Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: “Kepergok di Jalan, Baru Minta Maaf”: Cerita Mobil Dinas yang Dipakai Mudik
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

“Kepergok di Jalan, Baru Minta Maaf”: Cerita Mobil Dinas yang Dipakai Mudik

Lagi momen Lebaran, niatnya silaturahmi, eh malah jadi viral. Kisah mobil dinas pelat merah yang “jalan-jalan” ke luar kota ini bikin publik auto bertanya: batas antara tugas dan urusan pribadi itu sebenarnya di mana sih?

T. Budianto
Last updated: Maret 24, 2026 3:40 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
JADI SOROTAN: Mobil dinas berpelat merah bernomor polisi K 28 E milik DPRD Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang diduga menjadi sorotan setelah viral digunakan di wilayah Sragen saat momen Lebaran 2026. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, BLORA- Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Blora, Agus Listiyono, akhirnya buka suara soal mobil dinas yang kedapatan dipakai ke luar daerah saat Lebaran 2026.

Dengan nada mengakui, Agus langsung minta maaf. Ia menyebut dirinya sendiri yang membawa mobil berpelat merah K 28 E tersebut. “Saya minta maaf, itu saya sendiri yang pakai,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (23/3/2026).

Baca juga: ASN, Ingat Ya! Liburan Nggak Boleh Pakai Mobil Dinas

Cerita bermula dari Sabtu (21/3/2026). Pagi hari, Agus sempat bersilaturahmi ke rumah Bupati Blora, Arief Rohman. Lalu, sekitar pukul 11.00 WIB, ia lanjut ke rumah orang tuanya di Kecamatan Kunduran, Blora.

Namun, perjalanan tak berhenti di situ. Sore harinya, sekitar pukul 15.30 WIB, Agus melanjutkan perjalanan ke Sragen, tujuannya silaturahmi ke rumah mertua. Ia melintas lewat jalur Kuwu-Wirosari, Grobogan, hingga akhirnya terekam di kawasan Tangen, Sragen, sekitar pukul 17.00 WIB.

Nah, di titik inilah cerita berubah. Mobil dinas itu sempat tertangkap kamera, fotonya menyebar di media sosial, dan langsung jadi bahan omongan warganet.

Aturan KPK

Agus mengaku sebenarnya tahu ada aturan dari KPK soal penggunaan fasilitas negara, termasuk larangan memanfaatkannya untuk kepentingan pribadi. Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran KPK Nomor 2 Tahun 2026.

“Tahu, tapi saya kurang cermat memahaminya. Saya merasa bersalah,” katanya. Ia juga menegaskan penggunaan mobil dinas itu hanya sebentar dan murni untuk silaturahmi. Bahkan, ia mengaku sudah kembali ke Blora keesokan harinya.

“Hanya sehari, tidak ke mana-mana. Minggu malam sudah kembali,” tambahnya. Meski begitu, publik terlanjur menyoroti. Banyak warganet mempertanyakan komitmen pejabat terhadap aturan, apalagi kendaraan dinas jelas-jelas diperuntukkan untuk kepentingan tugas, bukan urusan pribadi.

Baca juga: Plat Merah Masih Ngegas Saat Lebaran? Agustina: Santai, Itu Lagi Dinas Bukan Jalan-Jalan

Mengacu pada aturan Kementerian PAN, kendaraan operasional pemerintah memang hanya boleh digunakan untuk mendukung tugas kedinasan. Sementara KPK juga berulang kali mengingatkan soal pentingnya menjaga integritas, terutama saat momen rawan seperti hari raya.

Kadang yang bikin viral itu bukan perjalanan jauh, tapi keputusan kecil yang “sedikit melenceng”. Soalnya, di era sekarang, bukan cuma jalanan yang punya kamera… tapi juga publik yang nggak pernah benar-benar tidur. (tebe)

You Might Also Like

PSG Juarai Liga Champions dengan Torehan Rekor

Keracunan MBG Sidoarjo, Anak-anak Disiapkan Trauma Healing

Cemburu Buta Berujung Tragis, Pria Dibakar Pasutri di Madura

Polemik Revisi PP Kesehatan, Agus Gondrong Harap Keresahan Petani Tembakau Didengar

Pupuk Buat Petani, Untungnya Buat Mafia

TAGGED:KPKmobil dinaspemkab blora
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article “Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi
Next Article Atraksi Balon Udara Wonosobo Kini Tak Lagi Liar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bimtek Aswakada, Iswar Bawa Misi Borong Ide untuk Semarang

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Bisa Dapat Cashback Rp50.000, Begini Caranya

PROGRES PENGERJAAN - Progres pembangunan proyek infrastruktur Tol Semarang-Demak Seksi I mencapai 79,42 persen pada 22 Oktober 2026. (ist)

WNI Susah Cari Kerja, Proyek Tol Semarang-Demak Malah Digarap TKA Ilegal dari Tiongkok

Klaim Fiktif Rp 22 Miliar, BPJS Buka-bukaan soal RS Padma Lalita

Ilustrasi tawuran.

Bawa Celurit Saat Konvoi, 24 Pelajar Purworejo Diciduk

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat rapat dengan Kementerian Keuangan RI di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (19/8/2025). Foto: dok.
Ekonomi

Shadow Economy Mau Diawasi, UMKM Jangan Ikut Diseret-seret!

Agustus 20, 2025
Info

Dari Pembersih Akuarium Jadi Penguasa Sungai, Sapu-Sapu Bikin Resah

April 14, 2026
CEK SALURAN--Wali Kota Semarang mengecek saluran air di Kampung Tambaklorok untuk memitigasi dampak rob, Kamis (9/7/2026). (ist)
Info

Mitigasi Rob Tambak Lorok, Saluran Air hingga Tanggul Retak bakal Diperbaiki

Juli 10, 2026
Info

Baru April, Jateng Sudah Didera 162 Bencana

April 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: “Kepergok di Jalan, Baru Minta Maaf”: Cerita Mobil Dinas yang Dipakai Mudik
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?