turun langsung ke lapangan buat kasih “wejangan dadakan” ke sopir-sopir yang masih bandel baca arah.

T. Budianto
Last updated: Mei 12, 2026 6:11 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SOSIALISASI LARANGAN: Petugas Dinas Perhubungan Kota Semarang melakukan pengawasan dan sosialisasi kepada pengemudi bus AKAP yang masih melintas di Jalan Prof. Hamka, Semarang, meski telah terpasang rambu larangan dan portal pembatas kendaraan. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Dinas Perhubungan Kota Semarang kembali menggencarkan sosialisasi kepada pengemudi bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) yang masih kedapatan masuk ke kawasan Jalan Prof. Hamka untuk melakukan putar balik.

Kegiatan sosialisasi itu dilakukan petugas di kawasan Simpang Jerakah, Minggu (10/5) malam. Dalam patroli tersebut, petugas masih menemukan sejumlah bus berukuran besar mencoba melintas ke ruas jalan yang sebenarnya sudah dipasang rambu larangan dan portal pembatas ketinggian kendaraan.

Baca juga: Pemkot Perketat Pengawasan Jalur Silayur

Petugas kemudian menghentikan kendaraan dan memberikan imbauan langsung kepada pengemudi agar lebih memperhatikan aturan lalu lintas yang sudah dipasang di lokasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, mengatakan pihaknya terus mengingatkan seluruh pengguna jalan agar mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.

Demi Keselamatan

“Kami menghimbau kepada seluruh pengendara agar selalu memperhatikan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Danang.

Menurutnya, rambu-rambu yang dipasang di kawasan Jalan Prof. Hamka bukan sekadar pelengkap jalanan. Semua itu berfungsi sebagai informasi, petunjuk, sekaligus peringatan agar arus lalu lintas tetap aman dan tertib.

“Rambu-rambu dibuat sebagai informasi, petunjuk dan peringatan bagi pengguna jalan agar perjalanan tetap aman, tertib dan lancar,” lanjutnya.

Baca juga: Lagi-lagi Silayur Telan Tumbal, Bocah Kecil Tewas setelah Kecelakaan Motor Vs Truk

Selain memasang rambu, Dishub juga telah menyiapkan portal pembatas ketinggian kendaraan untuk membatasi kendaraan besar agar tidak sembarangan melintas dan memicu gangguan lalu lintas di kawasan tersebut.

Danang menegaskan, keselamatan di jalan raya dimulai dari kepatuhan terhadap aturan. Karena itu pengawasan terhadap kendaraan besar akan terus dilakukan, terutama bagi bus yang masih nekat melanggar aturan di Jalan Prof. Hamka. “Keselamatan di jalan dimulai dari kepatuhan kita terhadap aturan yang berlaku,” tegasnya.

Di tengah padatnya lalu lintas kota, kadang masalahnya bukan jalan yang sempit, tapi ego yang merasa rambu cuma dekorasi pinggir jalan. (tebe)

You Might Also Like

Patrick Kluivert Bawa 30 Pemain Timnas Indonesia Menuju Jepang untuk Laga Penentu Kualifikasi Piala Dunia 2026

Serikat Pekerja Kampus Minta MK Lindungi Dana Pendidikan

Menu MBG Dikeluhkan Tak Layak, Wali Kota Solo Respati Langsung Sidak SPPG Mojosongo

Begini Cara Ngecek Daftar Penerima BLT Rp900.000, Buruan Cek Ya!

Menteri LH: Daerah yang Gagal Kelola Sampah ‘Dianugerahi’ Predikat Kota Kotor

TAGGED:agustina wilujengdishub semarangheadlinejl prof hamkapemkot semarangsilayur
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Resmi Masuk Peta Proyek Energi dari Sampah
Next Article Sektor UMKM Sumbang 20 Persen Total Investasi di Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

Menengok Ulang Kontroversi “Wonderland Indonesia” yang Mengubah Cara Kita Melihat Budaya

Warga Binaan Lapas Purwodadi Belajar Jadi Barista

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Nasional

Polri: Tahun Baru Nggak Ada Kembang Api

Desember 26, 2025
Info

Speling di Banyumas Jadi Tempat Curhat Pelajar

Februari 16, 2026
Hukum

Joki UTBK Unesa Bikin Geleng Kepala, Santai Banget

April 23, 2026
Fokus

Piala Dunia Ramai Ditonton Tapi Belum Mampu Dongkrak Ekonomi

Juni 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bus Besar Masih Nekat Belok ke Prof Hamka
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?