Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gunung Slamet Mulai “Gerak-gerak”, Jateng Nggak Mau Kecolongan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Gunung Slamet Mulai “Gerak-gerak”, Jateng Nggak Mau Kecolongan

T. Budianto
Last updated: April 24, 2026 7:45 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
MITIGASI BENCANA: Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan tempil dalam sosialisasi mitigasi bencana geologi yang digelar di Banyumas, Kamis (23/4/2026). (Foto: Pemptov Jateng)
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS- Pemprov Jateng lagi serius ngebut soal kesiapsiagaan bencana, khususnya buat menghadapi potensi erupsi Gunung Slamet. Lewat sosialisasi mitigasi bencana geologi yang digelar di Banyumas, Kamis (23/4/2026). Pesan utamanya jelas: keselamatan warga nomor satu.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan menegaskan kalau mitigasi itu bukan sekadar teori atau dokumen di atas meja.

“Tujuannya satu, gimana caranya kita bisa nyelametin masyarakat kalau sampai terjadi erupsi,” katanya.

Jateng sendiri sebenarnya sudah punya rencana kontinjensi sejak 2021. Tapi bukan berarti disimpan rapi tanpa update. Data terus diperbarui, mulai dari jumlah penduduk sampai potensi jalur aliran material vulkanik.

Baca juga: Gunung Slamet Makin Hangat, Pendaki Diimbau Jaga Jarak Aman

Menariknya, pengalaman banjir bandang di sekitar Slamet awal tahun ini juga jadi “guru mahal” buat memperbaiki sistem penanganan bencana. “Secara manajemen mirip. Yang beda cuma jenis bencananya. Intinya tetap sama: selamatkan warga secepat mungkin,” lanjut Bergas.

Yang jadi sorotan juga, peran desa. Lewat program Destana (Desa Tangguh Bencana), desa-desa diminta nggak cuma jadi penonton, tapi pemain utama saat kondisi darurat. “Desa itu garda terdepan. Mereka yang pertama merespons, jadi harus siap,” tegasnya.

Suhu Kawah

Sementara itu, dari sisi teknis, Kepala PVMBG, P Hadi Wijaya ngasih update yang cukup bikin waspada. Suhu kawah Slamet melonjak dari sekitar 280 derajat celcius jadi 460 derajat celcius. Aktivitas gempa juga meningkat, terutama gempa frekuensi rendah, indikasi kalau magma lagi bergerak ke atas.

Karena itu, radius bahaya diperluas dari 2 km jadi 3 km dari kawah, meski statusnya masih di Level II (Waspada). “Keselamatan masyarakat tetap prioritas. Semua perkembangan akan terus kami evaluasi,” jelasnya.

Baca juga: Bencana Lereng Gunung Slamet Bikin Aliran Sungai Baru di Purbalingga, Alam Sedang Murka?

Sosialisasi ini dihadiri BPBD dari lima kabupaten di sekitar Slamet. Tujuannya simpel tapi krusial: biar semua pihak satu frekuensi kalau sewaktu-waktu situasi berubah. Dengan dukungan teknologi seperti CCTV, alat seismik, dan pemantauan deformasi, setiap gerakan Slamet bisa dipantau real-time.

Skenarionya sudah disiapkan, alat sudah lengkap, koordinasi mulai dirapikan. Tinggal satu pertanyaan klasik: saat gunungnya benar-benar “batuk”, semua bakal tetap sigap… atau malah sibuk cari sinyal dan nunggu instruksi?  (tebe)

You Might Also Like

PSIS-Cordova Lanjut Jalan Bareng

Benarkah Ada Solusi Keracunan MBG? Ribuan Dapur Tak Miliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi!! Ah Ngawur…

Balon Udara Bawa Petasan? Ending-nya Dimusnahkan Gegana

Putar Lagu Buat Bisnis? Sekarang Wajib Punya Lisensi, Nggak Bisa Asal Play Lagi

Pelarian Youtuber Resbob Berakhir, Penghina Suku Sunda Ditangkap di Semarang

TAGGED:BPBD jatengmitigasi bencanapemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng-Aceh Resmi Kerja Sama Ekonomi, Deal Rp1 Triliun
Next Article HUT ke-9 Pagersemar: Bukan Cuma Bisnis Hiburan, Tapi Bikin Kota Lebih Hidup

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG KORUPSI--Sekda Cilacap Sadmoko Danardono (baju batik) didampingi penasihat hukumnya saat menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (8/9/2026). (bae)

Fakta Sidang Korupsi Bupati Cilacap: Ada Jatah untuk Kasatreskrim dan Pejabat Kejari

BIANG KERACUNAN - Ilustrasi menu MBG pemicu keracunan massal.

Lagi-lagi Keracunan MBG! 137 Siswa di Blora Tumbang, SPPG Sukorejo 2 Diusulkan Tutup

Bukan Cuma Pawai, Semarang Mau Pamer Toleransi di Jalanan Kota

Groundbreaking PSEL Semarang Raya Ditarget Desember

Imigrasi Sidak Kawasan Industri Kendal, Dua WNA Dideportasi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Temboknya Tinggi, Tapi Harapan Jangan Ikut Dikunci

September 2, 2026
Olahraga

Resmi Nahkodai Perbasi Jateng, Paman John Gaspol Bikin Basket Jadi Industri

September 21, 2025
Hukum

Polisi Berhasil Bongkar Kasus Pembuangan Bayi di Plafon Sekolah, Ternyata Pelaku di Bawah Umur

Desember 23, 2025
Info

“Kepergok di Jalan, Baru Minta Maaf”: Cerita Mobil Dinas yang Dipakai Mudik

Maret 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gunung Slamet Mulai “Gerak-gerak”, Jateng Nggak Mau Kecolongan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?