Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pengantin Baru Belum Lama Duduk, Polisi Datang Jemput H Langsung
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Pengantin Baru Belum Lama Duduk, Polisi Datang Jemput H Langsung

Pria berusia 24 tahun asal Kabupaten Garut itu diduga terlibat kasus pencurian sepeda motor dan akhirnya harus meninggalkan momen bahagianya untuk dibawa petugas ke kantor polisi.

Nugroho P.
Last updated: Mei 19, 2026 7:04 am
By Nugroho P.
6 Min Read
Share
Akad nikah, usai akad nikah pengantin laki laki dibawwa polisi untuk tanggung jawab perbuatannya.
SHARE

BACAAJA, GARUT – Suasana pesta pernikahan yang mestinya penuh senyum mendadak berubah tegang setelah seorang pria berinisial H berakhir diamankan polisi tak lama usai menjalani akad nikah. Pria berusia 24 tahun asal Kabupaten Garut itu diduga terlibat kasus pencurian sepeda motor dan akhirnya harus meninggalkan momen bahagianya untuk dibawa petugas ke kantor polisi.

Peristiwa itu langsung jadi bahan obrolan warga karena penangkapannya terjadi di tengah prosesi resepsi pernikahan. Banyak tamu yang awalnya datang untuk memberi ucapan selamat justru dibuat kaget ketika aparat kepolisian muncul di lokasi acara dan mengamankan mempelai pria setelah akad selesai digelar.

Kapolsek Deny Fourtjahjanto membenarkan bahwa pihaknya menangkap H pada Sabtu 16 Mei 2026. Penangkapan dilakukan setelah polisi bekerja sama dengan jajaran Polres Garut untuk melacak keberadaan pelaku yang sebelumnya sudah masuk dalam penyelidikan kasus pencurian motor di wilayah Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.

Kasus tersebut bermula ketika seorang warga kehilangan sepeda motor yang diparkir di garasi rumahnya di Kampung Babakan Panyingkuran, Desa Dukuh, Kecamatan Ibun. Motor itu diketahui masih berada di tempat saat malam hari, namun ketika korban hendak beraktivitas kembali pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.30 WIB, kendaraan tersebut sudah raib tanpa jejak.

Korban yang panik kemudian melapor ke Polsek Ibun karena mengalami kerugian sekitar Rp15 juta. Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian. Rekaman CCTV di area sekitar rumah korban juga ikut diperiksa untuk mencari petunjuk siapa pelaku pencurian tersebut.

Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengarah pada sosok H yang diketahui merupakan warga Kecamatan Samarang, Garut. Identitas pelaku disebut mulai terdeteksi setelah petugas mencocokkan keterangan saksi dengan hasil rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian motor tersebut.

Unit Reskrim Polsek Ibun kemudian berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Garut untuk memburu keberadaan H. Polisi sempat melakukan penelusuran ke beberapa titik sebelum akhirnya mendapat informasi bahwa pria tersebut sedang melangsungkan acara pernikahan di Gedung PGRI di Jalan Raya Pasundan, Kelurahan Kotakulon, Garut.

Informasi itu membuat polisi langsung bergerak menuju lokasi acara. Namun petugas disebut menunggu sampai prosesi akad selesai dilakukan sebelum akhirnya mengamankan H. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 12.30 WIB ketika suasana resepsi masih berlangsung dan para tamu masih berada di lokasi acara.

Momen itu sontak bikin suasana pesta berubah canggung. Beberapa tamu disebut sempat bingung melihat kedatangan polisi di tengah acara bahagia tersebut. Ada yang awalnya mengira hanya pengamanan biasa, tetapi suasana langsung berubah setelah mempelai pria ternyata dibawa petugas keluar lokasi.

Menurut polisi, sebelum diamankan H sempat diminta berganti pakaian terlebih dahulu di kamar ganti dengan pengawalan petugas. Setelah itu ia langsung digiring keluar tanpa melakukan perlawanan sedikit pun. Proses penangkapan berlangsung cukup cepat meski sempat menyita perhatian banyak orang di lokasi resepsi.

Selain menangkap H, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat beserta surat kendaraan yang diduga hasil curian. Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pencurian juga ikut disita untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga H tidak beraksi sendirian saat mencuri motor tersebut. Dalam rekaman CCTV, terlihat ada sosok lain yang disebut ikut membantu menjalankan aksi pencurian. Polisi kemudian mengidentifikasi orang itu sebagai pria berinisial I alias Awang.

Saat ini, rekan H tersebut masih dalam pengejaran aparat kepolisian dan telah masuk daftar pencarian orang atau DPO. Polisi mengatakan proses pencarian terus dilakukan karena diduga kuat pelaku kedua ikut terlibat dalam aksi pencurian motor di wilayah Ibun.

Kasus ini langsung ramai dibicarakan warga karena waktunya yang tidak biasa. Banyak orang menyoroti bagaimana seorang pria yang baru saja menjalani akad nikah justru harus berakhir di kantor polisi pada hari yang seharusnya menjadi momen paling membahagiakan dalam hidupnya.

Di media sosial, kisah tersebut cepat menyebar dan memancing beragam komentar dari warganet. Ada yang merasa kasihan terhadap pihak keluarga dan pengantin perempuan, namun tidak sedikit juga yang menilai proses hukum tetap harus berjalan meski penangkapan terjadi di tengah acara pernikahan.

Sebagian warga sekitar mengaku tidak menyangka pesta pernikahan itu bakal berujung penangkapan. Karena sebelum polisi datang, suasana acara disebut berjalan normal seperti resepsi pada umumnya dengan tamu undangan yang datang silih berganti memberikan ucapan selamat.

Pihak kepolisian sendiri menegaskan bahwa penangkapan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti yang sudah dikantongi sebelumnya. Polisi juga memastikan proses penangkapan dilakukan dengan tetap menjaga situasi agar tidak memicu keributan besar di lokasi acara.

Kini H harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan pencurian motor tersebut. Sementara itu polisi masih memburu keberadaan I alias Awang yang disebut ikut terekam dalam CCTV saat aksi pencurian berlangsung beberapa hari sebelum penangkapan dilakukan.

Peristiwa ini pun jadi pengingat bahwa pelarian seolah bisa berakhir kapan saja, bahkan di tengah momen yang paling tidak disangka. Dari kursi pelaminan menuju mobil polisi, kisah H kini berubah jadi cerita yang ramai dibicarakan banyak orang di Garut dan Bandung. (*)

You Might Also Like

Ribuan Kendaraan Bodong Diselundupkan ke Timor Leste, Sindikat Dibongkar Polisi

Polisi Olah TKP Kecelakaan Iko di Samping Mapolda, Logis Gak Anggota Gak Tahu Nama Jalan?

Indonesia Target Jaringan Judi Online Internasional

Pupuk Buat Petani, Untungnya Buat Mafia

Kasus Tragis di Purbalingga, Anak Bunuh Ayah Kandung 

TAGGED:ditangkap usai akadpencurian sepeda motorpenganti
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bahlil Bilang CNG Dites Dua Negara, di Mana Itu?
Next Article MOTOR MASUK TOL - Petugas Jasa Marga menghentikan pemotor yang masuk Tol Batang dan berkendara melawan arah. (ist) Viral! Motor Bonceng Tiga Nekat Lawan Arah di Tol Batang, Ini Kata Jasa Marga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Stok Hewan Kurban di Jateng Aman

Widodo C Putro Resmi Latih Mahesa Jenar

Walhi Soroti Tata Ruang Kota yang Bikin Ngaliyan Porak-Poranda

Batu Ginjal Ukuran Berapa Sih Yang Sudah Bikin Bahaya?

EDUKASI KONSUMEN - Wakil Ketua Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Semarang, Ngargono, menyampaikan edukasi terkait hak-hak konsumen. (dul)

Mau Glowing Malah Boncos? Ngargono Ingatkan Konsumen Lakukan Langkah Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi terpidana berada di dalam sel penjara.
Hukum

Jateng Bakal Nerapin Hukuman Kerja Sosial, tapi Gak Semua Napi Bisa

Desember 8, 2025
RSI Sultan Agung di Jalan Kaligawe, Kota Semarang. (google streat view)
Hukum

Dosen Hukum Unissula Tinju Dokter Anestesi, Gara-gara Istrinya Merasa Kesakitan saat Mau Lahiran

September 8, 2025
Hukum

Vonis Fantastis Najib Razak, 165 Tahun Tapi Jalan 15, Kok Bisa?

Desember 31, 2025
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hukum

Skandal Presensi Fiktif 3.000 ASN Brebes: Bayar Aplikasi Rp250.000 Per Tahun, Polisi Buru Pengembang

Mei 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pengantin Baru Belum Lama Duduk, Polisi Datang Jemput H Langsung
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?